Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

USB YPKP Bandung Gelar Diseminasi Hasil Penelitian dan PKM 2024

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
  • visibility 103
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menggelar diseminasi internal atau ekspose Hasil Penelitian (Riset) dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tahun 2024, Selasa (26/11/2024).

Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) USB YPKP Bandung ini dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah 4, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU; Rektor USB YPKP, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si.; Ketua Pengurus YPKP, Dr. H. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak,CFrA, CHRM dan Direktur LPPM, Dr. Nenny Hendajany, S.Si., S.E., M.T.

Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2024, didanai oleh dua sumber anggaran hibah. Dari Hibah DRTPM Kemendikbud ristek dan hibah bersaing (Hiber) LPPM USB.
Tahun 2024, USB YPKP Bandung mendapatkan 7 alokasi dana hibah DRTPM Kemendikbud ristek, yang terdiri dari 4 penelitian dan 3 Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Sementara, untuk hibah bersaing (Hiber) mengalokasikan untuk 3 penelitian dan 1 PKM.

Kepala LLDIKTI Wilayah 4, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU mengungkapkan, seorang dosen bisa dikatakan utuh sebagai dosen manakala telah melakukan penelitian dan PKM. Karena dosen selain pendidik profesional juga sekaligus ilmuwan.

Dosen merupakan pendidik profesional. Untuk itu, indikator pendidik yang profesional dapat dilihat dari mahasiswa-nya. “Pendidik profesional itu hasilnya adalah mahasiswa-nya. Mahasiswanya lulus dengan berkualitas.
Dosen juga memiliki peran dalam membantu produktifitas perguruan tinggi. Salah satu porsi dalam membantu produktifitas adalah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.Seorang dosen dan peneliti itu harus mengingat dua hal. “Yang pertama adalah pembangunan iptek dan iptek untuk pembangunan ,” tuturnya.

Esensi pembangunan iptek adalah menghasilkan karya yang bisa menjadi referensi bagi ilmu pengetahuan. Sementara, iptek untuk pembangunan menjadi esensi dari pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat di dunia industri, dunia usaha dan lainnya.

“Hasil-hasil penelitian bukan hanya men-diseminasikan tapi juga memberikan dampak kepada masyarakat. Artinya, kalau kita bisa memberikan dampak kepada masyarakat berarti kita sudah melakukan yang namanya iptek untuk pembangunan,” pungkasnya.

Rektor USB YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si. mengatakan, jumlah penelitian dan PKM untuk tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, dan total pendanaan yang diterima dari program DRTPM Kemendikbud ristek berkisar Rp740 juta.

Tahun lalu hanya menerima dua, sekarang tujuh. Empat penelitian, 3 pengabdian kepada masyarakat. Total pendanaan yang kita terima untuk program DRTPM Kemendikbud ristek ini di kisaran Rp740 juta,” jelasnya.
Diseminasi ini, lanjut Rektor, merupakan satu tahapan dari proses penelitian dalam rangka menyebarluaskan hasil penelitian pada masyarakat.

Diharapkan kegiatan hasil penelitian tidak hanya dikenal atau diketahui oleh para peneliti tapi juga dikenal dan diketahui masyarakat lainnya. Dalam hal ini adalah dosen dan mahasiswa di lingkungan kampus.Selain diseminasi hasil penelitian dan PKM, kegiatan ini juga menampilkan poster yang mempresentasikan hasil penelitian dengan narasi dan info grafis.

Dengan metode ini, kata Dr. Didin, mahasiswa tidak hanya sekedar mengetahui secara teori tapi juga mahasiswa paham bagaimana sebuah teori itu dibuktikan dan dikembangkan.
USB YPKP bisa terus eksis membangun akademik atmosfer, riset atmosfer ke depan bisa lebih baik dan maju lagi,” harapnya.

Ditambahkan Direktur LPPM USB YPKP Bandung, Dr. Nenny Hendajany, S.Si., S.E., M.T., hibah bersaing (Hiber) yang didanai oleh internal kampus sebagai salah satu langkah pembelajaran bagi dosen peneliti bagaimana untuk bisa mendapatkan hibah DRTPM dan hibah dari luar/eksternal universitas.

“Sebagai langkah, sehingga mereka (dosen) bersemangat untuk mendapatkan atau membuat proposal yang lebih baik lagi yang bisa didanai oleh DRTPM atau melalui APBN,” tuturnya.

Ketua Pengurus YPKP, Dr. H. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak,CFrA, CHRM berharap, hasil penelitian dari dosen USB YPKP bisa berkontribusi terhadap masyarakat dan pemerintah.

Ricky Agusiady mengatakan, hasil penelitian ini bisa menjadi suatu dasar, yang pertama untuk opini publik dan kedua untuk pemerintah terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah berdasarkan hasil dari riset.

“Jadi setiap ada kebijakan pemerintah itu harus berbasis riset. Riset itu memang belum tentu benar, tapi dapat berkembang. Apalagi saat ini dalam era disruptif,” pungkasnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri LHK Kunjungi Persemaian RHL KPH Bandung Utara

    Menteri LHK Kunjungi Persemaian RHL KPH Bandung Utara

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) lakukan kunjungan kerja ke lokasi persemaian Rehabilitasi Hutan Lindung (RHL) tahun 2019  tepatnya  di RPH Cibodas Perum Perhutani KPH Bandung Utara, jalan Cibodas Maribaya Lembang Kabupaten Bandung Barat, Minggu (3/11). Selain melihat persemaian RHL, Menteri LHK dalam sambutannya menyampaikan salam hangat kepada para penyuluh yang hadir di lokasi […]

  • Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Untuk 30 tahun Mendatang di Kota Bandung

    Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Untuk 30 tahun Mendatang di Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pansus 7 DPRD Kota Bandung menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Lingkungan Hidup, Bagian Hukum, dan tim naskah akademik, membahas finalisasi Raperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), di Ruang Komisi C DPRD Kota Bandung, Rabu, 3 Juli 2024. Ketua Pansus 7 DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, S.P. mengatakan, Rapat Kerja […]

  • Kemenkes Beri Penghargaan Pada Kota Bandung

    Kemenkes Beri Penghargaan Pada Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG Mbinews – Kota Bandung meraih penghargaan sebagai Kota Lokasi Uji Coba Implementasi Dashboard e-Monev Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Maxi Rein Rondunuwu kepada Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna pada acara Puncak Hari Tanpa Tembakau Sedunia […]

  • Kota Bandung Sebagai Pusat Semangat Solidaritas Kota Asia Afrika

    Kota Bandung Sebagai Pusat Semangat Solidaritas Kota Asia Afrika

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kota Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai pusat semangat solidaritas Asia Afrika. Menjelang peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tahun 2025, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menerima kunjungan delegasi Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Kamis 17 April 2025. Pertemuan ini menjadi momentum reflektif yang emosional bagi para tamu internasional. Selama […]

  • Pemkot Bandung Jajaki Kerja Sama Dengan Kota Daegu Korea Selatan

    Pemkot Bandung Jajaki Kerja Sama Dengan Kota Daegu Korea Selatan

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung berencana menjajaki kerja sama dengan Kota Daegu Korea Selatan. Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan perwakilan Daegu di Balai Kota, Jumat 18 Maret 2022. Dalam pertemuan tersebut, Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyambut baik kedatangan perwakilan Daegu. Menurutnya, Kota Bandung dan Daegu memiliki banyak kesamaan sebagai kota metropolitan. […]

  • Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id –  Akibat adanya penurunan proyeksi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, menyebabkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi tahun 2023 mendatang dipastikan defisit. Menyikapi hal tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, berupaya untuk mengatasi anggaran yang mengalami defisit tersebut. Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyda Muthmainnah mengatakan, memang […]

expand_less