Breaking News
Trending Tags

DPK Tembus Rp10 Triliun: Pemkot Sukabumi–OJK Jabar Genjot Pembiayaan 55 Ribu UMKM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Ketimpangan antara likuiditas perbankan dan penyaluran kredit produktif menjadi sorotan dalam pertemuan Pemerintah Kota Sukabumi dengan Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat di Kantor OJK Jabar, Jalan Dago, Selasa (3/3/2026). Di tengah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah melampaui Rp10 triliun, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Sukabumi justru masih tertinggal—peringkat 25 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menargetkan pertumbuhan ekonomi kota yang kini berada di level 5,32% dapat terdongkrak hingga 8% secara bertahap. Namun, ia mengakui hambatan struktural pada fungsi intermediasi perbankan.

“Likuiditas perbankan kita sangat besar, tetapi kredit yang mengalir ke sektor produktif belum sebanding. Jika intermediasi tidak optimal, pertumbuhan ekonomi akan berjalan di tempat,” ujar Ayep.

Menurutnya, akselerasi pembiayaan bagi lebih dari 55 ribu pelaku UMKM menjadi kunci agar dana masyarakat yang tersimpan di bank kembali berputar di sektor riil. Tanpa dorongan pembiayaan produktif, potensi ekonomi daerah berisiko stagnan.

Sebagai langkah konkret, Pemkot mendorong inovasi pembiayaan melalui dana kebajikan, pengelolaan wakaf produktif, hingga skema Qordhul Hasan sebagai tahap inkubasi bagi usaha mikro sebelum mengakses kredit perbankan formal.

Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, menyambut inisiatif tersebut dan menilai pendekatan inkubatif penting untuk meningkatkan kelayakan usaha (bankable) pelaku UMKM.

“Dari lebih 55 ribu UMKM di Kota Sukabumi, baru sekitar 23 ribu yang mengakses pembiayaan perbankan. Ini menunjukkan ruang peningkatan inklusi keuangan masih sangat besar. Perbankan perlu lebih agresif, tentu dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian,” tegas Darwisman.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), OJK akan memperkuat ekosistem pembiayaan terintegrasi, termasuk mendorong sektor unggulan seperti peternakan domba dan kambing melalui program kurban ASN, pengembangan susu sapi perah berbasis koperasi nasional, serta budidaya telur dan pisang.

Sinergi ini diharapkan tak sekadar menambah angka kredit tersalurkan, tetapi juga memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Di tengah likuiditas perbankan yang melimpah namun belum sepenuhnya mengalir ke sektor produktif, kolaborasi Pemkot Sukabumi dan OJK Jabar menjadi ujian konkret, apakah sektor keuangan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah, atau tetap berhenti sebagai penghimpun dana semata. ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei Kepuasan Naik Jadi 66 Persen, Wali Kota Bandung Ingatkan Masih Banyak PR

    Survei Kepuasan Naik Jadi 66 Persen, Wali Kota Bandung Ingatkan Masih Banyak PR

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengalami peningkatan. Berdasarkan survei Badan Litbang Kompas pada 2–5 Juli 2025, kepuasan warga naik dari 44 persen pada awal masa pemerintahan menjadi 66 persen. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan rasa syukur sekaligus mengingatkan bahwa tantangan Pemkot Bandung masih berat. Peningkatan kepuasan ini, […]

  • Hasil Evaluasi GTPP Prov Jabar, Pemkot Bandung Wacanakan Cek Poin Di Batas Kota

    Hasil Evaluasi GTPP Prov Jabar, Pemkot Bandung Wacanakan Cek Poin Di Batas Kota

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Hasil evaluasi dan kajian Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 (GTPP) Provinsi Jawa Barat menunjukkan adanya urgensi untuk memberlakukan kembali cek poin di perbatasan Kota Bandung. Hal itu untuk menjaga agar pandemi Covid-19 di Kota Bandung tetap terkendali. Untuk itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyatakan juga akan segera berkoordinasi dengan Forum Komunikasi […]

  • BIORA Siap, Luncurkan Film Layar Lebar  “Senyum Sabyan”

    BIORA Siap, Luncurkan Film Layar Lebar “Senyum Sabyan”

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Salah satu karya anak bangsa Bioskop Rakyat Indonesia (Biora) kembali akan meluncurkan  film Layar Lebar dengan judul “Senyum Sabyan”tentang edukasi yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan , Budaya dan kekayaan Nusantara Indonesia. Biora akan mengeksplor film tentang kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yaitu Program Pemerintah Kota Bandung, Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan ( Kang Pisman) […]

  • Wali Kota Sukabumi Lepas Jemaah Haji 2026, Soroti Pemerataan Masa Tunggu Haji

    Wali Kota Sukabumi Lepas Jemaah Haji 2026, Soroti Pemerataan Masa Tunggu Haji

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara resmi melepas keberangkatan 18 jemaah calon haji asal Kota Sukabumi untuk musim haji 1447 H/2026 M. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (7/5/2026). Pelepasan tersebut, dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, para […]

  • PAD Kota Sukabumi Naik 155 Persen? DPRD Minta Pemkot Ungkap Data Riil

    PAD Kota Sukabumi Naik 155 Persen? DPRD Minta Pemkot Ungkap Data Riil

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Inggu Sudeni, menyoroti dan menyesalkan pernyataan Wali Kota Sukabumi yang disampaikan melalui Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP), terkait klaim adanya kenaikan signifikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi tahun 2025, Sabtu (01/11/2025). Menurut Inggu, pernyataan tersebut perlu dikaji lebih dalam […]

  • Komisi A DPRD Kota Bandung Radea Respati: Pencegahan dan Pemberantasan Barang Ilegal Berdampak Baik bagi PAD Kota Bandung

    Komisi A DPRD Kota Bandung Radea Respati: Pencegahan dan Pemberantasan Barang Ilegal Berdampak Baik bagi PAD Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menghadiri undangan Satpol PP Kota Bandung, pada acara Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN), dan Barang Bukti Hasil Penindakan (BHP) berupa 3,2 juta batang rokok serta 2047 botol minuman mengandung etil alkohol ilegal, di Halaman Kantor Satpol PP Kota Bandung, […]

expand_less