Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kemoterapi Ditargetkan Masuk Tanggungan BPJS pada 2026, Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Layanan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan kembali digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr. Ghufron Mukti, untuk menyuarakan kebutuhan mendesak warga: layanan kemoterapi harus sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan.

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Siwabessy, Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa, (18/11/2025) itu, dihadiri pula oleh Direktur RSUD R. Syamsudin, S.H., Yanyan Rusyandi, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah. Dari sana, muncul kabar baik yang memberi harapan bagi pasien kanker di Sukabumi.

“Alhamdulillah, usulan agar layanan kemoterapi masuk ke pembiayaan BPJS mendapatkan respons positif. Paling lambat 2026 insyaallah bisa terealisasi,” kata Ayep.

Ia menegaskan, koordinasi harus terus diperkuat. “Saya minta Direktur RSUD Bunut untuk aktif berkomunikasi agar realisasinya tidak mundur,”ucapnya.

Langkah ini dinilai krusial, mengingat biaya kemoterapi kerap menjadi beban berat bagi keluarga pasien. Jika terealisasi, cakupan pembiayaan ini akan menjadi tonggak penting bagi pemerataan layanan kesehatan di daerah.

Ayep juga mengajak masyarakat untuk melihat upaya pemerintah sebagai bagian dari ikhtiar besar yang sedang dibangun Pemkot Sukabumi.

“Kami terus melakukan langkah-langkah untuk kebaikan masyarakat. Dukung terus Wali Kota dan jajarannya,” katanya.

Menurut Ayep, Pemkot Sukabumi berkomitmen memperkuat fasilitas di sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga layanan sosial.

“Semua itu, adalah langkah nyata Sukabumi untuk Indonesia,”pungkas Ayep.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refina Meydinahawa : Paskibraka Untuk Berprestasi

    Refina Meydinahawa : Paskibraka Untuk Berprestasi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tidaklah mudah. Tak hanya mahir baris berbaris, namun membutuhkan mental dan fisik yang kuat. Hal ini juga yang dirasakan oleh Refina Meydinahawa, salah seorang Anggota Paskibraka Kota Bandung 2019. Ia harus berlatih sejak pukul 08.00 WIB hingga menjelang Magrib. Tak hanya kesiapan fisik, ia juga […]

  • Ratusan Bikers Subuhan Datangi Pendopo Walikota Bandung, Mang Oded Kenalkan Program Kang Pisman

    Ratusan Bikers Subuhan Datangi Pendopo Walikota Bandung, Mang Oded Kenalkan Program Kang Pisman

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ratusan bikers dari sejumlah komunitas menyatakan siap mendukung dan melaksanakan sejumlah program yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Salah satunya yaitu program Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan sampah (Kang Pisman). Para bikers yang tergabung dalam Bikers Subuhan tersebut menyatakan kesiapannya saat salat Subuh berjemaah di Pendopo Kota Bandung, Minggu (5/1/2020). Salah seorang bikers, […]

  • Zonasi Masuk Tapi Siswa Tidak Diterima Sekolah, Ratusan Aksi Massa Geruduk Disdik Jabar

    Zonasi Masuk Tapi Siswa Tidak Diterima Sekolah, Ratusan Aksi Massa Geruduk Disdik Jabar

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Aksi Massa lSM Sebanyak 350 massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Jawa Barat mengelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Bandung, Rabu(15/7/2020). Massa tiba di lokasi konvoi dengan mengendarai mobil dan motor pada pukul 10.00 WIB. Mereka juga mendapat pengawalan […]

  • Disdukcapil Kota Bandung Raih Empat Penghargaan Adminduk Prima 2025 Tingkat Provinsi Jawa Barat

    Disdukcapil Kota Bandung Raih Empat Penghargaan Adminduk Prima 2025 Tingkat Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Kota Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam ajang Penghargaan Administrasi Kependudukan yang Profesional, Responsif, Inovatif, Melayani, dan Akuntabel (Adminduk Prima) 2025 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Penilaian Kinerja Adminduk Prima di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Rabu 8 Oktober 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berhasil memborong empat penghargaan […]

  • Solusi Alternatif Honorarium Guru dan TAS Non PNS Dikaji Pemkot Bandung

    Solusi Alternatif Honorarium Guru dan TAS Non PNS Dikaji Pemkot Bandung

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih mengkaji sejumlah solusi  alternatif terkait honorarium bagi guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) non PNS. Pemkot Bandung memastikan, solusi yang bakal dipilih tetap berpegang pada regulasi yang ada. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan pemberian honorarium bagi guru dan TAS non PNS bukan hanya berdasarkan pada […]

  • Hepatitis Akut Misterius, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Lakukan Upaya Pencegahan

    Hepatitis Akut Misterius, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Lakukan Upaya Pencegahan

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Seiring ditemukannya temuan kasus baru penyakit hepatitis akut misterius yang menimpa anak di Jakarta, saat ini Pemerintah Kota Sukabumi telah meningkatkan kewaspadaannya, guna mecegah terjadinya penularan kasus serupa. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Wahyu Handriana mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus hepatitis akut misterius di […]

expand_less