Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Sepinya Peminat Sekolah Swasta, Komisi V DPRD Jawa Barat Terima Audiensi Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Kota Cimahi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Komisi V DPRD Jawa Barat memberikan beberapa rekomendasi atas persoalan sepinya peminat hingga berdampak pada banyaknya sekolah swasta yang terancam tutup. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kota Cimahi, Bandung, Rabu (21/6/2023).

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Ir.H.Abdul Hadi Wijaya,M.Sc menuturkan, Komisi V memberikan perhatian lebih dan senantiasa berjuang maksimal atas segala persoalan pendidikan di Jabar. Terkait masalah sepinya peminat sekolah swasta (SMA dan yang sederajat) di Kota Cimahi hingga berdampak pada banyaknya sekolah swasta yang terancam tutup. Komisi V DPRD Jawa Barat memberikan beberapa rekomendasi diantaranya;

Pertama, menegakkan aturan, sanksi atau hukuman yang tegas bagi sekolah yang kedapatan menerima siswa melebihi jumlah rombongan belajar (rombel) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Kalau ditemukan kelas yang lebih dari 36 orang. Maka harus ada sanksi tegas bagi sekolah terkait. Jadi kita lebih banyak (merekomendasikan) pada penegakkan hukum atau sanksi tegas. Kalau ada aturan dan hukumnya ya itu harus diteggakkan,” tutur Abdul Hadi Wijaya atau yang akrab dengan sebutan Gus Ahad, Bandung, Rabu (21/6/2023).

Kedua, Komisi V DPRD Jawa Barat meminta ketentuan rombel harus diterapkan sesuai aturan. Dinas Pendidikan Jabar melalui KCD VII harus memastikan tidak ada sekolah yang melebihi rombel yang sudah ditentukan. Jangan sampai praktik seperti menggunakan laboratorium, perpustakaan dan ruang tambahan lainnya untuk menambah kelas baru.

“Jika dalam PPDB kuotanya hanya untuk 5 kelas ya cukup 5 kelas. Jangan menambah ruang kelas demi menampung rombel tambahan. Ini tidak boleh dilakukan sekolah,” tegas dia.

“Maksimal rombel itu 36, artinya jangan ada yang berlebih karena ini urusannya nyawa atau kelangsungan hidup sekolah swasta,” tambahnya.

Ketiga lanjut Abdul Hadi Wijaya menjelaskan, terkait Memorandum of Understanding (MoU) antara SMA Negeri 2 Cimahi dengan Komando Daerah Militer III/Siliwangi (Kodam III/SLW) sebaiknya dipastikan secara tegas kuota peserta didik yang bisa diterima.

“Koutanya harus dipastikan sejak awal. Harus seperti tahun lalu hanya menampung 2 rombel (misalkan),” jelasnya.

Keempat, soal pembangunan SMA Negeri 7 Kota Cimahi yang dikhawatirkan sekolah-sekolah swasta. Selama pembahasan diketahui pembangunan tersebut baru sebatas wacana, belum sampai kepada perencanaan anggaran dan lain sebagainya. Jadi masih sangat jauh pembangunan SMA Negeri 7 tersebut.

Kelima kata Abdul Hadi Wijaya, Komisi V DPRD Jawa Barat meminta tidak ada lagi praktik titip menitip dalam PPDB.

Keenam, pihaknya meminta sekolah swasta diperhatikan dan bisa dibantu. Berharap setelah audiensi ini ada ketegasan sikap dan realisasi atas apa yang sudah direkomendasikan Komisi V DPRD Jawa Barat.

“Kedepannya Pak Kepala KCD VII, Ai Nurhasan membuka pintu, bertemu dengan pihak sekolah swasta membahas soal kondisi sekolah swasta dan bisa membantunya,” kata Abdul Hadi Wijaya.

“Diharapkan agar semua pihak bisa sama-sama mengawasi, karena tanpa bantuan masyarakat Komisi V DPRD Jawa Barat terbatas dalam pengawasan. Jadi ini mudah-mudan bisa saling mengawasi,” sambungnya.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Hj.Siti Muntamah,S.AP menambahkan, pihaknya merekomendasikan adanya ketegasan terkait penutupan proses PPDB. Apabila PPDB sudah selesai maka sebaiknya tidak dibuka kembali karena alasan belum memenuhi kuota.

“PPDB gelombang I sudah dilewati, dan sebentar lagi gelombang II. Saya berharap kepada Kepala KCD VII, untuk gelombang II jika sudah selesai ya tutup saja,” tambah Siti Muntamah.

Selain itu, pihaknya pun mendorong adanya political will terkait keberlangsungan pendidikan yang dilakukan oleh sekolah swasta, khususnya di Kota Cimahi.

Sementara itu, Kepala KCD VII, Ai Nurhasan selain menjelaskan progres PPDB 2023 di Kota Cimahi. Dalam penjelasan pihaknya memastikan SMA Negeri (dan sederajat) di Kota Cimahi tidak akan melebihi kapasitas baik rombel maupun ruang kelas.

Ia pun memastikan masih ada peluang untuk sekolah swasta mendapatkan peserta didik. Lantaran berdasarkan data kasar PPDB 2023 di Kota Cimahi, ada kemungkinan 1.000 siswa yang tak bisa masuk sekolah negeri. Sehingga 1.000 kursi atau siswa ini bisa diisi oleh sekolah swasta di Kota Cimahi.

“Kapasitas di Kota Cimahi itu kurang lebih 3.000 untuk SMA Negeri, SMK (dan sederat). Kita, ditahap I ada 2.300 kuota, tetapi kemarin pendaftar sudah diangka 6.600. Ditahap II mungkin ada selisih 2.000 yang tak bisa ditampung di sekolah negeri,” kata Ai Nurhasan.

Sedangkan FMPP Kota Cimahi menyampaikan keluhannya terkait kondisi sekolah swasta dalam 5 tahun terakhir yang dinilai sekolah swasta terdiskrimnasi. Mulai dari ketimpangan penerimaan siswa baru, dugaan praktik manipulasi selama PPDB oleh oknum yang dampaknya merugikan sekolah swasta.

Masalah sepinya peminat sekolah swasta di Kota Cimahi karena tingginya animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah negeri, penurunan peserta didik baru di beberapa sekolah swasta, banyaknya sekolah swasta yang terancam tutup hingga keresahan sekolah swasta terhadap rencana pembangunan sekolah negeri baru di Kota Cimahi.

“Prinsipnya, kami ingin audiensi ini memberikan solusi konkret, karena 5 tahun terakhir ini kami merasa terdiskriminasi. Seolah tidak diakuinya sekolah swasta,” keluh Ketua FMPP Kota Cimahi, Ahmad Rofi’i, S.Ag.

Selain itu, FMPP Kota Cimahi pun menyampaikan keluhan soal calon peserta didik baru atau pendaftar selama PPDB 2023. Sampai saat ini sekolah-sekolah swasta di Kota Cimahi belum mendapatkan pendaftar atau calon peserta didik.

“Sampai hari ini kami sudah tak kebagian calon murid baru, dan ada sekolah swasta yang sampai izin operasional sudah tidak diaktifkan lagi karena sudah tidak ada peminatnya,” pungkasnya. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perekonomian Tumbuh, IPM Kota Sukabumi Tahun 2023 Meningkat

    Perekonomian Tumbuh, IPM Kota Sukabumi Tahun 2023 Meningkat

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi alami peningkatansebesar 0,92 poin (1,21%) dibandingkan dnegan tahun sebelumnya. Dimana, tahun 2023 berada diangka 77,16% dan tahun sebelumnya beradaq diangka 76,24, dengan capaian kinerja tahun N-1 berada di angka 76,24. Artinya, laju IPM di Kota Sukabumi alami kenaikan dari tahun sebelumnya yang berada di posisi 75.40. […]

  • Bandung Berbagi Salurkan Ribuan Nasi Boks Bagi Warga Yang Terdampak

    Bandung Berbagi Salurkan Ribuan Nasi Boks Bagi Warga Yang Terdampak

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG,, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung terus mengajak masyarakat saling membantu di masa pandemi Covid-19, khususnya selama PPKM Darurat. Salah satunya melalui gerakan Bandung Berbagi Bandung Economic Empowerment Center (BEEC). Hingga kini telah tersalurkan 2.500 nasi boks kepada masyarakat terdampak di 6 kelurahan. Ketua BEEC, Ujang Koswara mengungkapkan, pembagian nasi boks di 6 kelurahan karena […]

  • Yayasan Bakti Anak Negeri Tegaskan Polemik Festival Harmoni Ciamis Selesai Secara Kekeluargaan

    Yayasan Bakti Anak Negeri Tegaskan Polemik Festival Harmoni Ciamis Selesai Secara Kekeluargaan

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    CIAMIS,Mbinews  – Di tengah ramainya perbincangan mengenai Festival Harmoni Ciamis, Yayasan Bakti Anak Negeri memilih mengedepankan dialog dan semangat kebersamaan. Melalui proses komunikasi dan mediasi, kesalahpahaman yang terjadi selama pelaksanaan acara berhasil diselesaikan sehingga seluruh pihak dapat kembali fokus pada tujuan utama kegiatan, yakni mendukung pembinaan, seni, dan kreativitas masyarakat. Ketua Yayasan Bakti Anak Negeri […]

  • Sepanjang 2022, Perolehan Pajak Daerah di Kota Sukabumi Lampaui Target Yang Sudah Ditentukan

    Sepanjang 2022, Perolehan Pajak Daerah di Kota Sukabumi Lampaui Target Yang Sudah Ditentukan

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Realisasai penerimaan sembilan pajak daerah di Kota Sukabumi sepanjang tahun 2022 sebesar Rp67 miliar lebih, dari target yang harus dikejar per tahun mencapai Rp55 miliar lebih. Jika melihat dat tersebut, tentu saja perolehan selama tahun 2022 tersebut tergolong positif atau melampauai target. “Alhamdulillah, realisasi penerimaan pendapatan daerah dari sektor pajak mencapai 121,05 persen, atau […]

  • MTs Darul Ma’arif Margaasih Kab.Bandung, Open House Elementary School Futsal Competition 2020

    MTs Darul Ma’arif Margaasih Kab.Bandung, Open House Elementary School Futsal Competition 2020

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBInews.id – MTs Darul Ma’arif Margaasih menyelenggarakan open house elementary school Futsal Competition 2020. Kompetisi futsal untuk 32 tim tingkat SD/MI Se-Kecamatan Margaasih. Acara berlangsung pada 15-16 febuari 2020 di Gor Futsal Inrizk jl Baturengat Hilir No.107, Desa Cigondewah Hilir Kabupaten Bandung. Kompetisi dibuka oleh Camat Margaasih, Drs. Asep Ruswandi, M.SI dengan melakukan tendangan […]

  • Komisi II Soroti Penurunan Hasil Budidaya Perikanan

    Komisi II Soroti Penurunan Hasil Budidaya Perikanan

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, Mbinews.id – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat soroti turunnya hasil budidaya bibit perikanan, penurunan jumlah hasil pembibitan tersebut terjadi karena menurunnya pasokan pakan ikan di tengah pandemi covid-19. Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Faizal Hafan Farid saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas Perikanan dan Kelautan Wilayah […]

expand_less