Bank BJB Perkuat Tata Kelola, Pemkot Sukabumi Nikmati Kenaikan Dividen
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menegaskan komitmennya dalam memperkuat kinerja bank daerah, setelah menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk yang digelar di Bale Pakuan, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026).
Dalam forum tersebut, pemegang saham menyepakati sejumlah keputusan strategis, mulai dari pengesahan laporan tahunan, penetapan penggunaan laba bersih, pembagian dividen, hingga perombakan jajaran direksi dan komisaris sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki yang turut hadir menyatakan, hasil RUPS menunjukkan kinerja perseroan yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi. Salah satu indikatornya adalah pembagian dividen yang mencapai sekitar Rp900 miliar kepada seluruh pemegang saham.
“Alhamdulillah, rapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan penting, termasuk penunjukan direktur utama baru serta jajaran komisaris,”ujar Ayep dikutip dari situs resmi pemkotsukabumi..
Ia mengungkapkan, dari total dividen tersebut, Kota Sukabumi memperoleh bagian sebesar Rp3,51 miliar. Nilai ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dan dinilai strategis dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah.
“Ini menjadi tambahan modal penting bagi Kota Sukabumi ke depan,” katanya.
RUPS juga menetapkan sejumlah nama dalam jajaran komisaris, termasuk Susi Pudjiastuti sebagai komisaris independen. Penunjukan ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat kredibilitas dan independensi pengawasan perusahaan.
Namun demikian, tantangan ke depan dinilai tidak ringan. Bank BJB dituntut meningkatkan daya saing di tengah kompetisi industri perbankan yang semakin ketat, sekaligus menjaga kualitas aset dan ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Ayep menegaskan, sebagai pemegang saham, pemerintah daerah tidak hanya berperan pasif, tetapi harus aktif mendorong pertumbuhan kinerja bank, khususnya di tingkat cabang.
“Kami akan terus bersinergi dengan pimpinan Cabang Sukabumi untuk meningkatkan aset. Kepala daerah harus ikut memajukan bank milik daerahnya sendiri,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar