Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kota Bandung Belum Punya Payung Hukum Perlindungam Pemberdayaan Perempuan

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Panitia Khusus (Pansus) 5 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pelindungan dan Pemberdayaan Perempuan. Latar belakang dibentuk raperda ini karena di Kota Bandung belum ada payung hukum untuk perlindungan perempuan.

Ketua Pansus 5 DPRD Kota Bandung Drg. Susi Sulastri dalam kesempatannya mengatakan, DPRD Kota Bandung menginisiasi agar ada payung hukum yang melindungi perempuan di Kota Bandung, yaitu Raperda yang merupakan Raperda inisiatif dewan.

Permasalahan yang dihadapi Perempuan Kota Bandung cukup banyak. Di antaranya KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) dan lainnya. Melihat kondisi ini tentu perlu adanya perlindungan hukum atau payung hukum yang menangani hal tersebut.

Menurut Drg. Susi, angka KDRT di Kota Bandung makin tambah banyak, di tahun 2024 itu angkanya meningkat. Tapi melihat dari satu sisi hal ini merupakan hal positif. Kenapa? Karena dinas pemangku yakn DP3A (Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak) melakukan tracking sehingga tingkat kasus KDRT bisa terlacak dwngan baik, bisa ditemukan .

Tingkat kesadaran perempuan untuk melaporkan kasus KDRT yang menimpa dirinya atau orang lain, sudah semakin meningkat.

“Terlepas dari itu semua, tentu saya berharap kasus-kasus KDRT di Kota Bandung sudah tidak ada lagi,” katanya.

Pembahasan di Pansus 5 DPRD Kota Bandung selain perlindungan, Raperda ini juga membahas pemberdayaan terhadap perempuan.

Untuk keberpihakan terhadap perempuan, juga sedang dibahas. Di awal Rancangan Perda ini menyatukan antara pemberdayaan, perlindungan perempuan dengan pengarusutamaan gender.

“Tetapi teman-teman di Pansus dan Dinas sudah menyepakati untuk pengarusutamaan gender ini akan dilepas, akan dipisahkan dari pembahasan Raperda sekarang. Nanti tahun depan naskah akademiknya akan dibuatkan secara terpisah,” ungkap Drg. Susi.

Tujuan pemisahan Raperda Pelindungan dan Pemberdayaan Perempuan dengan PUG, agar lebih konsentrasi dalam pembahasan pasal per pasal yang mengaitkan dengan masalah perempuan baik itu aspek perlindungan, pencegahan maupum aspek rehabilitasi.

Drg. Susi berharap di Kota Bandung, tidak ada lagi KDRT dan kasus lainnya yang menimpa Perempuan. Keberadaan perda ini nantinya diharapkan juga bisa menaungi para perempuan di Kota Bandung.

Dengan Raperda ini ke depan payung hukum sudah bisa menaungi perempuan perempuan di Kota Bandug agar bisa diberdayakan secara maksimal dan bisa mendapatkan perlindungan hukum yang pasti. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Pedagang Citi Mall Sukabumi Geruduk DPDR

    Puluhan Pedagang Citi Mall Sukabumi Geruduk DPDR

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Puluhan pedagang citi mall Kota Sukabumi lakukan hearing dengan jajaran Komisi II DPRD Kota Sukabumi. Rabu, (4/8/2021). Kedatangan mereka untuk mengadukan nasib usahanya agar tetap bisa berjualan ditengah masa PPKM Darurat diberlakukan. Pasalnya, semenjak PPKM mulai diberlakukan pada 3 Juli 2021 lalu, Citimall Sukabumi mulai ditutup untuk umum. Penutupan terus berlangsung sampai hari ini, […]

  • Menpar Arief Resmikan Destinasi Digital Puri Bambu di Kab Bandung

    Menpar Arief Resmikan Destinasi Digital Puri Bambu di Kab Bandung

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Dengan dilaunchingnya Puri Bambu menjadikan Destinasi wisata digital di Jawa Barat (Jabar) kembali bertambah khususnya di Kabupaten Bandung. Puri Bambu yang terletak di Bojongkoneng, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung itu, resmi dilounching oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Jumat (11/10/19). Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, dengan kehadiran destinasi digital Puri Bambu ini, kalangan milenial semakin memiliki […]

  • Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi Kalangan ASN, Pemkot Sukabumi Gandeng KPK

    Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi Kalangan ASN, Pemkot Sukabumi Gandeng KPK

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta kepada para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar memiliki pemahaman dan komitmen, untuk menunaikan amanat dan pekerjaan sesuai ketentuan peraturan perundang – undangan. Hal tersebut dikatakan oleh Fahmi, saat membuka acara sosialisasi pengendalian gratifikasi bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), di salah satu Hotel kawasan Siliwangi Kota […]

  • HPN 2021, Wali Kota Bandung Minta Pers Terus Edukasi Masyarakat

    HPN 2021, Wali Kota Bandung Minta Pers Terus Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap media massa bisa terus mengedukasi masyarakat. Khususnya untuk melawan informasi sesat atau hoaks yang beredar di masyarakat. Oded menyampaikan harapan itu berkaitan dengan Hari Pers Nasional pada 9 Februari ini. “Pers harus terus menjadi jendela informasi bagi masyarakat. Tak hanya itu, pers juga harus terus […]

  • Setia dengan Versi AHY, Edward Zega : Versi KLB Mooeldoko Tidak Benar

    Setia dengan Versi AHY, Edward Zega : Versi KLB Mooeldoko Tidak Benar

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MEDAN , MBInews.id – Anggota DPRD Sumatera Utara, Fraksi Demokrat, Edward Zega menanti – nanti keputusan pemerintah terkait polemik dualisme kepengurusan Partai Demokrat. Dia mengatakan, pihaknya sangat setia di partai Demokrat versi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) karna sudah memenuhi syarat – syarat kepengurusan. Sedangkan versi KLB Mooeldoko pihaknya menilai tidak benar. “Saya pun sedang menanti […]

  • Jelang Ramadan, Tedy Rusmawan Berharap Harga Bahan Pokok Bisa Dikendalikan

    Jelang Ramadan, Tedy Rusmawan Berharap Harga Bahan Pokok Bisa Dikendalikan

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG,, MBinews.id – Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., dan Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Hasan Faozi, S.Pd., melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, di Pasar Sederhana, Bandung, Rabu (30/3/2022). Kunjungan ke Pasar Sederhana itu didampingi oleh asisten Perekonomian dan Pembangunan, kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), kepala Dinas Ketahanan Pangan dan […]

expand_less