Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Baru Tengah Tahun, Sukabumi Sudah Defisit: DPRD Kritik Ketergantungan Dana Pusat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Menjelang semester kedua Tahun Anggaran 2025, publik Kota Sukabumi dikejutkan dengan fakta bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi, mengalami defisit sebesar Rp3 miliar. Kondisi ini menjadi tamparan keras terhadap sistem perencanaan keuangan daerah, yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Sukabumi dibawah kepemimpinan Ayep Zaki dan Bobby Maulana, Selasa (03/06/2025).

Fakta ini diungkap langsung oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, usai menjalani kegiatan reses masa persidangan ke-III Tahun 2024/2025, yang berlangsung di wilayah Sudajayahilir, Kecamatan Baros.

“Tahun ini kita ada refocusing anggaran berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Dana salur dari pusat belum masuk seluruhnya, kurang lebih Rp33 miliar. Dampaknya, saat ini terjadi defisit Rp3 miliar,” ujar Wawan.

Politikus dari Fraksi PKS ini menyebut, meskipun ada kebijakan efisiensi nasional, namun Pemkot Sukabumi seharusnya mampu merumuskan skenario antisipatif. Perlu diketahu, angka APBD tahun ini sebesar lebih dari Rp1,2 triliun, sebagaimana tertuang dalam Perda Kota Sukabumi Nomor 6 Tahun 2024.

Lebih jauh, Wawan mengapresiasi langkah Walikota Sukabumi yang telah berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai solusi jangka pendek atas tekanan fiskal yang terjadi.

“PAD kita akui sekarang ini ada peningkatan. Kalau tidak ada tambahan PAD yang selama ini digenjot Walikota, tentu defisitnya bisa lebih besar dari Rp3 miliar,” ungkapnya.

Namun, apresiasi itu bukan tanpa catatan. Menurut Wawan, ketergantungan berlebihan terhadap transfer dana pusat tanpa perencanaan adaptif di level daerah, justru menunjukkan lemahnya strategi fiskal pemerintah kota dalam menyusun anggaran.

“Saat ini baru defisit Rp3 miliar. Insya Allah tidak akan defisit kalau bantuan pusat masuk atau PAD kita bertambah. Tapi kita butuh sistem anggaran yang lebih tangguh, bukan yang menunggu bantuan saja,” tegas Wawan.

Pernyataan tersebut seolah menjadi kritik halus namun tajam, bahwa Pemkot Sukabumi belum memiliki sistem penganggaran yang antisipatif, adaptif, dan resilien terhadap dinamika fiskal nasional.

Situasi ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi Pemkot Sukabumi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan APBD, termasuk akurasi proyeksi penerimaan dan fleksibilitas belanja daerah dalam menghadapi perubahan kebijakan pusat. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Masih kaji Lembaga  Penyaluran Dana UMKM

    Pemkot Sukabumi Masih kaji Lembaga Penyaluran Dana UMKM

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi sampai saat ini masih mengkaji lembaga untuk penyaluran dana bergulir bagai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pasalnya, Pemkot mengiinginkan pinjaman dana bergulir untuk mereka (UMKM) tidak dibebani dengan anggunan. “Kita sedang konsultasikan kelembagaan apa yang bisa digunakan, untuk penyaluran kreditnya tanpa menggunakan anggunan,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi. Selasa, […]

  • Cegah Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Himbau Warga Cimahi Saat Natal dan Tahun Baru tidak Berpergian

    Cegah Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Himbau Warga Cimahi Saat Natal dan Tahun Baru tidak Berpergian

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG RAYA, Pemkot Cimahi mengimbau warga tak melakukan mudik pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna mencegah  peningkatan kasus Covid-19. Diketahui, berkaca pada libur panjang sebelumnya, kasus Covid-19 memang kerap mengalami kenaikan pasca libur panjang. Oleh karena itu, pemerintah menyarankan warga mengurangi mobilitas. Apalagi, pemerintah pusat sendiri sudah mengeluarkan kebijakan untuk menghapus cuti […]

  • Selain Jadi Daya Tarik Wisatawan, Wakil Wali Kota Bandung Dorong Pusat Belanja Bisa Serap Tenaga Kerja Lokal

    Selain Jadi Daya Tarik Wisatawan, Wakil Wali Kota Bandung Dorong Pusat Belanja Bisa Serap Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, S.E., M.Pd. mendorong hadirnya pusat-pusat perbelanjaan modern untuk terus menjadi daya tarik wisatawan sekaligus menyerap potensi tenaga kerja lokal. Hal ini Wakil Wali Kota Bandung sampaikan saat meresmikan perluasan 23 Paskal Shopping Center, Jl. Pasirkaliki, Bandung, akhir pekan ini. Menurut Erwin, kehadiran 23 Paskal Extension […]

  • Wali Kota Sukabumi Berikan Bantuan Warga Isoman

    Wali Kota Sukabumi Berikan Bantuan Warga Isoman

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus berupaya memberikan perhatian kepada warganya yang tengah melakukan isolasi mandiri (isoman). “Kami gencar memberikan bantuan kepada warga yang isoman, agar mereka termotivasi untuk sembuh. Karena, bagi warga yang sedang isoman bukan hanya memerlukan bantuan medis saja, melainkan dukungan moril juga dibutuhkan selama menjalani proses isolasi mandiri,” ujar […]

  • Oded Apresiasi TP-PKK Kota Bandung Mewujudkan Ketahanan Keluarga

    Oded Apresiasi TP-PKK Kota Bandung Mewujudkan Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Demi terwujudnya keluarga yang berkualitas, sehat dan sejahtera menuju Bandung Unggul, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bandung terus berjibaku melaksanakan tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Bahkan pada saat angka kasus Covid-19 cukup tinggi, TP-PKK Kota Bandung masih saja berkontribusi nyata untuk Pemerintah Kota Bandung dalam mewujudkan ketahanan […]

  • Wali Kota Bandung Pastikan Tempat Penitipan Anak Wajib Penuhi Standar Layanan

    Wali Kota Bandung Pastikan Tempat Penitipan Anak Wajib Penuhi Standar Layanan

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai, keberadaan Tempat Penitipan Anak (TPA) atau day care saat ini sangat penting, terutama karena semakin banyak keluarga yang mengandalkan penghasilan dari dua orang tuanya yang harus bekerja. “Sekarang, banyak ibu yang juga harus bekerja, bukan karena gaya-gayaan, tapi karena kebutuhan ekonomi. Maka kehadiran day care […]

expand_less