Breaking News
Trending Tags

Tika Sulap Tempat Pengolahan Sampah Jadi Lokasi Berswafoto Ria

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Percaya atau tidak, Kota Bandung ternyata memiliki spot wisata dan berswafoto ria di tengah lokasi pengolahan sampah.

Di Kelurahan Sukamulya Kecamatan Cinambo, Kota Bandung tepatnya RW 01, Anda bisa melihat langsung bagaimana warga mengelola lokasi pengolahan sampah menjadi menarik.

Di sepanjang jalannya dihiasi mural motivasi, lalu ada payung-payung kecil yang menggantung menambah nilai estetik dari kawasan ini. Selain itu, ada pula pojok Kang Pisman untuk memilah dan mengolah sampah dari warga di sekitar.

Digagas oleh Duta Kang Pisman dan Ketua Kawasan Bebas Sampah (KBS) Kecamatan Cinambo, Tika Surtika Harti memulai langkahnya untuk melestarikan lingkungan sejak 1997.

Berkat usaha dan kerja kerasnya, wilayah tempat tinggalnya di RW 01 Sukamulya berhasil memperoleh beberapa apresiasi dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Rabu, 18 Mei 2022

Untuk menginspirasi kita, Tika membagikan kisah perjuangannya selama ini untuk menciptakan Kota Bandung bebas dari sampah.

“Dari tahun 1997 saya sudah jadi kader penggerak lingkungan. Saya sendiri dulu korban banjir akibat sampah. Lalu, melihat kejadian TPS Leuwigajah meledak membuat saya berpikir, seandainya tidak semua sampah dibuang ke TPS, masalah seperti yang saya alami dan kita lihat pasti tidak akan terjadi,” ungkap Tika.

Setelah itu, akhirnya di tahun 2010, ia pun mulai menyeriusi pergerakan ini bersama rekan-rekan sejawatnya dalam satu organisasi lingkungan. Pergerakannya pun semakin luas sampai ke masyarakat se-Kecamatan Cinambo.

Dari rumah ke rumah dengan tekun ia dan rekan-rekannya memberikan edukasi pada warga. Tika mengakui, jika mengubah kebiasaan masyarakat bukanlah perkara yang mudah.

“Ya namanya juga masyarakat ya, ada yang terima, ada juga yang judes. Tapi kita terus dampingi untuk mau berubah. Apalagi kawasan kami ini termasuk sering jadi tempat lalu lalang orang dari daerah lain karena di depan ada RSUD Ujungberung,” jelasnya.

Demi mengurangi jumlah sampah, Tika memutuskan untuk tidak menyediakan tempat sampah di sekitar daerahnya. Sebab, banyak masyarakat luar yang masih belum memahami cara pilah sampah dengan benar.

“Kalau ada tempat sampah, malah seperti memberikan peluang untuk orang-orang memproduksi sampah. Padahal, harapan saya, daerah ini hanya menghasilkan sampah residu 10 persen yang dibuang ke TPS. Meski memang sampai sekarang sampah residu ke TPS itu 40 persen setelah kita pilah dan olah,” jelasnya.

Maka dari itu, Tika mengajak warga di lingkungannya untuk menciptakan Kawasan Bebas Sampah (KBS) terintegrasi yang terdiri dari pojok Kang Pisman, Bank Sampah Sukarela, perpustakaan mini, urban farming, dan posyandu. Semua warga pun wajib ikut terlibat.

“Karena itu di lingkungan ini unggulannya semua warga adalah pemilah dan pengolah sampah. Kami juga ada perpustakaan mini yang buku-bukunya dari warga juga. Buku yang masih layak, tapi sudah tidak dibutuhkan, kita kumpulkan dan jadikan perpustakaan mini di sini,” papar Tika.

Terkait Bank Sampah, ia menjelaskan, konsepnya berbeda dari kebanyakan bank sampah lain. Di sini, warga sukarela memberikan sampah daur ulangnya tanpa memperoleh uang sepeserpun.

“Hasil penjualan dari Bank Sampah ini kita salurkan untuk bantuan makanan pada balita dan lansia. Jadi bukan komersil seperti bank sampah pada umumnya,” tuturnya.

Hal menarik lainnya dari kawasan ini adalah tempat pengolahan sampah yang justru tidak ditemukan wujud dan bau sampah. Malah lokasinya sangat menarik untuk dijadikan tempat berswafoto.

Istri Wali Kota Bandung, Yunimar Mulyana juga sempat berkunjung dan berfoto di KBS RW 01 Sukamulya.

“Tempat ini namanya Kawasan Bebas Sampah Pojok Kang Pisman Tempat Pengolahan Sampah, tapi kita tidak menemukan sampah. Malah kalau masuk ke sini juga tidak ada aroma bau busuk sampah. Bu Yunimar pernah main ke sini dan bilang, ‘Kok seperti lagi di luar negeri ya, Bu?’,” cerita Tika pada Humas Bandung.

Tika mengaku, tentunya semua kebaikan ini bisa berjalan berkat kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari tingkat RW, kelurahan, kecamatan, dan terutama Dinas DLH Kota Bandung.

“Kita sering diskusi, berbagi solusi atas masalah yang masih menjadi tantangan sampai saat ini. DLH juga memberikan fasilitas pendampingan untuk kami,” katanya.

Peran para pemuda di wilayahnya juga menjadi salah satu kunci keberhasilan KBS di Sukamulya. Tika mengatakan, ia kerap melibatkan karang taruna untuk membantu terlibat dalam memilah sampah.

“Bukan cuma itu, kami juga menyasar kreativitas anak muda di sini. Saya ajak mereka untuk bantu sosialisasi Kang Pisman lewat mural dengan pesan-pesan motivasi,” katanya.

“Biasanya mereka akan tanya, apa itu Kang Pisman. Nah, di situlah kita mulai masuk menjelaskan tentang program ini ke mereka,” imbuhnya.

Meski langkah ini masih kecil, tapi Tika berharap lingkungan tempat tinggalnya di RW 01 Sukamulya bisa menjadi percontohan bagi daerah lainnya. Dengan begitu, permasalahan sampah di Kota Bandung bisa teratasi sedikit demi sedikit. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Sukabumi Gelar Vaksinasi Berbasis Kewilayahan

    Pemkot Sukabumi Gelar Vaksinasi Berbasis Kewilayahan

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi berbasis kewilayahan, yang dilakukan serentak di tujuh kecamatan di Kota Sukabumi, Sabtu (9/10/2021). Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, didampingi oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, beserta jajaran unsur Forkopimda Kota Sukabumi lainnya, melakukan peninjauan ke beberapa titik […]

  • Dispangtan Kota Bandung Terjunkan 100 Satgas Pemeriksa Hewan Kurban

    Dispangtan Kota Bandung Terjunkan 100 Satgas Pemeriksa Hewan Kurban

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemeriksa Hewan Kurban Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai terjunkan ke lapangan. Tim beranggotakan 100 petugas gabungan dari Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) serta relawan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat, akan bekerja hingga 3 Agustus 2020. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap selain memastikan hewan kurban […]

  • Parkir Teras Cihampelas, Pemkot Bandung Gagal Paham dan Rampas Hak Pelaku Usaha

    Parkir Teras Cihampelas, Pemkot Bandung Gagal Paham dan Rampas Hak Pelaku Usaha

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Folmer Siswanto S, menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung keliru, dan gagal paham terkait rencana penyediaan kantong parkir Teras Cihampelas. Menurutnya rencana Pemkot Bandung bekerjasama dengan mall dan hotel untuk kantong parkir Teras Cihampelas dinilai keliru dan gagal paham karena hal itu menyelesaikan masalah dengan masalah “Konsep […]

  • Bandung Berbagi Sudah Menjalar Ke 18 Kelurahan

    Bandung Berbagi Sudah Menjalar Ke 18 Kelurahan

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Gerakan Bandung Berbagi yang diinisiasi oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial kini sudah menyebar ke 18 kelurahan di Kota Bandung. Di antaranya di Kelurahan Tamansari, Kelurahan Kacapiring, Kelurahan Cisaranten Kulon. Selain itu, Bandung berbagi juga bisa ditemui di wilayah Kelurahan Cisaranten Endah, Kelurahan Babakan Sari, Kelurahan Burangrang, Kelurahan Cisaranten Wetan, Kelurahan […]

  • Pemkot Bandung Gelar  Subuh Berjamaah Akbar, Serasa Di Makkah

    Pemkot Bandung Gelar Subuh Berjamaah Akbar, Serasa Di Makkah

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id -Dalam merayakan Hari Jadi ke-209 Kota Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar acara salat Subuh Berjamaah Akbar di Masjid Raya Provinsi Jawa Barat, kawasan Alun-Alun Bandung, Minggu (22/9/2019). Ribuan umat muslim menghadiri acara Subuh Akbar tersebut. Warga Bandung berbondong-bondong datang ke Masjid Raya dari berbagai penjuru untuk salat Subuh berjemaah. Namun, ada hal […]

  • Bila Ada Penimbunan Komoditas Pangan, Tedy Rusmawan: Harus Ada Sanksi Tegas

    Bila Ada Penimbunan Komoditas Pangan, Tedy Rusmawan: Harus Ada Sanksi Tegas

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., meminta pemerintah pusat hingga daerah tegas dalam memberikan sanksi apabila ditemukan pihak yang melakukan penimbunan komoditas, baik itu sebelum dan sesudah Ramadan serta Idulfitri 1443 Hijriah. “Untuk menjaga komoditas tetap terjaga baik dari sisi ketersediaan dan harga yang wajar tentunya perlu ada sanksi […]

expand_less