Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Stok Pangan Jelang Hari Raya Lebaran Aman, Masyarakat Diimbau Bijak Dalam Berbelanja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan bakal tetap menjaga ketersediaan sejumlah stok pangan jelang hari raya Lebaran 2021. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk tidak belanja berlebihan, sehingga fluktuasi harga bisa tetap dalam batas wajar sekalipun terdapat kenaikan.

Kepala Bidang Distribusi dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Usep Awaludin menyatakan, sebelum memasuki bulan Ramadan sudah diadakan Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) bersama sejumlah stakeholder.

Dari pertemuan tersebut, Usep menyebutkan para suplier, distributor ataupun produsen bahan pangan menyatakan siap menambah pasokan pangan ke Kota Bandung.

“Kita minta masyarakat jangan terlalu berlebihan mengonsumsi. Karena kalau permintaan tidak terlalu tinggi harga pun relatif stabil. Jangan khawatir, ketersediaan bahan pangan terjaga dengan aman,” kata Usep di Taman Sejarah Bandung, Selasa, 4 Mei 2021.

Usep mengungkapkan, sekitar 90-an persen kebutuhan bahan pangan utama Kota Bandung dipasok dari luar daerah. Selain sebagai kota besar, Kota Bandung diuntungkan posisinya karena merupakan ibukota provinsi yang menjadi titik pertama utama pendistribusian bahan pangan.

“Kalau melihat ketersediaan di Kota Bandung sebagai kolektif distributif, jadi bahan pangan masuk dulu ke Kota Bandung. Setelah itu baru didistribusikan ke kota lain. Jadi insyaallah ketersediaan pangan masih aman,” ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan stok, Usep menyatakan Pemkot Bandung juga turut memeriksa keamanan dan kesehatan pangan yang masuk. Pemeriksaan dan pengujian dilaksanakan secara berkala untuk menghindari pangan yang tercemar agar tidak masuk ke Kota Bandung.

Seperti daging sapi, Usep menyebutkan stok yang masuk ke Kota Bandung didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kabupaten Bandung dan Garut.

“Kemudian telur itu dari Ciamis, Sukabumi, Tasik, Kabupaten Bandung, Jawa Tengah, dan Blitar. Kalau untuk daging ayam itu ada suplai dari Kabupaten Bandung, Cianjur, Ciamis, Tasik dan Jawa Tengah,” urainya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa mengungkapkan, dari hasil pemantauan rutin di 8 pasar tradisional kini sejumlah komoditas sudah mulai mengalami fluktuasi. Baik itu penurunan harga maupun yang mulai beranjak naik.

Menurut Meiwan, sekalipun terpantau ada kenaikan namun masih pada batas wajar. Terlebih jika mengingat sebentar lagi akan mendekati Idulfitri.

“Masalah harga dipengaruhi suplai dan demand. Kalau permintaan tinggi, barang tidak ada maka terjadi kenaikan harga. Tapi kalau stok ada walaupun ada kenaikan sedikit masih wajar. Karena pedagang beralasan mumpung mau lebaran setahun sekali naikan harga,” ucap Meiwan.

“Tapi sudah kita imbau agar kenaikan jangan terlalu signifikan karena tidak semua masyarakat bisa membeli dengan harga yang naik,” imbuhnya.

Meiwan mengaku sudah berkoordinasi bersama DKPP, Bagian Perekonomian beserta Satgas Pangan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga pangan di pasaran. Jika hal itu sampai terjadi, sejumlah langkah penanganan telah dipersiapkan.

Di antaranya, sambung Meiwan, menindak praktek penimbunan stok pangan. Atau pun menggelar operasi pasar dengan menyediakan kebutuhan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Misalkan di distributor banyak, tapi di pasar susah, itu tanda tanya. Tapi sekarang memang kita lihat di distributor ada stoknya tersedia. Kalau kenaikan berturut-turut tidak wajar, kita juga akan adakan operasi pasar sebagai langkah terakhir,” jelasnya.

Di samping menjaga stok kebutuhan bahan pokok, Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi dengan Pertamnia untuk memastikan ketersediaan gas LPG. Utamanya, gas 3kg yang menjadi konsumsi utama masyarakat.

Sedangkan Sales Branch Manager Pertamina Kota Bandung, Warih Wibowo menyatakan, jelang Hari Raya Idulfitri nanti sudah menyiapkan kuota tambahan sebanyak 5 persen. Yakni dari distribusi harian untuk Kota Bandung per 2 Mei 2021 tercatat sebanyak 294 metrik ton atau 98 ribu tabung per hari.

Warih menuturkan, cadangan ekstra sebanyak 5 persen ini guna mengantisipasi apabila terjadi lonjakan permintaan saat menjelang Lebaran 2021 ini. Walau pun, dari pemantauan di tahun lalu konsumsi LPG hanya mengalami kenaikan sebesar 1 persen.

“Kita koordinasi dengan jajaran Disdagin. Kita tetap pantau arahan pemerintah tahun ini dilarang mudik. Kami sepakat untuk mengamankan pasokan kita menambah,” katanya.

“Kita prediksi kebutuhan kita akan naik 5 persen, jadi dari angka harian tadi kita antisipasi lonjakan ada spare 5 persen dari kebutuhan normal,” beber Warih.

Guna menopang persiapan tersebut, Warih sudah meminta agar pangkalan dan SPBE tetap bersiaga saat hari libur, termasuk Sabtu dan Minggu untuk tetap beroperasi. Kemudian setiap tanki di seluruh SPBE pun dipersiapkan terisi penuh.

“Pertama kita pastikan semua SPBE terisi secara optimal tankinya. Jadi menghadapi kenaikan harga mendadak, kita sudah siap. Mengantisiasi gangguan bencana atau sebagainya, kita sudah siapkan alternatif gangguan dan mendesain distribusi dari Tanjung Priok. Ketiga ada suplai cadangan dari Cirebon,” katanya. (asp)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris, Erwin : Pertayakan Gugus Tugas  “Masih Ada Warga Kabupaten Bandung  Makan Nasi Aking”

    Miris, Erwin : Pertayakan Gugus Tugas “Masih Ada Warga Kabupaten Bandung Makan Nasi Aking”

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id – Miris, di saat pademi covid-19 salah satu warga kabupaten Bandung untuk berbuka puasa masih makan nasi aking, Ketua Komisi A dari Fraksi PDI P DPRD Kabupaten Bandung, H. Erwin Gunawan pertanyakan kinerja gugus tugas yang di nilai tidak efektif Warga tersebut, dikatakan Erwin saat melakukan kunjungan ketempat Oleh (50), salah seorang […]

  • Pemkot Bandung Targetkan Pengangguran Turun Jadi 8 Persen

    Pemkot Bandung Targetkan Pengangguran Turun Jadi 8 Persen

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan angka pengangguran terbuka turun menjadi 8 persen pada tahun 2022 ini. Saat ini angka pengganguran berada diangka 11,4 persen. “Hari ini angka pengangguran itu 11,4 persen. Memang cukup tinggi ada kenaikan. Kemarin pandemi banyak hotel dan restoran termasuk kita pemerintahan juga ya terhambat,” ujar Kepala Dinas Tenaga […]

  • Buka FPD Dinkes, Pj Wali Kota Sukabumi Ungkap Angka Stunting Alami Penurunan

    Buka FPD Dinkes, Pj Wali Kota Sukabumi Ungkap Angka Stunting Alami Penurunan

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengatakan, kinerja layayan kesehatan alami peningkatan. Termasuk, dengan angka stunting yang alami penurunan menjadi 16 persen. Hal itu dikatakanya, saat membuka Forum Perangkat Daerah (FPD) 2025 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, untuk perencanaan 2026. Senin, (17/02/2025). Namun, Kusmana mengingatkan, ada beberapa peningkatan kasus. Diantaranya, angka kematian bayi […]

  • Tanyakan Kesiapan Anggaran Pembangunan, Komisi II DPRD Kota Sukabumi Datangi Bappeda

    Tanyakan Kesiapan Anggaran Pembangunan, Komisi II DPRD Kota Sukabumi Datangi Bappeda

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id- Komisi II DPRD Kota Sukabumi mempertanyakan kesiapan anggaran dan progres pekerjaan yang akan dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) setempat. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah saat melakukan kunjungan kerjanya bersama anggota Komisi II lainya ke Bappeda Kota Sukabumi. Rabu, (13/1/2021). Apalagi lanjut Ivan, kondisi saat ini […]

  • Penataan Cicadas Tuai Apresiasi, Warga Sebut Bandung Kini Lebih Rapi dan Nyaman

    Penataan Cicadas Tuai Apresiasi, Warga Sebut Bandung Kini Lebih Rapi dan Nyaman

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

      BANDUNG,MBINEWS  – Penataan kawasan Cicadas yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung mulai menunjukkan hasil positif. Kawasan yang selama puluhan tahun dikenal padat aktivitas dan semrawut itu kini tampil lebih tertata, terang, dan nyaman, sehingga mendapat dukungan dari warga maupun pedagang setempat. Proses penataan yang berlangsung aman dan kondusif tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, […]

  • Tak Berlarut, Polisi Amankan Terduga Pelaku Demi Jaga Keamanan Warga

    Tak Berlarut, Polisi Amankan Terduga Pelaku Demi Jaga Keamanan Warga

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Ketegasan dan kecepatan aparat kepolisian kembali menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Menyusul adanya insiden penganiayaan di wilayah Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Polsek Cikole Polres Sukabumi Kota langsung mengambil langkah cepat guna mencegah meluasnya dampak keamanan di tengah masyarakat. Dalam waktu singkat, Unit Reskrim Polsek Cikole berhasil mengamankan seorang pria berinisial […]

expand_less