Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Amazing! Potensi Zakat Kota Bandung Capai Rp1,6 Triliun, Yuk Tunaikan Kewajiban

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung menyebut, potensi zakat di kota kembang ini ternyata bisa mencapai Rp1,6 triliun. Angka fantastis tersebut diharapkan bisa membantu menangani masalah kemiskinan di Kota Bandung. Tercatat ada 62.000 orang mustahik (penerima zakat) yang terdapat di Kota Bandung.

Wakil Ketua Bidang Pengumpulan Baznas Kota Bandung, Arif Nurakhman menyampaikan, dari potensi sebesar ini, pada 2021 Baznas Kota Bandung telah menghimpun zakat sebesar Rp88 miliar.

“Kami kumpulkan lewat empat LAZ, terhimpun Rp88 miliar dana zakat. Terdiri dari zakat fitrah, zakat mal dengan turunannya seperti pertanian, penghasilan, dan usaha yang berkembang,” ujar Arif kala ditemui di kantornya, Rabu, 6 April 2022.

Untuk bisa menyentuh angka maksimal potensi zakat, Arif memaparkan beberapa langkah yang akan diambil Baznas Kota Bandung, salah satunya melalui “Sadar Zakat”.

Terlebih sejak pandemi melanda, penghimpunan zakat maal di Kota Bandung mengalami penurunan dari Rp2,6 miliar menjadi Rp2,2 miliar.

Sedangkan zakat fitrah turun dari sebelumnya 2020 sebanyak Rp34,6 miliar menjadi Rp33,7 miliar di tahun 2021.

“Kami sudah kerja sama dengan karang taruna untuk membangun Gerakan Sadar Zakat. Skemanya dengan sosialisasi dan edukasi zakat. Bisa berupa penyuluhan dan bakti sosial (baksos),” paparnya

“Dimulai dari membangun gerakan infak dulu dan disalurkan bersama. Sehingga bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang zakat,” imbuh Arif.

Di samping itu, upaya lainnya berupa maksimalkan sarana dan prasarana fundraising melalui optimasi digital. Juga memanfaatkan jaringan masyarakat di Bandung sendiri.

“Membangun kesadaran berzakat itu harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sehingga, kami juga bekerja sama dengan ikatan pedagang muslimah yang ada di setiap kecamatan. Pun dengan mengoptimalkan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di tiap kecamatan,” jelasnya.

Meski menurutnya, kesadaran berzakat masyarakat Bandung sudah tergolong baik, tapi masih perlu ditingkatkan dalam hal pemahamannya.

“Kesadaran sudah cukup baik, tapi untuk pemahamannya, masyarakat masih terbatas di zakat fitrah saja. Padahal, zakat itu ada dua, ada zakat fitrah dan zakat maal,” ucapnya.

Zakat fitrah memang merupakan kewajiban yang ditunaikan pada akhir Ramadan. Tujuannya untuk membersihkan diri dan harta.

“Zakat fitrah dikenakan ke semua muslim, baik yang sudah berpenghasilan atau masih menjadi tanggungan keluarga,” tuturnya.

Selain itu, zakat fitrah juga memberikan kebahagiaan bagi para kaum duafa untuk tetap merasakan kebahagiaan di Idulfitri.

Sedangkan untuk zakat mal, Arif menjelaskan, bisa dilakukan jika sudah mencapai batas waktu tertentu atau batas nilainya.

“Jika harta yang punya potensi untuk berkembang sudah terkumpul senilai 85 gram emas dengan konversi di tahun berjalan. Atau jika sudah terkumpul selama 1 tahun,” kata Arif.

Meski potensi zakat sangat besar, tapi Arif menilai zakat tidak bisa menggantikan pajak. Namun, bisa bantu menurunkan angka pajak.

Selain zakat, Arif menambahkan, potensi besar untuk menurunkan angka kemiskinan juga bisa berasal dari infak dan sedekah.

Beberapa program yang didanai dari zakat, infak dan sedekah yang dihimpun Baznas Kota Bandung antara lain pendidikan, sosial, kesehatan, advokasi dakwah, dan ekonomi.

Sebagai informasi tambahan, melalui surat edaran BAZNAS Provinsi Jawa Barat Nomor: 236/BAZNAS-JABAR/IV/2022, Baznas Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1443 H/2022 M untuk Kota Bandung sebesar Rp32.000 (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    Dua Bulan Deflasi, TPID Kota Sukabumi Lakukan Pengawasan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Kota Sukabumi alami deflasi di bulan Agustus sebesar 0,22 persen. Deflasi juga terjadi di bulan sebelumnya (Juli) dengan nilai 0,06 persen. Melihat kondisi tersebut, membuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat mewaspadai. Sebab, adanya deflasi bisa saja akan menyebabkan terjadinya resesi ekonomi.”Ya, kita tetap mewaspadai, adanya deflasi di dua bulan secara berturut-turut,”ungkap Sekretaris TPID […]

  • Permasalahan SARA Belum Selesai Kini Dibahas Pansus 9 DPRD Kota Bamdung

    Permasalahan SARA Belum Selesai Kini Dibahas Pansus 9 DPRD Kota Bamdung

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pansus 9 DPRD Kota Bandung, tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keberagaman Kehidupan Bermasyarakat. Raperda yang tengah dibahas pansus 9 DPRD Kota Bandung ini dibuat karena ada permasalahan SARA yang tidak kunjung selesai. Pembentukan Raperda ini akibat keresahan terhadap permasalahan SARA yang tidak kunjung selesai dengan berbagai kemasannya,” kata Wakil Ketua […]

  • Pemkot Bandung Kembali Raih WTP, Tegas Dalam Komitmen Akuntabilitas Keuangan dan Aset Daerah

    Pemkot Bandung Kembali Raih WTP, Tegas Dalam Komitmen Akuntabilitas Keuangan dan Aset Daerah

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

      BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Jawa Barat. Ini kelima kali Kota Bandung setelah dua tahun kebelakang mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) […]

  • BMB Hadir Berikan Solusi Ditengah Pandemi

    BMB Hadir Berikan Solusi Ditengah Pandemi

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ditengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini, perusahaan Bangkit Madani Barokah (BMB) hadir memberikan solusi ditengah masyarakat, khususnya memberikan solusi kepada pelaku UMKM yang hendak melanjutkan usaha ditengah keterpurukan ekonomi saat ini, Kamis (03/02/2022). “Melihat situasi saat ini, banyak masyarakat yang sangat membutuhkan sembako. Seperti, beras, minyak goreng, dan sejenis kebutahan […]

  • Over Kapasitas, Belasan Napi Lapas Nyomplong Dipindahkan

    Over Kapasitas, Belasan Napi Lapas Nyomplong Dipindahkan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 14 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, dipindahkan ke Lapas Warung Kiara, (25/11/2021). Hal tersebut dilakukan, mengingat saat ini kondisi Lapas Kelas II-B Sukabumi sudah sangat over kapasitas. Seperti yang dikatakan Kalapas Christo Victor Nixon Toar melalui pesan singkatnya. “Saat ini jumlah WBP yang ada di dalam […]

  • H. Asep Ikhsan Anggota DPRD Kab Bandung : Masa Reses Masa Bertemu Konstituen

    H. Asep Ikhsan Anggota DPRD Kab Bandung : Masa Reses Masa Bertemu Konstituen

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Ketua Fraksi Partai Demokrat Anggota DPRD kabupaten Bandung H.Asep Ikhsan S.E.,S.Pd.,M.M dalam masa reses sidang I tahun 2024 kunjungi konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil ) 6 di tiga Kecamatan yaitu Kec Ciparay, Pacet dan juga kecamatan Kertasari. Dihadiri para relawan Baik ( Balad Asep Ikhsan ) Wilayah Ciparay. Kapolsek Ciparay Iptu […]

expand_less