Breaking News
Trending Tags

Solusi Bagi PKL Dalem Kaum Kota Bandung bisa berjualan tapi tidak melanggar aturan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LBANDUNG, Mbinews– Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Bapelitbang, Disciptabintar, KUKM, Satpol PP, Bagian Ekonomi, dan Bagian Hukum Setda Kota Bandung, membahas tindak lanjut penyelesaian permasalahan PKL Dalem Kaum, di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung, Kamis, 20 Juni 2024.

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., serta dihadiri langsung oleh Sekretaris Komisi B, Rieke Suryaningsih, S.H., juga para anggota Komisi B, Folmer Siswanto M. Silalahi, S.T., H. Asep Mulyadi, Tanu Wijaya, S.T., Dudy Himawan, S.H., dan Christian Julianto Budiman.

Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah menjelaskan, agenda rapat kali ini merupakan upaya mencari solusi dari permasalahan Pedagang Kaki Lima (PKL) khususnya di kawasan Dalem Kaum.

Pembahasan rapat kerja ini menimbang Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011 yang mengatur tentang lokasi dan tempat usaha bagi PKL masih berlaku, seiring belum adanya perubahan atau pergantian Peraturan Daerah yang baru.

Berlakunya Perda tentang pengaturan lokasi dan tempat usaha PKL sebelumnya, maka Perda tersebut masih hukum positif atau berlaku. Tetapi kami berupaya mencari solusi alternatif, supaya mereka tetap bisa berusaha, tetapi juga tidak melanggar aturan,” ujarnya.

Menurut Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung , para PKL yang sesuai dengan pendataan sesuai dengan syarat dan ketentuan Pemerintah Kota Bandung akan direlokasi ke tempat yang sesuai.

Terlebih saat ini terdapat disparitas data yang cukup besar antara disampaikan oleh masing-masing koordinator PKL.

Komisi B DPRD Kota Bandung berharap , adanya kesesuaian data antara hasil pendataan dengan kondisi sesungguhnya di lapangan jumlah PKL di Kota Bandung.

Jadi DPRD Kota Bandung ,mendorong agar Dinas terkait, dalam hal ini KUKM untuk melakukan pendataan riil jumlah PKL dan non PKL, serta berkomunikasi dengan Disdagin untuk mencari wilayah mana saja yang memungkinkan untuk sementara atau insidentil menampung para PKL yang sudah di data oleh Dinas KUKM,” ucapnya.

Upaya tersebut, dilakukan sambil menunggu rampungnya Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2011 tentang penataan dan pembinaan PKL, yang masih dibahas oleh Pansus 6 DPRD Kota Bandung.

Hal senada disampaikan oleh anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Folmer Siswanto M. Silalahi. Menurut Folmer, rapat kerja hari ini merupakan pembahasan lanjutan guna mencari solusi dari permasalahan PKL yang belum dapat kembali berkegiatan usaha seperti sebelumnya di kawasan Dalem Kaum.

“Tentu di dalam mencari solusi terhadap permasalahan PKL ini, kami harus berdasarkan pada aturan yang berlaku, karena berdasarkan pada Perda Nomor 4 Tahun 2011, bahwa kawasan Dalem Kaum masih zona merah, akan tetapi kami juga di Pansus 6 DPRD Kota Bandung sedang membuat Raperda yang baru. Di mana dengan hadirnya Perda baru nantinya, akan memungkinkan kawasan Dalem Kaum itu menjadi lokasi sementara untuk aktivitas PKL. Tapi karena Raperda ini masih dalam proses pembahasan, tentu belum bisa diterapkan, dan harus menunggu hingga disahkan menjadi Perda dalam Rapat Paripurna,” katanya.

Folmer menuturkan, seraya menunggu rampungnya proses pengesahan Perda baru tersebut, pihaknya mengharapkan hadirnya solusi jangka pendek yang diambil oleh Pemerintah Kota Bandung melalui dinas terkait.

“Salah satu opsi pencarian solusi, yakni dilakukannya pendataan kembali secara akurat jumlah PKL yang ada di kawasan Dalem Kaum, karena secara kurasi kami ingin mengetahui klasifikasinya berdasarkan jenis usaha dan domisili para PKL ini,” ujarnya.

Apalagi berdasarkan hasil pendataan sebelumnya bahwa para PKL di kawasan Dalem Kaum ini, tidak semuanya berdomisili dan ber-KTP Kota Bandung. Sehingga, dengan kondisi tersebut harus adanya penanganan yang berbeda bagi PKL yang merupakan warga Kota Bandung dan warga dari luar Kota Bandung.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asyiknya Wisata Edukasi Di Museum Geologi

    Asyiknya Wisata Edukasi Di Museum Geologi

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki banyak destinasi wisata edukasi seperti museum. Sampai saat ini, tercatat ada 17 museum di Kota Bandung. Humas Bandung berkesempatan mengunjungi salah satu dari museum tersebut, yakni Museum Geologi pada Selasa 18 Januari 2022. Museum Geologi merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan yang sedang melancong […]

  • Pemkab Bandung Kembangkan Aplikasi TiTaTu dan Radio Untuk Percepatan Pelaporan dan Penanganan Peristiwa Kebencanaan

    Pemkab Bandung Kembangkan Aplikasi TiTaTu dan Radio Untuk Percepatan Pelaporan dan Penanganan Peristiwa Kebencanaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam upaya mempercepat pelaporan dan penanganan dalam setiap kemungkinan terjadi peristiwa kebencanaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini sedang mempersiapkan pengembangan aplikasi TiTaTu (DiTingali, DidaTa, DibanTu). Saat ini, aplikasi TiTaTu dalam konsep transformasi digital dalam proses pengembangan atas kolaborasi antara BPBD Kabupaten Bandung dengan Dinas […]

  • Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (DP3APM) menggelar Pagelaran Kesenian Lansia, di Gedung Serba Guna Biofarma, Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (10/4/2019). Acara ini menjadi wadah bagi para lansia berkesenian. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, keberadaan para lansia tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru, sambung […]

  • PWI Kota Bandung Turut Berduka, Mang Oded Sosok Santun dan Bersahaja

    PWI Kota Bandung Turut Berduka, Mang Oded Sosok Santun dan Bersahaja

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 214
    • 0Komentar

    BANDUNG , MBInews.id – Bandung berduka, kepergian Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial meninggalkan duka mendalam bagi warga Kota Bandung khususnya. Mang Oded sapaan akrab walikota dikabarkan meninggal dunia saat hendak menjadi penceramah shalat Jumat di Masjid Mujahidin Muhammadiyah Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/12/2021). Sebelumnya Mang Oded dilaporkan sempat pingsan, saat shalat sunnah di masjid tersebut […]

  • Terkait Edaran Surat  Walikota Sukabumi,  Kamal :  DPRD Tidak Bisa Ditunda Kungker Daerah

    Terkait Edaran Surat Walikota Sukabumi, Kamal : DPRD Tidak Bisa Ditunda Kungker Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Sukabumi Kamal Suherman mengatakan, di isu wabah COVID-19 saat ini, pihaknya tidak bisa melakukan penundaan pemberangkatan kerja ke luar daerah. Pasalnya, agenda DPRD Kota Sukabumi telah disusun melalui badan musyawarah (banmus) selama 1 bulan kedepan. Meskipun diakui Kamal, ada sebagin anggota dewan saat ini tengah melakukan kunjungan kerja (kunker) […]

  • Belajar Dari Wafatnya Asih, Yana Minta Seluruh Faskes Sigap

    Belajar Dari Wafatnya Asih, Yana Minta Seluruh Faskes Sigap

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengingatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Bandung untuk terus memberi pelayanan terbaik pada masyarakat. Pelayanan harus diberikan tanpa membeda-bedakan jenis fasilitas kesehatan yang dimiliki pasien. Hal itu ditegaskan Yana usai mengunjungi kediaman Arif Susanto (36) di Gang Laksana, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Sabtu 21 Mei 2022. […]

expand_less