BAZNAS Jabar Dampingi Dedi Mulyadi Salurkan Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi
- account_circle MBI Admin
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 35
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekasi,Mbinews — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Santunan diberikan kepada keluarga almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhyna, karyawan Kompas TV, di kediamannya di Tambun Selatan.
Rombongan juga mengunjungi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk korban yang masih menjalani perawatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Ketua BAZNAS Kabupaten Bekasi Aminnulloh, Direktur Utama Kompas TV Rosianna M. Silalahi, serta perwakilan Forkopimda, PT Kereta Api Indonesia, Jasa Raharja, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Kecelakaan terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.53 WIB di area Stasiun Bekasi Timur. Berdasarkan informasi awal, rangkaian KRL relasi Bekasi–Jakarta yang tengah berhenti di jalur stasiun ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.
Benturan menyebabkan kerusakan parah pada bagian belakang kereta, termasuk gerbong khusus perempuan, dan menimbulkan korban jiwa serta luka-luka. Hingga kini, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan pemerintah akan memberikan dukungan.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pihak terkait akan memberikan dukungan dan memastikan korban mendapatkan penanganan maksimal,” ujar Dedi.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zaki Hilmi mengatakan kehadiran BAZNAS merupakan bagian dari respons kemanusiaan.
“BAZNAS hadir untuk membantu meringankan beban keluarga korban melalui penyaluran santunan dari dana zakat dan sosial keagamaan,” kata Zaki.
Penyaluran santunan diharapkan dapat membantu keluarga korban, sementara koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal
Saat ini belum ada komentar