Breaking News
Trending Tags

USB YPKP Bandung Gelar Diseminasi Hasil Penelitian dan PKM 2024

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menggelar diseminasi internal atau ekspose Hasil Penelitian (Riset) dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tahun 2024, Selasa (26/11/2024).

Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) USB YPKP Bandung ini dihadiri oleh Kepala LLDIKTI Wilayah 4, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU; Rektor USB YPKP, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si.; Ketua Pengurus YPKP, Dr. H. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak,CFrA, CHRM dan Direktur LPPM, Dr. Nenny Hendajany, S.Si., S.E., M.T.

Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tahun 2024, didanai oleh dua sumber anggaran hibah. Dari Hibah DRTPM Kemendikbud ristek dan hibah bersaing (Hiber) LPPM USB.
Tahun 2024, USB YPKP Bandung mendapatkan 7 alokasi dana hibah DRTPM Kemendikbud ristek, yang terdiri dari 4 penelitian dan 3 Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Sementara, untuk hibah bersaing (Hiber) mengalokasikan untuk 3 penelitian dan 1 PKM.

Kepala LLDIKTI Wilayah 4, Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T., IPU mengungkapkan, seorang dosen bisa dikatakan utuh sebagai dosen manakala telah melakukan penelitian dan PKM. Karena dosen selain pendidik profesional juga sekaligus ilmuwan.

Dosen merupakan pendidik profesional. Untuk itu, indikator pendidik yang profesional dapat dilihat dari mahasiswa-nya. “Pendidik profesional itu hasilnya adalah mahasiswa-nya. Mahasiswanya lulus dengan berkualitas.
Dosen juga memiliki peran dalam membantu produktifitas perguruan tinggi. Salah satu porsi dalam membantu produktifitas adalah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.Seorang dosen dan peneliti itu harus mengingat dua hal. “Yang pertama adalah pembangunan iptek dan iptek untuk pembangunan ,” tuturnya.

Esensi pembangunan iptek adalah menghasilkan karya yang bisa menjadi referensi bagi ilmu pengetahuan. Sementara, iptek untuk pembangunan menjadi esensi dari pengabdian kepada masyarakat. Masyarakat di dunia industri, dunia usaha dan lainnya.

“Hasil-hasil penelitian bukan hanya men-diseminasikan tapi juga memberikan dampak kepada masyarakat. Artinya, kalau kita bisa memberikan dampak kepada masyarakat berarti kita sudah melakukan yang namanya iptek untuk pembangunan,” pungkasnya.

Rektor USB YPKP Bandung, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si. mengatakan, jumlah penelitian dan PKM untuk tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, dan total pendanaan yang diterima dari program DRTPM Kemendikbud ristek berkisar Rp740 juta.

Tahun lalu hanya menerima dua, sekarang tujuh. Empat penelitian, 3 pengabdian kepada masyarakat. Total pendanaan yang kita terima untuk program DRTPM Kemendikbud ristek ini di kisaran Rp740 juta,” jelasnya.
Diseminasi ini, lanjut Rektor, merupakan satu tahapan dari proses penelitian dalam rangka menyebarluaskan hasil penelitian pada masyarakat.

Diharapkan kegiatan hasil penelitian tidak hanya dikenal atau diketahui oleh para peneliti tapi juga dikenal dan diketahui masyarakat lainnya. Dalam hal ini adalah dosen dan mahasiswa di lingkungan kampus.Selain diseminasi hasil penelitian dan PKM, kegiatan ini juga menampilkan poster yang mempresentasikan hasil penelitian dengan narasi dan info grafis.

Dengan metode ini, kata Dr. Didin, mahasiswa tidak hanya sekedar mengetahui secara teori tapi juga mahasiswa paham bagaimana sebuah teori itu dibuktikan dan dikembangkan.
USB YPKP bisa terus eksis membangun akademik atmosfer, riset atmosfer ke depan bisa lebih baik dan maju lagi,” harapnya.

Ditambahkan Direktur LPPM USB YPKP Bandung, Dr. Nenny Hendajany, S.Si., S.E., M.T., hibah bersaing (Hiber) yang didanai oleh internal kampus sebagai salah satu langkah pembelajaran bagi dosen peneliti bagaimana untuk bisa mendapatkan hibah DRTPM dan hibah dari luar/eksternal universitas.

“Sebagai langkah, sehingga mereka (dosen) bersemangat untuk mendapatkan atau membuat proposal yang lebih baik lagi yang bisa didanai oleh DRTPM atau melalui APBN,” tuturnya.

Ketua Pengurus YPKP, Dr. H. R. Ricky Agusiady, S.E., M.M., Ak,CFrA, CHRM berharap, hasil penelitian dari dosen USB YPKP bisa berkontribusi terhadap masyarakat dan pemerintah.

Ricky Agusiady mengatakan, hasil penelitian ini bisa menjadi suatu dasar, yang pertama untuk opini publik dan kedua untuk pemerintah terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah berdasarkan hasil dari riset.

“Jadi setiap ada kebijakan pemerintah itu harus berbasis riset. Riset itu memang belum tentu benar, tapi dapat berkembang. Apalagi saat ini dalam era disruptif,” pungkasnya.**

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KBM Faperta UMMI Kota Sukabumi Bagikan 100 Paket Sembako Ke Warga Terdampak Covid-19

    KBM Faperta UMMI Kota Sukabumi Bagikan 100 Paket Sembako Ke Warga Terdampak Covid-19

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammad Sukabumi (Faperta UMMI) membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemic Covid-19. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa KBM Fakultas Pertanian, Maulana Malik tersebut dalam rangka Ta’awun rasa saling tolong menolong dan bentuk kepeduliannya kepada masyarakat sebagaimana tugasnya mahasiswa. “Dalam situasi saat ini banyak masyarakat yang […]

  • MEWCI 2025 Resmi Dibuka Buktikan dan Menangkan Tiket ke Las Vegas

    MEWCI 2025 Resmi Dibuka Buktikan dan Menangkan Tiket ke Las Vegas

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Setelah mencuri perhatian tahun lalu, Microsoft Excel World Championship Indonesia (MEWCI) kembali hadir di tahun 2025 dengan tantangan yang lebih seru dan persaingan yang semakin ketat. Diselenggarakan oleh Pos Properti Indonesia, tahun ini, ada dua kategori utama yang bisa Anda ikuti antara lain, Kategori BUMN, yaitu kategori khusus untuk delegasi karyawan dari […]

  • Solusi Bagi PKL Dalem Kaum Kota Bandung bisa berjualan tapi tidak melanggar aturan

    Solusi Bagi PKL Dalem Kaum Kota Bandung bisa berjualan tapi tidak melanggar aturan

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    LBANDUNG, Mbinews– Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Bapelitbang, Disciptabintar, KUKM, Satpol PP, Bagian Ekonomi, dan Bagian Hukum Setda Kota Bandung, membahas tindak lanjut penyelesaian permasalahan PKL Dalem Kaum, di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung, Kamis, 20 Juni 2024. Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD […]

  • Inovasi Robotika UIN SGD Hadapi Virus  Corona  Ciptakan “Otomatisasi Hand Sanitizer, Disinfectant & Ventilator Pernafasan”

    Inovasi Robotika UIN SGD Hadapi Virus Corona Ciptakan “Otomatisasi Hand Sanitizer, Disinfectant & Ventilator Pernafasan”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kolaborasi penelitian antara mahasiswa, alumni dan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung berhasil membuat terobosan untuk membantu dalam pencegahan penyebaran virus corona yang melanda Indonesia.    Tim peneliti yang dipimpin oleh Mada Sanjaya W.S., Ph.D, Dosen Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang beranggotakan […]

  • Amazing! Potensi Zakat Kota Bandung Capai Rp1,6 Triliun, Yuk Tunaikan Kewajiban

    Amazing! Potensi Zakat Kota Bandung Capai Rp1,6 Triliun, Yuk Tunaikan Kewajiban

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung menyebut, potensi zakat di kota kembang ini ternyata bisa mencapai Rp1,6 triliun. Angka fantastis tersebut diharapkan bisa membantu menangani masalah kemiskinan di Kota Bandung. Tercatat ada 62.000 orang mustahik (penerima zakat) yang terdapat di Kota Bandung. Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kota Bandung, Arif Nurakhman […]

  • Ema Apresiasi DLHK : 25 TPS di Kota Bandung Normal Kembali

    Ema Apresiasi DLHK : 25 TPS di Kota Bandung Normal Kembali

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penanganan sampah menjadi persoalan prioritas Pemerintah Kota (Pemkot). Terbukti dari 55 TPS yang sempat overload, kini sebanyak 25 TPS sudah normal kembali. Salah satunya di TPS Babakan Siliwangi. “Tadi saya lihat di Babakan Siliwangi itu sangat jauh lebih bagus, perubahannya sangat signifikan. Saya mengapresiasi kinerja DLHK, sampahnya sudah jauh berkurang karena Cicabe […]

expand_less