Breaking News
Trending Tags

Penerapan PPKM Darurat, Karunia Fitriadi: Masyarakat Berpotensi Kehilangan Hak Kebutuhan Dasar

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Jul 2021
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBinews.id – Setelah sejumlah kebijakan dikeluarkan pemerintah yang bertujuan menekan laju penularan Covid-19 yang terus meningkat, kini pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan terbarunya dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali.

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Jawa – Bali tersebut, secara resmi telah diberlakukan terhitung mulai tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Ketua Bidang Advokasi Hukum & HAM Partai Gelora Indonesia Jakarta Timur, Karunia Fitriadi, SH., mengkritisi Kebijakan pemerintah terkait PPKM Darurat yang belum habis berlaku tapi ramai dikabarkan bakal diperpanjang tersebut.Jakarta, Kamis ( 15/7/2021)

Karunia menyebutkan, guna penekanan penyebaran Covid-19, pemerintah sebelumnya mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Wilayah

Sehingga kebijakan PSBB ditetapkan oleh menteri Kesehatan, sebagaimana tertuang dalam Pasal 49 (Ayat) 3 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Wilayah, yang menyebutkan Karantina Wilayah dan PSBB ditetapkan oleh Menteri dalam hal ini adalah menteri kesehatan.

Namun lanjut Karunia yang juga seorang praktisi hukum, kebijakan PPKM Darurat yang kini tengah diberlakukanbukan berasal dari turunan dari UU Nomor 6 Tahun 2018, melainkan tindaklanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikanagar melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease (COVID-19) di wilayah Jawa dan Bali

Akibat penerapan PPKM Darurat lewat instruksi Mendagri Nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat Corona Virus Disease-2019 di wilayah Jawa dan Bali, masyarakat berpotensi tidak mendapatkan bahkan kehilangan kebutuhan dasar berupa kebutuhan pangan dan kebutuhan kehidupan sehari-hari lainnya yang menjadi haknya, karena hal itu tidak diatur sebagaimana dalam UU Nomor 6 Tahun 2018.
Berbeda jika pemerintah menerapkan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan, maka pemerintah berkewajiban memenuhi kebutuhan dasar yang menjadi hak masyarakat selama penerapan kebijakan.

Pasal 8 UU Nomor 6 Tahun 2018 menyebutkan “Setiap Orang mempunyai hak mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis, kebutuhan pangan, dan kebutuhan kehidupan sehari-hari lainnya selama Karantina.”

Sehingga sangat wajar, sikap pemerintah yang lebih memilih menerapkan atau membuat aturan baru dalam penangan pandemi Covid-19, dinilai sebagai upaya menghindar dari tanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan dasar yang menjadi hak masyarakat. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus PWI Berkantor Sementara di Lantai 4 Daerah Segitiga Emas

    Pengurus PWI Berkantor Sementara di Lantai 4 Daerah Segitiga Emas

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Kepindahan kantor Pengurus PWI Pusat ke kantor PWI Sie Film, Musik dan Kebudayaan di lantai 4, Pusat Perfileman Haji Usmar Ismail, Jalan Rasuna Said (Kuningan), Jakarta, bukan sekedar bersifat sementara, tetapi juga sekaligus meneguhkan kedekatan, keterbukaan pengurus PWI Pusat dengan masyarakat. Sebab dari sejarahnya, kantor Sie Film, Musik dan Kebudayaan dahulu merupakan […]

  • Lurah Karangmekar Tandatangani Dokumen Usulan Musrenbang Kelurahan 2023

    Lurah Karangmekar Tandatangani Dokumen Usulan Musrenbang Kelurahan 2023

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    CIMAHI – Musrenbang Kelurahan Karangmekar kali ini mengusung tema “Pemantapan Stabilitas Perekonomian dan Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia”. Lurah Karangmekar menandatangani dokumen usulan perencanaan pembangunan skala prioritas tertinggi hasil FGD Musrenbang parsitipatif di aula Kelurahan Karangmekar, Kamis (19/1/2023). Lurah Karangmekar Atep Kahma Wijaya mengatakan dari setiap bidang ada beberapa usulan, namun yang diambil hanya […]

  • Tingkat Kejahatan Narkotika Dikota Sukabumi Cukup Tinggi

    Tingkat Kejahatan Narkotika Dikota Sukabumi Cukup Tinggi

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id– Tingkat kejahatan narkotika di Kota Sukabumi tergolong tinggi, persentasenya mencapai sekitar 85 persen.”Kejahatan narkotika tergolong cukup banyak di tahun 2018 sampai 2019 ini,”ujar Kepala Kejaksaan Negeri (kejari) kota Sukabumi Ganora Zarina usai melakukan pemusnahan barang bukti kejahatan di halaman Kantor Kejari Kota Sukabumi. Rabu, (18/19/2019). Ganora juga mengatakan, dalam pemusnahan barang bukti yang digelar […]

  • Raperda Penyelenggaraan Pesantren Siap Dibawa ke Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung untuk Ditetapkan

    Raperda Penyelenggaraan Pesantren Siap Dibawa ke Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung untuk Ditetapkan

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pansus 8 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Bagian Kesra dan Bagian Hukum Setda Kota Bandung berkenaan Raperda tentang Finalisasi Fasilitasi Penyelengaraan Pesantren, di Ruang Rapat Komisi II, Jumat, 19 September 2025. Rapat Ini Diselenggarakan dalam membahas finalisasi Rancangan Peraturan Daerah terkait Fasilitasi Pesantren. Rapat Ini […]

  • BIORA Siap, Luncurkan Film Layar Lebar  “Senyum Sabyan”

    BIORA Siap, Luncurkan Film Layar Lebar “Senyum Sabyan”

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Salah satu karya anak bangsa Bioskop Rakyat Indonesia (Biora) kembali akan meluncurkan  film Layar Lebar dengan judul “Senyum Sabyan”tentang edukasi yang mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan , Budaya dan kekayaan Nusantara Indonesia. Biora akan mengeksplor film tentang kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yaitu Program Pemerintah Kota Bandung, Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan ( Kang Pisman) […]

  • Munculnya Paparan Covid-19 Di Secapa TNI AD, Pemkot Bandung Bakal Laksanakan PSBM Di Kawasan Hegarmanah

    Munculnya Paparan Covid-19 Di Secapa TNI AD, Pemkot Bandung Bakal Laksanakan PSBM Di Kawasan Hegarmanah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) sebagai tindak lanjut munculnya paparan Covid-19 di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD. Hal itu sesuai dengan rekomendasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Pelaksanaan PSBM merupakan upaya menghentikan penyebaran Covid-19. “Kami akan laksanakan arahan pak gubernur. Saya mengintruksikan gugus tugas Kota Bandung […]

expand_less