Breaking News
Trending Tags

RSKIA Kota Bandung Diproyeksikan Jadi RSUD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota Bandung tengah merampungkan bangunan Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) yang berlokasi di Jalan Wahid Hasyim No. 311, Kec. Bojongloa Kaler Kota Bandung. Saat ini, keseluruhan konstruksi bangunan sudah hampir selesai. Pemkot Bandung tinggal menginstalasi alat-alat kesehatan yang sudah tersedia di sana.

“Kalau secara konstruksi sudah 99% lah, tinggal finishing.. Ada lantai dan beberapa detil pekerjaan lain. Peralatan juga sudah ada tinggal installation,” ungkap Plh. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana usai meninjau RSKIA Kota Bandung, Selasa (6/8/2019).

Yana mengaku terpukau melihat bangunan dan fasilitas yang akan terpasang di rumah sakit dengan 550 tempat tidur itu. Bangunan seluas 47.000m2 ini berdiri di atas tanah seluas 7.433 m2. Terdapat 13 lantai yang memiliki fungsi berbeda-beda. Misalnya lantai 5 untuk ruang operasi, lantai 6 untuk manajemen, dan lantai 7 untuk khusus melahirkan dan ruang bayi.

Yana amat bangga dengan ruangan yang berada di lantai 5. Terdapat 8 kamar operasi mayor dan satu kamar operasi minor yang dilengkapi peralatan canggih. Perlengkapan tersebut tidak hanya untuk operasi persalinan tetapi juga untuk menangani penyakit lain.

Keistimewaan lainnya, lantai tersebut telah dilengkapi dengan Air Handling Unit (AHU) yang mampu mensterilisasi udara ruangan. Ada pula pintu interlock untuk menjaga kualitas udara ruangan agar tidak tercampur dengan udara dari luar. Dengan begitu, ruangan operasi menjadi bebas bakteri sehingga pasien tidak akan mudah terinfeksi pascaoperasi.

Fitur rumah sakit yang tak kalah menarik adalah hadirnya pneumatic tube, sebuah instalasi untuk mendistribusikan obat secara otomatis dan terpusat. Para petugas kelak tak perlu lagi mengantarkan obat-obatan ke setiap ruangan. Nantinya, petugas hanya perlu mengirimkan resep obat ke pusat farmasi. Lalu petugas akan memasukkan obat yang diminta ke dalam Pneumatic Tube. Alat yang dihubungkan dengan pipa selongsong ke seluruh ruangan itu yang akan langsung mengantarkan obat ke lantai yang dituju.

Tak hanya itu, seluruh fasilitas rumah sakit dengan konsep “green building” itu akan terkoneksi melalui jaringan telekomunikasi dan informatika. Dengan kecanggihan teknologi ini, operasional rumah sakit dapat menjadi lebih efektif dan efisien.

“Rumah sakit ini sangat memanfaatkan kecanggihan teknologi semata-mata hanya untuk memberikan yang terbaik untuk masyarkat Kota Bandung,” ucap Yana.

Melihat berbagai kecanggihan itu, Yana memproyeksikan untuk mengalihfungsikan bangunan tersebut menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSDU). Pasalnya, seluruh fasilitas yang lengkap itu dirasa lebih bermanfaat jika fungsinya tidak sekadar untuk RSKIA.

“RSUD ini mah bukan RSKIA. Karena sayang kalau hanya RSKIA. Kalau tadi saya lihat fasilitasnya, itu kamar banyak, ruang operasi bisa untuk hampir semua penyakit, jadi menurut saya ini kelihatannya ini sebaiknya untuk RSUD,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSKIA Kota Bandung, dr. Taat Tagore mengaku setuju dengan inisiasi tersebut. Pasalnya, kapasitas ruangan sebanyak itu terlalu banyak untuk sebatas menjadi RSKIA. Terlebih lagi, kebutuhan warga Kota Bandung untuk mendapatkan akses layanan kesehatan terpadu lebih tinggi.

“Memang desain awal kita pinginnya jadi RSUD mengingat jumlah tempat tidurnya yang 500 kalau hanya untuk ibu dan anak saya kira kapasitasnya terlalu besar. Selain itu, kebutuhan dari masyarakat Kota Bandung terutama untuk rumah sakit daerah memang ada. Bapak-bapaknya juga harus ditangani, bukan hanya ibu dan anak,” jelasnya.

Pihaknya juga siap jika kebijakan kepala daerah menginginkan fasilitas tersebut akan difungsikan menjadi RSUD. Segala persyaratan secara administratif akan ditempuh oleh Pemkot Bandung.

“Secara regulasi memang harus kita tempuh. Persyaratan nanti kita penuhi semua untuk menuju ke sana,” terangnya.

Rumah sakit tersebut ditargetkan akan selesai akhir tahun ini. Pemkot Bandung dalam waktu dekat akan melengkapi kebutuhan administratif dan manajerial. Secara bertahap, perekrutan pegawai untuk mengisi kebutuhan petugas kesehatan juga akan dilakukan agar pada awal tahun rumah sakit tersebut bisa beroperasi. (zack)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS Jabar Buka Bersama 150 Anak Yatim

    BAZNAS Jabar Buka Bersama 150 Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – BAZNAS Jawa Barat menggelar buka bersama 150 anak yatim dalam acara bertajuk Yatim Bahagia Bersama BAZNAS Jabar Istimewa. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Jabar ( 26/03 2025 ) ini menghadirkan suasana hangat dan penuh keceriaan. Sejak sore, anak-anak berkumpul mendapatkan layanan kesehatan gratis, mengikuti berbagai permainan, mendengarkan dongeng hingga mendapat siraman […]

  • Gelar Tournament Bulu Tangkis Wali Kota Cup,  PBSI Kota Sukabumi Hadirkan Taufik Hidayat

    Gelar Tournament Bulu Tangkis Wali Kota Cup, PBSI Kota Sukabumi Hadirkan Taufik Hidayat

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pelaksanaan tournament bulu tangkis Wali Kota Cup Sukabumi, yang diinisiasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Sukabumi, dimeriahkan oleh legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik hidayat. Acara yang digelar di GOR Merdeka di buka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Selasa, (9/8/2022). Dalam sambutanya, Fahmi sangat mengapresiasi langkah PBSI Kota […]

  • Wakil Wali Kota Bandung Tekankan Sportivitas bagi Generasi Muda Lewat Piala Camat Sukajadi

    Wakil Wali Kota Bandung Tekankan Sportivitas bagi Generasi Muda Lewat Piala Camat Sukajadi

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyebut sportivitas merupakan nilai penting yang harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, khususnya para atlet. Hal ini disampaikan saat menutup pertandingan sepakbola Piala Camat Sukajadi di Soccer Republic Pasteur, Minggu 10 Agustus 2025. “Atas nama Pemerintah Kota Bandung, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang […]

  • Farhan: ASN Kota Bandung Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi Berkelanjutan 

    Farhan: ASN Kota Bandung Wajib Ikuti Pendidikan Antikorupsi Berkelanjutan 

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung launching program Pendidikan Antikorupsi Dasar dan Integritas (PADI) yang wajib diikuti seluruh aparatur sipil negara (ASN), bertempat di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, pada Senin, 22 September 2025. Program ini merupakan yang pertama kali dijalankan di level pemerintah kota/kabupaten dengan supervisi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

  • Andri Rusmana: Kerja Sama Lintas Sektoral Jadi Kunci Perangi Penyalahgunaan Narkoba

    Andri Rusmana: Kerja Sama Lintas Sektoral Jadi Kunci Perangi Penyalahgunaan Narkoba

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Panitia Khusus Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana, S.Pd.I., saat menjadi narasumber Talkshow Obrolan Plus Solusi ‘OPSI’ di Radio PR FM Bandung, Kamis, (30/6/2022). Menurut Andri, Kerja sama lintas sektoral diharapakan bisa menurunkan angka penyalahgunaan narkoba di Kota Bandung. DPRD Kota Bandung bersama […]

  • Beri Solusi Kepada Masyarakat untuk Rencana Braga Bebas Kendaraan

    Beri Solusi Kepada Masyarakat untuk Rencana Braga Bebas Kendaraan

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Ir. H. Agus Gunawan mengkritisi rencana penerapan program Braga Bebas Kendaraan yang akan diterapkan Pemerintah Kota Bandung. Diharapkan , Pemerintah Kota Bandung memberikan sosialisasi yang jelas dan detail kepada masyarakat sebelum benar-benar menerapkan program Braga Bebas Kendaraan. Karena masyarakat yang terdiri dari unsur warga yang […]

expand_less