Breaking News
Trending Tags

Safe Deposit Box BRI Bandung Laris Manis, Tingkat Keterisian 80% dan Tersisa Terbatas

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui Branch Office (BO) Bandung Asia Afrika terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan layanan perlindungan aset terbaik bagi nasabah. Salah satu layanan unggulan yang kini semakin diminati adalah Safe Deposit Box (SDB), fasilitas penyimpanan khusus yang dirancang untuk menjaga keamanan dokumen penting dan barang berharga secara maksimal.

Berlokasi di kawasan strategis pusat bisnis Kota Bandung, layanan SDB BRI hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan tempat penyimpanan dengan tingkat keamanan tinggi. Fasilitas ini dilengkapi sistem perlindungan berlapis, tahan api, serta menjamin kerahasiaan penuh, sehingga memberikan rasa aman dan ketenangan bagi nasabah dalam menyimpan aset berharganya.

Tingginya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan ini tercermin dari tingkat keterisian (occupancy rate) yang telah mencapai 80%. Angka tersebut menunjukkan bahwa mayoritas unit SDB telah digunakan, sekaligus menjadi indikator kuat bahwa nasabah semakin sadar akan pentingnya perlindungan aset secara profesional.

Pemimpin Cabang BRI BO Bandung Asia Afrika, Affandi Ahmad, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata kepercayaan besar dari nasabah terhadap kualitas layanan BRI.

“Tingkat keterisian yang mencapai 80% ini menunjukkan bahwa layanan Safe Deposit Box BRI telah menjadi pilihan utama bagi nasabah dalam menjaga aset berharga mereka. Kami memastikan setiap unit dilengkapi sistem keamanan berlapis serta pengawasan 24 jam untuk menjamin privasi dan keamanan optimal,” ujarnya.

Apresiasi Eksklusif untuk Nasabah Wealth Management

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan nilai tambah kepada nasabah setia, BRI juga menghadirkan kebijakan baru terkait biaya sewa SDB, khususnya bagi segmen Wealth Management. Penyesuaian ini mulai berlaku efektif sejak 1 Maret 2026 dan ditujukan bagi nasabah BRI Private serta BRI Prioritas.

Melalui kebijakan terbaru dari Kantor Pusat, nasabah mendapatkan berbagai keuntungan eksklusif, di antaranya:

Nasabah BRI Private, memperoleh fasilitas bebas biaya sewa untuk 3 (tiga) unit SDB dengan tipe tertinggi. Untuk penggunaan unit tambahan, nasabah tetap mendapatkan potongan harga sebesar 50% untuk seluruh tipe ukuran box.

Nasabah BRI Prioritas, mendapatkan fasilitas bebas biaya sewa untuk 1 (satu) unit SDB dengan tipe tertinggi. Sementara untuk unit tambahan berikutnya, juga diberikan diskon sebesar 50% untuk semua tipe ukuran.

Affandi Ahmad menjelaskan bahwa kebijakan ini dirancang untuk memastikan seluruh nasabah Wealth Management dapat merasakan manfaat layanan SDB secara optimal dan merata, sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang antara BRI dan nasabah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap nasabah, khususnya di segmen Prioritas dan Private, mendapatkan pengalaman layanan terbaik. Penyesuaian ini merupakan bagian dari strategi kami dalam meningkatkan value serta kenyamanan nasabah,” tambahnya.

Ketersediaan Terbatas, Nasabah Diimbau Segera Memanfaatkan

Dengan tingkat keterisian yang telah mencapai 80%, saat ini ketersediaan unit Safe Deposit Box di BRI BO Bandung Asia Afrika hanya tersisa sekitar 20%. Kondisi ini mendorong pihak BRI untuk mengimbau nasabah agar segera memanfaatkan fasilitas tersebut sebelum kapasitas terpenuhi.

“Kami mengundang para nasabah, khususnya nasabah Prioritas dan Private, untuk segera memanfaatkan fasilitas ini. BRI berkomitmen untuk terus menjadi mitra terpercaya dalam menjaga dan melindungi aset berharga, baik untuk kebutuhan keluarga maupun bisnis,” pungkas Affandi Ahmad.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai prosedur penyewaan, pilihan ukuran box, serta ketersediaan unit, dapat langsung mengunjungi Kantor Cabang BRI Bandung Asia Afrika yang berlokasi di Jalan Asia Afrika No.57–59, Bandung, atau menghubungi layanan nasabah pada jam operasional. (***)

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Libur Panjang, Satgas Polres Sukabumi Kota Pantau Terus Stok Pangan

    Jelang Libur Panjang, Satgas Polres Sukabumi Kota Pantau Terus Stok Pangan

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota terus melakukan pengawasan terkait ketersediaan pangan menjelang libur natal dan tahun baru. Hingga saat ini, semua stok bahan pokok penting (Bapokting) tergolong cukup tersedia.”Setiap hari kita lakukan pengecekan stok pangan. Alhamdulillah semeuanya masih tersedia,”ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, usai melakukan kegiatan panen sorgum di Kampung Babakan Ranji, Desa […]

  • DPRD Tunjang Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah

    DPRD Tunjang Peningkatan Kualitas Pengelolaan Keuangan Daerah

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    KET: Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Wali Kota Bandung Yana Mulyana menghadiri Penyerahan LHP Kepatuhan atas Belanja Modal, di Ruang Rapat BPK Perwakilan Provinsi Jabar, Jln. Moh. Toha, Bandung, Kamis (5/1/2023). Ridwan/Humpro DPRD Kota Bandung. BANDUNG, — Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., menghadiri Penyerahan LHP Kepatuhan […]

  • TPT Sungai Ciberes Tak Kunjung Selesai, Desa Gunungsari Terendam Lagi

    TPT Sungai Ciberes Tak Kunjung Selesai, Desa Gunungsari Terendam Lagi

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    CIREBON – Desa Gunungsari Kecamatan Waled terendam lagi pada Minggu-Senin (22-23/01/2023). Ini banjir yang kesekian kali untuk desa berpenduduk sekitar 9.000 jiwa di Kabupaten Cirebon tersebut. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady menyatakan banjir tersebut akibat penanganan Sungai Ciberes yang tak beres-beres. Pernyataan itu disampaikannya kepada media menanggapi kondisi banjir yang melanda desa […]

  • Luhut Apresiasi Pengelolaan IPAL Bojongsoang

    Luhut Apresiasi Pengelolaan IPAL Bojongsoang

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Bojongsoang Kabupaten Bandung. Hal itu ia ungkapkan saat meninjau IPAL Bojongsoang yang dikelola oleh PDAM Tirtawening Kota Bandung, Selasa 15 Maret 2022. “Saya ucapkan terimakasih juga kepada pihak yang terus berupaya mendukung program ini […]

  • Pos Indonesia Jadi Tuan Rumah Asia Pacific Post (APP) ePacket

    Pos Indonesia Jadi Tuan Rumah Asia Pacific Post (APP) ePacket

    • calendar_month Kamis, 16 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Indonesia menjadi tuan rumah dalam gelaran Asia Pacific Post (APP) ePacket Steering Committee Meeting & Workshop 2023 di Hotel Aston Priority Simatupang, 8-10 Februari 2023. Pertemuan itu dihadiri oleh 28 penyelenggara pos se-Asia Pasifik, membahas tentang isu-isu seputar ePacket, seperti evaluasi kinerja tahun 2022, bisnis plan 2023, penyesuaian fitur agar lebih bersaing […]

  • Terkendala Akses Informasi, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Program Pikobar

    Terkendala Akses Informasi, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Program Pikobar

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hadirnya sejumlah fitur dalam program aplikasi Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) yang bertujuan untuk menyajikan data, dan informasi terkait penyebaran dan pencegahan covid-19  dinilai belum sepenuhnya dapat dipahami oleh masyarakat khususnya di daerah pedesaan. Berbeda dengan masyarakat di perkotaan, terbatasnya akses informasi dan sarana pendukung menjadi salah satu penyebab, […]

expand_less