Breaking News
Trending Tags

Margin Error DTSEN Masih 13 Persen, Soni Daniswara Minta Perbaikan Data Dipercepat

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Soni Daniswara, menegaskan pentingnya peningkatan akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan berbagai program bantuan dan perlindungan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut disampaikan Soni saat menghadiri kegiatan Sosialisasi DTSEN di Kantor Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Jumat (19/6/2026). Menurutnya, kualitas data menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan sosial hingga layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Berdasarkan data per Mei 2026, jumlah penduduk Kota Bandung tercatat mencapai sekitar 2,6 juta jiwa. Namun demikian, masih terdapat margin error sekitar 13 persen atau setara dengan kurang lebih 200 ribu jiwa dan 75 ribu kepala keluarga yang berpotensi belum terdata secara optimal.

“Kalau margin error masih berada di angka 13 persen, tentu masih ada potensi ketidaktepatan sasaran. Idealnya angka tersebut bisa ditekan di bawah 10 persen, bahkan lebih baik lagi jika berada di bawah 8 persen, sehingga data yang dimiliki pemerintah benar-benar dapat digunakan secara optimal,” ujar Soni.

Ia menjelaskan, sejumlah kelompok masyarakat memiliki risiko tinggi tidak tercatat secara akurat dalam sistem DTSEN. Kelompok tersebut antara lain penyandang disabilitas yang berada dalam pengasuhan khusus, warga yang tinggal di panti sosial atau yayasan, warga binaan pemasyarakatan, hingga masyarakat yang berdomisili tidak sesuai dengan alamat yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK).

Selain itu, mahasiswa, pekerja, maupun individu yang tinggal di luar alamat sesuai data administrasi kependudukan juga menjadi kelompok yang berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian data.

“Mahasiswa, pekerja, maupun individu yang tinggal di luar alamat sesuai KK juga menjadi kelompok yang rentan menimbulkan margin error dalam DTSEN,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Soni juga menyoroti banyaknya pertanyaan masyarakat terkait perubahan status desil dalam DTSEN yang berpengaruh terhadap akses berbagai program bantuan sosial, termasuk kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Ia menegaskan bahwa penentuan status desil merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, sementara pemerintah daerah hanya berperan dalam proses verifikasi dan penyampaian data yang ada di lapangan.

“Dinas Sosial Kota Bandung tidak menentukan naik atau turunnya desil masyarakat. Keputusan tersebut berada di pemerintah pusat. Karena itu masyarakat perlu memahami faktor-faktor yang menjadi dasar perubahan desil,” jelasnya.

Soni mengimbau masyarakat untuk aktif memeriksa dan memperbarui data kependudukan yang dimiliki. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, warga diminta segera melaporkannya kepada perangkat kewilayahan atau instansi terkait agar dapat dilakukan perbaikan data.

Ia juga mengajak seluruh unsur kewilayahan, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW, untuk memperkuat kolaborasi dalam proses pemutakhiran data masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meminimalkan terjadinya inclusion error maupun exclusion error dalam penyaluran bantuan sosial.

“Validitas data menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Karena itu diperlukan partisipasi semua pihak untuk memastikan data yang dimiliki pemerintah semakin akurat,” tegasnya.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Terima Aspirasi Paskibar Laskar Kiansantang Terkait Reklame

    DPRD Kota Bandung Terima Aspirasi Paskibar Laskar Kiansantang Terkait Reklame

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi A DPRD Kota Bandung menggelar audiensi dengan DPD Paskibar Laskar Kiansantang di Gedung DPRD Kota Bandung pada Selasa (16/7/2024). Dalam pertemuan tersebut, Paskibar Laskar Kiansantang menyoroti perlunya kepastian hukum mengenai pemasangan reklame di Kota Bandung, karena banyak reklame yang dianggap melanggar peraturan yang ada. Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, […]

  • Pemkot Sukabumi Terus Lakukan Pengendalian Inflasi

    Pemkot Sukabumi Terus Lakukan Pengendalian Inflasi

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Secara umum, inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus melakukan pengendalian terhadap inflasi agar selalu terjaga. Salah satu langkah kongrit yang dilakukanya, diantaranya, bansos penyediaan beras kesejatreaan daerah (Rastrada) atau program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah, memanfaatkan […]

  • Ketua Setgab Paslon Fahmi-Dida Desak KPU Berindak, Terkait Fenomena “Syahadat Gocip” di Kota Sukabumi

    Ketua Setgab Paslon Fahmi-Dida Desak KPU Berindak, Terkait Fenomena “Syahadat Gocip” di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinew.id – Fenomena kampanye politik yang melibatkan pelafalan dua kalimat syahadat disertai pemberian uang Rp50 ribu, atau yang akrab disebut “Syahadat Gocip,” menjadi sorotan tajam di Kota Sukabumi. Praktik ini dilaporkan dilakukan oleh tim salah satu pasangan calon (paslon) wali kota Sukabumi, khususnya paslon nomor urut dua. Ketua Sekretariat Gabungan (Setgab) Paslon Achmad Fahmi-Dida Sembada, […]

  • 9 Desember 2020 Hari Penentu, Djamu : Ide Dan Konsep  Nomor Urut 1 Terukur, Maka Paslon No.1 Ini lebih Unggul

    9 Desember 2020 Hari Penentu, Djamu : Ide Dan Konsep Nomor Urut 1 Terukur, Maka Paslon No.1 Ini lebih Unggul

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG,  MBInews.id – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung hanya menunggu hari, bahkan masa kampanye akan berakhir dalam hitungan jam. Setelah masuk 6 Desember, pihak manapun tidak diperkenankan melakukan kampanye. Pengamat Politik dan Pemerintahan dari Universitas Nurtanio, Djamu Kertabudi, mengatakan masa kampanye merupakan titik akhir dari perjuangan politik pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk […]

  • IPPNU Jabar Konferwil ke – XVI Di Ponpes Darul Ma’arif : Ajak Milenial & Santri Kurangi Sampah

    IPPNU Jabar Konferwil ke – XVI Di Ponpes Darul Ma’arif : Ajak Milenial & Santri Kurangi Sampah

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBInews.id – Ikatan Pelajar Putri Nadlatul Ulama (IPPNU) Jabar Konferwil ke-XVI di darul ma’arif kabupaten bandung untuk menjadikan IPPNU Jawa Barat sebagai wadah aktualisasi pelajar dalam mengawal kader Islam Konferensi Wilayah IPPNU Penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih pesantren darul Ma’arif dipilih sebagai tempat Konferwil IPPNU ini yang dipilih lokasi  ini menjadi kebanggan tersendiri […]

  • Gelar Rapid Rest, Dinkes Kota Bandung Terus Melacak Terhadap Temuan Covid-19 Di Tiga Pasar Tradisional

    Gelar Rapid Rest, Dinkes Kota Bandung Terus Melacak Terhadap Temuan Covid-19 Di Tiga Pasar Tradisional

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung terus melacak terhadap temuan kasus positif Covid-19 di tiga pasar tradisional dengan menggelar rapid test. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus. Saat ini Dinkes telah selesai melakukan rapid test terhadap para pedagang di Pasar Leuwipanjang. “Kita sudah lakukan di Leuwipanjang. Semua sekitar 150 pedagang. Hasilnya ada 4 […]

expand_less