Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wujud Kepedulian Nyata, Pemkot Sukabumi Naikkan Anggaran Insentif Warga Jadi Rp22 Miliar pada 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 19 menit yang lalu
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Sukabumi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan pelayanan publik melalui kenaikan anggaran program unggulan berbasis insentif masyarakat pada tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data pemerintah daerah, total alokasi anggaran insentif dan operasional masyarakat naik dari Rp19,516 miliar pada 2025 menjadi Rp22,024 miliar pada 2026. Kenaikan lebih dari Rp2,5 miliar tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik di tingkat akar rumput sekaligus memperluas jaring pengaman sosial masyarakat.

Berikut adalah rincian alokasi anggaran Program Unggulan Insentif Kota Sukabumi:

Program Unggulan Realisasi Anggaran 2025 (Rp) Alokasi Anggaran 2026 (Rp)
Insentif Marbot dan Guru Ngaji 2.685.000.000 2.685.000.000
Insentif Linmas 2.530.400.000 2.530.000.000
Insentif RT-RW 11.416.900.000 12.454.800.000
Operasional Posyandu 2.884.000.000 4.355.000.000
TOTAL 19.516.300.000 22.024.800.000

Kenaikan anggaran terbesar terjadi pada operasional Posyandu yang melonjak dari Rp2,88 miliar menjadi Rp4,35 miliar. Anggaran tersebut difokuskan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Selain itu, insentif RT/RW sebagai ujung tombak pelayanan warga juga meningkat sekitar Rp1,03 miliar menjadi Rp12,45 miliar. Penyesuaian tersebut dilakukan karena insentif Januari dan Februari 2025 masih menggunakan besaran lama.

Sementara itu, pemerintah daerah tetap mempertahankan alokasi anggaran bagi insentif marbot dan guru ngaji sebesar Rp2,68 miliar serta insentif Linmas sebesar Rp2,53 miliar.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para penggerak masyarakat yang selama ini berperan langsung menjaga kenyamanan dan pelayanan publik di lingkungan warga.

“Program ini bukan sekadar bantuan angka, melainkan bentuk apresiasi tertinggi pemerintah atas dedikasi tanpa lelah dari para Ketua RT/RW, petugas Linmas, kader Posyandu, serta marbot dan guru ngaji yang menjadi fondasi kenyamanan Kota Sukabumi,” ujar Andang, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, peningkatan insentif dan operasional diharapkan mampu mendorong kualitas pelayanan masyarakat menjadi lebih optimal.

“Kami berharap peningkatan operasional dan insentif ini berbanding lurus dengan kualitas pelayanan warga yang semakin prima,” katanya.

Ia menegaskan, Pemkot Sukabumi berkomitmen memastikan penyaluran anggaran dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran guna mendukung terwujudnya kota yang religius, nyaman, dan sejahtera.

Selain program insentif, Pemkot Sukabumi juga telah merealisasikan sejumlah program unggulan lain, antara lain Home Care, Ambulans Gratis, Puskesmas Gratis, Menata Kebaikan Tech, dan Ngopy.

Andang menambahkan, seluruh program unggulan yang telah dijanjikan pemerintah daerah akan dilaksanakan secara bertahap selama masa jabatan lima tahun.

“Secara perlahan semua program unggulan yang telah dijanjikan akan terus dilaksanakan selama lima tahun masa jabatan yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata Andang, Pemkot Sukabumi memastikan program P2RW tetap dilaksanakan pada 2025 dengan anggaran Rp8,9 miliar. Namun pada 2026 program tersebut untuk sementara ditunda akibat pemangkasan anggaran sebesar Rp158,5 miliar.

“Pemerintah daerah berencana kembali melaksanakan program P2RW pada perubahan anggaran 2026, sambil menunggu tambahan dana transfer dari pemerintah pusat,”pungkas Andang.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pos Indonesia Tindak Keras Pelaku Judi Online

    Pos Indonesia Tindak Keras Pelaku Judi Online

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG ,Mbinews – Pos Indonesia tegaskan komitmennya dalam pemberantasan kegiatan judi, baik yang bersifat luring maupun online (judol). Sebagai langkah pencegahan, perusahaan aktif menyosialisasikan larangan judi kepada seluruh karyawan. Perusahaan berharap seluruh Insan Pos tidak terjerumus ke dalam “lingkaran setan” judi online. Survei Populix 2023 berjudul “Understanding the Impact of Online Gambling Ads Exposure” menunjukkan […]

  • Lewat “Bandung Tanginas” Kota Bandung Raih Juara 1 Kota Inovasi Terbaik

    Lewat “Bandung Tanginas” Kota Bandung Raih Juara 1 Kota Inovasi Terbaik

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Program unggulan Kota Bandung yaitu Bandung Tanginas (Bandung Tanggap Stunting dengan Pangan Aman dan Sehat) sukses meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rabu 30 Maret 2022. Bandung Tanginas dinilai sukses menekan angka stunting di Kota Bandung. Bandung Tanginas merupakan program edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara mencegah stunting. Bandung Tanginas […]

  • Goalpara Hills Gelar Pemilihan Unit Perumahan Secara Online di Medsos

    Goalpara Hills Gelar Pemilihan Unit Perumahan Secara Online di Medsos

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Perusahaan pengembang properti Setiabudiland terus melakukan inovasi dalam memasarkan produk terbaiknya. Meskipun pada masa pandemi Covid-19 saat ini, perusahaan yang saat ini tengah mengembangkan proyek perumahan di Jalan Goalpara KM 6, Limbangan, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi tersebut, tetap bertahan. Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Setiabudiland Ryan Pratama, Senin (29/9/2021). “Dengan […]

  • Satgas Covid-19 Kota Bandung Pastikan Penuhi Layanan Selama Pademi

    Satgas Covid-19 Kota Bandung Pastikan Penuhi Layanan Selama Pademi

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 memastikan akan berusaha menunjang pelayanan kepada masyarakat selama pendemi Covid-19. Tak hanya fasilitas, tetapi juga kesiapan tenaga kesehatan. (nakes). Oleh karenanya, Satgas Covid-19 selalu menyeimbangkan antara fasilitas dengan nakes. “RSKIA diminta menambah tempat tidur. Mungkin tempatnya ada, nakesnya yang belum menunjang. Nanti saya tanyakan, mudah – mudahan bisa, nakes […]

  • Pemkot Bandung Apresiasi Gerindra  Bantu Warga Terdampak Pademi

    Pemkot Bandung Apresiasi Gerindra Bantu Warga Terdampak Pademi

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi pihak-pihak yang masih peduli terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan DPC Partai Gerindra Kota Bandung dengan memberikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak di Kota Bandung. Gerindra melaksanakan itu dalam rangkaian ulang tahun ke-13. “Sangat banyak yang terkenda dampak sosial dan ekonomi. Alhamdulillah dalam […]

  • Inovatif, Mahasiswa UMMI Jawab Era 4.0 Untuk Petani Sukabumi

    Inovatif, Mahasiswa UMMI Jawab Era 4.0 Untuk Petani Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi jawab persoalan petani dalam menghadapi Era revolusi industri 4.0. Mahasiswa Pertanian Sukses membuat aplikasi E-das untuk menjual hasil pangan para petani. Aplikasi E-das atau Electronic Development Agribusiness Syariah merupakan aplikasi sejenis toko online yang menyediakan bahan pokok hasil pertanian yang prudkanya diambil dari […]

expand_less