Breaking News
Trending Tags

RLPPD Resmi Disahkan, Mayoritas Target Indikator Dinkes Kota Sukabumi Tahun 2023 Tercapai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Merujuk pada Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Kota Sukabumi Tahun 2023, pelayanan kesehatan terhadap proses persalinan di Kota Sukabumi tercatat sesuai dengan target capaian.

Berdasarkan angka indikator yang ada pada RLPPD Kota Sukabumi Tahun 2023, pada bagian Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, dituliskan bahwa pelayanan dasar terhadap kesehatan ibu hamil di Kota Sukabumi, dengan indikator berupa jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan kesehatan pada tahun 2023, pada standar pelayanan minimal (SPM) sebesar 100 persen.

Selain itu, jenis pelayanan dasar berupa pelayanan kesehatan ibu bersalin, dengan indikator berupa ibu bersalin yang mendapatkan pelayanan kesehatan, juga menunjukan angka capaian realisasi 100 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, pelayanan dasar kesehatan bayi baru lahir dan pelayanan kesehatan kepada balita di Kota Sukabumi, juga mencapai angka realisasi 100 persen pada tahun 2023 kemarin.

“Alhamdulillah, berdasarkan indikator yang ada untuk pelayanan tersebut mencapai angka realisasi 100 persen,” ujar Reni kepada Mbinews, Minggu (31/03/2024).

Capaian urusan kesehatan pada RLPPD Kota Sukabumi Tahun 2023

Namun demikian, dalam RLPPD Kota Sukabumi Tahun 2023 tersebut, Pj Walikota Sukabumi juga memberikan beberapa catatan terkait capaian SPM Urusan Kesehatan di Kota Sukabumi, jenis layanan dasar.

Seperti pelayanan kesehatan pada pelayanan Kesehatan Pada Usia Produktif, masih belum mencapai target, atau hanya sebesar 72,04 persen. Untuk nilai pencapaian ini diperoleh dari, persentase pencapaian penerima layanan dasar sebesar 67,79 % (147.013 sasaran dilayani dari target 216.852 penduduk usia produktif) serta pencapaian mutu minimal layanan dasar sebesar 89,03%.

Dalam keterangannya, disebutkan bahwa penyebab tidak mencapai target 100 persen itu, dikarenakan sasaran pada saat dilakukan skrining kesehatan tidak dalam kondisi sehat, menolak untuk dilakukan skrining kesehatan, dan sasaran yang telah diberikan pelayanan kesehatan tidak terakui oleh aplikasi karena identitas tidak sesuai dengan database.

Adapun Pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus, Pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat, Pelayanan Kesehatan Orang Terduga Tuberkolosis, Pelayanan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (Human Immunodeficiency Virus), seluruhnya mencapai angka realisasi 100 persen sesuai dengan target indikator yang tertera. (Ardan/Wan/Mbi)

 

 

 

 

Tags
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rajut Dan Sepatu Ramaikan Festival Sentra Industri Kota Bandung

    Rajut Dan Sepatu Ramaikan Festival Sentra Industri Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Destival Sentra Industri Kota Bandung diselenggarakan di Cihampelas Walk (Ciwalk). Festival ini hadir selama enam hari mulai dari 20-25 Juni 2023. Mengunjungi langsung lokasi festival, Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdagin terus berupaya untuk mengembangkan industri dan perdagangan di Kota Bandung. Menurut Ema Sumarna ,Pememrintah […]

  • Permintaan Tinggi, Sjumlah Komoditi Alami Penaikan Harga

    Permintaan Tinggi, Sjumlah Komoditi Alami Penaikan Harga

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Akibat tingginya permintaan, mengakibatkan sejumlah komoditi di Pasar Tradisional dan modern alami penaikan harga. Terutama daging ayam Broiler dan bawang merah Jawa.Pekan ini daging ayam dibandrol Rp35 ribu/kg, sementara harga dasar hanya berada di kisaran Rp24 ribu/kg, untuk bawang merah Jawa dari Rp34 ribu menjadi Rp36 ribu/kg.”Bahkan buncis juga ikut naik dari Rp8 ribu […]

  • Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Apresiasi Raihan Hasil Survey Indeks Tertinggi Nasional

    Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Apresiasi Raihan Hasil Survey Indeks Tertinggi Nasional

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mengapresiasi atas diraihnya nilai tertinggi dalam hasil survei indeks Keterbukaan Informasi Publik (KIP) secara nasional tahun 2024 yang diraih oleh Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Buky Wibawa saat menerima Ketua Komisioner Komisi Informasi Publik Provinsi […]

  • Polsek Soreang Bagikan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga Tidak Mampu

    Polsek Soreang Bagikan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga Tidak Mampu

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id  – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Soreang, Kabupaten Bandung, membagikan paket sembako kepada warga terdampak pandemi Virus Corona (Covid-19). Kepala Polsek  Soreang, Kompol H. Yana Mulyana mengatakan, pembagian paket sembako menyasar warga tidak mampu atau terdampak Covid-19 secara finansial. Kami juga meminta peran masyarakat dan media, bila menemukan warga sangat miskin dengan kriteria tadi agar segera melaporkan. Agar kami bisa […]

  • Pos Indonesia Dapat Penghargaan Top CSR Award 2024

    Pos Indonesia Dapat Penghargaan Top CSR Award 2024

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND berhasil menyabet dua penghargaan pada ajang bergengsi Top CSR Awards 2024 dari Majalah Top Business berkat isu Environment Social and Governance (ESG). Penghargaan tersebut diraih tepat satu hari setelah diluncurkannya program ramah lingkungan PosIND Goes Green 2024. Dua penghargaan yang diraih PosIND adalah Top CSR Awards […]

  • Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

    Edwin Senjaya : Faktor Sosial di Masyarakat Menjadi Tantangan Serius Bagi Geopolitik Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Angkatan Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (PPNK Lemhanas) ke-221 ‘Maung Papandayan’ yang juga merupakan Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M atau akrab disapa Kang Edwin Senjaya menyoroti berbagai faktor sosial di masyarakat yang menjadi tantangan serius bagi geopolitik Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber […]

expand_less