Disdik Kota Sukabumi Matangkan Mekanisme SPMB 2026, Fokus pada Transparansi
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Senin, 1 Jun 2026
- visibility 57
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sukabumi mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Tahapan awal dilakukan melalui sosialisasi serta penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan SPMB jenjang SMA/SMK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Disdik Kota Sukabumi, Novian Restiadi, mengatakan pihaknya saat ini masih fokus melakukan konsolidasi untuk pelaksanaan SPMB jenjang TK, SD, dan SMP sederajat.
“Untuk jenjang TK, SD, dan SMP sederajat, kami masih melakukan konsolidasi terlebih dahulu terkait kesiapan pelaksanaan SPMB,” ujar Novian, Senin (18/5/2026).
Menurut Novian, sebelum pelaksanaan dibuka, Disdik Kota Sukabumi akan lebih dulu melakukan audiensi dengan DPRD serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Setelah itu, sosialisasi kepada masyarakat akan dilakukan secara bertahap.
“Diawali dengan audiensi DPRD, kemudian pemangku kepentingan lainnya, dan setelah itu dilanjutkan sosialisasi kepada masyarakat,”katanya.
Ia menjelaskan, SPMB 2026/2027 akan menggunakan sistem berbasis aplikasi dengan empat jalur seleksi, yaitu domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
“Ada empat jalur seleksi yang akan diterapkan dalam sistem penerimaan murid baru nanti,”jelasnya.
Namun demikian, Disdik Kota Sukabumi belum mengumumkan secara resmi jadwal pembukaan pendaftaran. Informasi lebih lanjut akan disampaikan dalam waktu dekat setelah seluruh tahapan persiapan selesai.
“Untuk jadwalnya nanti akan kami sampaikan secara resmi,”ujarnya.
Terkait isu praktik siswa titipan yang kerap muncul dalam proses penerimaan peserta didik baru, Novian menegaskan sistem berbasis aplikasi diharapkan dapat memperkuat transparansi dan mengurangi potensi kecurangan.
“Dengan sistem berbasis aplikasi dan empat jalur seleksi ini, kami berharap proses penerimaan murid baru bisa lebih transparan dan akuntabel,”katanya.
SPMB 2026 di Kota Sukabumi, sambung Novian, menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem penerimaan siswa yang lebih objektif, transparan, dan berbasis digital.
“Kami ingin SPMB 2026 lebih objektif, transparan, dan berbasis sistem digital,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar