Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

RSKIA Kota Bandung Diproyeksikan Jadi RSUD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota Bandung tengah merampungkan bangunan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim No. 311, Kec. Bojongloa Kaler Kota Bandung. Saat ini, keseluruhan konstruksi bangunan sudah hampir selesai. Pemkot Bandung tinggal menginstalasi alat-alat kesehatan yang sudah tersedia di sana.

“Kalau secara konstruksi sudah 99% lah, tinggal finishing.. Ada lantai dan beberapa detil pekerjaan lain. Peralatan juga sudah ada tinggal installation,” ungkap Plh. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana usai meninjau RSKIA Kota Bandung, Selasa (6/8/2019).

Yana mengaku terpukau melihat bangunan dan fasilitas yang akan terpasang di rumah sakit dengan 550 tempat tidur itu. Bangunan seluas 47.000m2 ini berdiri di atas tanah seluas 7.433 m2. Terdapat 13 lantai yang memiliki fungsi berbeda-beda. Misalnya lantai 5 untuk ruang operasi, lantai 6 untuk manajemen, dan lantai 7 untuk khusus melahirkan dan ruang bayi.

Yana amat bangga dengan ruangan yang berada di lantai 5. Terdapat 8 kamar operasi mayor dan satu kamar operasi minor yang dilengkapi peralatan canggih. Perlengkapan tersebut tidak hanya untuk operasi persalinan tetapi juga untuk menangani penyakit lain.

Keistimewaan lainnya, lantai tersebut telah dilengkapi dengan Air Handling Unit (AHU) yang mampu mensterilisasi udara ruangan. Ada pula pintu interlock untuk menjaga kualitas udara ruangan agar tidak tercampur dengan udara dari luar. Dengan begitu, ruangan operasi menjadi bebas bakteri sehingga pasien tidak akan mudah terinfeksi pascaoperasi.

Fitur rumah sakit yang tak kalah menarik adalah hadirnya pneumatic tube, sebuah instalasi untuk mendistribusikan obat secara otomatis dan terpusat. Para petugas kelak tak perlu lagi mengantarkan obat-obatan ke setiap ruangan. Nantinya, petugas hanya perlu mengirimkan resep obat ke pusat farmasi. Lalu petugas akan memasukkan obat yang diminta ke dalam Pneumatic Tube. Alat yang dihubungkan dengan pipa selongsong ke seluruh ruangan itu yang akan langsung mengantarkan obat ke lantai yang dituju.

Tak hanya itu, seluruh fasilitas rumah sakit dengan konsep “green building” itu akan terkoneksi melalui jaringan telekomunikasi dan informatika. Dengan kecanggihan teknologi ini, operasional rumah sakit dapat menjadi lebih efektif dan efisien.

“Rumah sakit ini sangat memanfaatkan kecanggihan teknologi semata-mata hanya untuk memberikan yang terbaik untuk masyarkat Kota Bandung,” ucap Yana.

Melihat berbagai kecanggihan itu, Yana memproyeksikan untuk mengalihfungsikan bangunan tersebut menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU). Pasalnya, seluruh fasilitas yang lengkap itu dirasa lebih bermanfaat jika fungsinya tidak sekadar untuk RSKIA.

“RSUD ini mah bukan RSKIA. Karena sayang kalau hanya RSKIA. Kalau tadi saya lihat fasilitasnya, itu kamar banyak, ruang operasi bisa untuk hampir semua penyakit, jadi menurut saya ini kelihatannya ini sebaiknya untuk RSUD,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSKIA Kota Bandung, dr. Taat Tagore mengaku setuju dengan inisiasi tersebut. Pasalnya, kapasitas ruangan sebanyak itu terlalu banyak untuk sebatas menjadi RSKIA. Terlebih lagi, kebutuhan warga Kota Bandung untuk mendapatkan akses layanan kesehatan terpadu lebih tinggi.

“Memang desain awal kita pinginnya jadi RSUD mengingat jumlah tempat tidurnya yang 500 kalau hanya untuk ibu dan anak saya kira kapasitasnya terlalu besar. Selain itu, kebutuhan dari masyarakat Kota Bandung terutama untuk rumah sakit daerah memang ada. Bapak-bapaknya juga harus ditangani, bukan hanya ibu dan anak,” jelasnya.

Pihaknya juga siap jika kebijakan kepala daerah menginginkan fasilitas tersebut akan difungsikan menjadi RSUD. Segala persyaratan secara administratif akan ditempuh oleh Pemkot Bandung.

“Secara regulasi memang harus kita tempuh. Persyaratan nanti kita penuhi semua untuk menuju ke sana,” terangnya.

Rumah sakit tersebut ditargetkan akan selesai akhir tahun ini. Pemkot Bandung dalam waktu dekat akan melengkapi kebutuhan administratif dan manajerial. Secara bertahap, perekrutan pegawai untuk mengisi kebutuhan petugas kesehatan juga akan dilakukan agar pada awal tahun rumah sakit tersebut bisa beroperasi. (zack)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung Deklarasikan Sebagai Kota Lengkap Sertifikat Tanah

    Kota Bandung Deklarasikan Sebagai Kota Lengkap Sertifikat Tanah

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota Bandung menerima Sertifikat Tanah Elektronik dari Kementerian ATR/BPN. Sertifikat ini diterima langsung oleh Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, Minggu 9 Juni 2024 malam di Gedung Sate. Kota Bandung menjadi salah satu dari 11 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat yang dideklarasikan sebagai Kota/Kabupaten dengan sertifikat elektronik yang lengkap. Penjabat Wali Kota Bandung, […]

  • DPRD Kota Bandung Optimistis Wujudkan Indonesia Emas 2045

    DPRD Kota Bandung Optimistis Wujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menjadi peserta dalam Rakornas( Rapat Kordinasi Nasional ) Penyelenggaraan Pemerintahan Pusat dan Pemerintahan Daerah Tahun 2024, di Sentul International Convention Center, Bogor . Dengan tema “Implementasi Asta cita Menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan yang dibuka Presiden RI, Jenderal TNI (Purn), H. Prabowo Subianto, dan […]

  • PWI Kabupaten Bandung Jalin Kolaborasi Sinergis Positif dengan DPRD

    PWI Kabupaten Bandung Jalin Kolaborasi Sinergis Positif dengan DPRD

    • calendar_month Jumat, 22 Des 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung periode 2023-2026, kembali beraudiensi dengan jejaringnya. Kali ini, pengurus PWI Kabupaten Bandung bersilaturahmi dengan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Sugianto. Dalam audiensi tersebut, Ketua PWI Kabupaten Bandung Enung D Susana mengatakan, kunjungan kali ini dengan Ketua DPRD Kabupaten Bandung dalam rangka mempererat silaturahmi. Dalam kesempatan […]

  • Begitu Tuntas, DLH Akan Terima Pembangunan TPSA Dari Kementrian PUPR

    Begitu Tuntas, DLH Akan Terima Pembangunan TPSA Dari Kementrian PUPR

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinws.id– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi dalam waktu dekat akan menerima pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cikundul, yang dilakukan oleh Kementrian PUPR.”Informasinya, bulan Mei mendatang, pembangunanya tuntas, sehingga prioritas penyerahannya ke kita sekitar bulan Juni, dan sekitar Juli bisa dipakai,”ujar Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman. Senin, (15/3/2021). Lebih lanjut Adil menjelaskan, Kementrian […]

  • Lagi-lagi Diharapkan Menjadi Momentum Perubahan Polri

    Lagi-lagi Diharapkan Menjadi Momentum Perubahan Polri

    • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca terjadinya beberapa insiden yang sempat mencoreng marwah institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tentunya membuat berbagai pihak bertanya terkait sumpah Tribrata yang diucapkan anggota berseragam cokelat tersebut. Mulai dari kejadian yang terjadi di lingkaran Mabes Polri, hingga terakhir kejadian mencolok yang menimpa pucuk pimpinan Polri di tingkat kewilayahan. Tentunya dengan berbagai kejadian tersebut, […]

  • Menjelang Purna Tugas, Pj Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji Ungkap Tantangan Selama Menjabat

    Menjelang Purna Tugas, Pj Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji Ungkap Tantangan Selama Menjabat

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, akan segera mengakhiri masa jabatannya pada 20 Februari 2025. Setelah 17 bulan memimpin, ia mengungkap berbagai suka dan duka yang dialaminya selama bertugas di Kota Sukabumi. Dilantik pada 20 September 2023, Kusmana menggantikan pasangan Walikota dan Wakil Walikota sebelumnya, Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami. […]

expand_less