Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bandung Jadi Daerah Pertama Program Perintis Berdaya Connect, UMKM Siap Naik Kelas

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Kota Bandung dipercaya menjadi daerah pertama di Indonesia yang melaksanakan Program Perintis Berdaya Connect, sebuah program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM).

Program ini dirancang sebagai solusi terpadu atau one stop solution untuk memperkuat kapasitas UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, hingga pelaku usaha masyarakat agar lebih produktif, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi.

Peluncuran program tersebut berlangsung di Bandung Creative Hub, Selasa (12/5/2026), dan dihadiri berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah pusat maupun daerah.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, mengatakan Perintis Berdaya Connect hadir sebagai wadah kolaborasi yang mengintegrasikan berbagai bentuk dukungan bagi pelaku usaha masyarakat.

“Perintis Berdaya Connect ini merupakan one stop solution bagi pemerintah pusat dan daerah dalam membantu memberdayakan UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, serta usaha masyarakat lainnya agar semakin produktif,” ujar Leontinus.

Ia menjelaskan, program tersebut mencakup sejumlah pilar utama, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia (capacity building), akses usaha, pembiayaan, hingga perluasan pasar.

Melalui program ini, pelaku usaha akan mendapatkan pendampingan untuk memperoleh akses bahan baku, teknologi produksi, pemasaran berbasis omnichannel, legalitas usaha, hingga perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Tak hanya itu, pelaku usaha yang telah menunjukkan perkembangan juga akan difasilitasi untuk mendapatkan akses pembiayaan guna memperbesar skala usahanya.

Menurut Leontinus, keberhasilan program tidak hanya diukur dari peningkatan omzet, tetapi juga dari kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing produk.

“Harapannya mereka tidak hanya mampu mempertahankan bisnis, tetapi juga naik kelas. Yang sebelumnya belum memanfaatkan teknologi bisa mulai beradaptasi, dan yang belum memiliki akses pembiayaan akan kita bantu agar bisa berkembang lebih cepat,” katanya.

Program Perintis Berdaya Connect juga menjadi bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 8. Pemerintah menargetkan masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan sosial, tetapi mampu tumbuh menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan produktif.

“Target akhirnya adalah masyarakat Indonesia tidak bergantung pada bantuan sosial, tetapi mampu berdaya dan mandiri secara ekonomi,” tegasnya.

Bandung dipilih sebagai daerah pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dan berkembang pesat. Kota ini dikenal sebagai salah satu pusat industri kreatif nasional dengan kekuatan pada sektor kuliner, fesyen, kriya, hingga pariwisata.

Menurut Leontinus, pendekatan pemberdayaan ekonomi harus disesuaikan dengan karakteristik dan potensi unggulan masing-masing daerah agar hasilnya lebih optimal.

“Bandung memiliki kreativitas yang luar biasa. Wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara datang setiap akhir pekan. Potensi inilah yang harus terus diperkuat dan dikembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menyambut baik penunjukan Kota Bandung sebagai pilot project Program Perintis Berdaya Connect.

Menurutnya, program tersebut akan menjadi peluang besar untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Kota Bandung.

“Kami mengapresiasi Kemenko PM yang telah mempercayakan Bandung sebagai daerah pertama pelaksanaan program ini. Berbagai peluang untuk memajukan ekonomi kreatif akan kami kolaborasikan bersama seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Adi berharap program ini tidak hanya menyasar subsektor kuliner, fesyen, dan kriya, tetapi juga mampu menjangkau sektor kreatif berbasis teknologi seperti media digital, konten kreatif, animasi, dan industri kreatif masa depan lainnya.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan kolaborasi lintas sektor, Perintis Berdaya Connect diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya pelaku usaha baru yang lebih tangguh, inovatif, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jambore Kader PKK di Stadion Si Jalak Harupat Sahrul Diserbu Ibu-ibu

    Jambore Kader PKK di Stadion Si Jalak Harupat Sahrul Diserbu Ibu-ibu

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SOREANG, Mbinews – Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan hadir dalam kegiatan jambore kader PKK Kabupaten Bandung tahun 2024, di stadion si jalak Harupat, Sabtu 7 September 2024 petang. Kehadiran Sahrul Gunawan ditengah kegiatan tersebut, tentu diburu peserta yang notabene Ibu-Ibu kader PKK Se-Kabupaten Bandung. Ribuan peserta jambore kader PKK Kabupaten Bandung 2024, terlihat girang menyambut […]

  • PWI Pusat  Dorong Dewan Pers Segera Proses Hukum Pembuat Sertifikat UKW

    PWI Pusat Dorong Dewan Pers Segera Proses Hukum Pembuat Sertifikat UKW

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – PWI Pusat mendorong Dewan Pers agar segera memproses secara hukum serta memidanakan pelaku pemalsuan sertifikat UKW beberapa waktu lalu yang mencatut nama Ketua Umum dan Sekjen PWI Pusat, serta mantan Ketua Dewan Pers, Stenly Adi Prasetyo. Perbuatan pemalsuan sertifikat UKW ini merupakan tindak pidana. Hal ini tidak boleh didiamkan. “Dewan Pers sebagai […]

  • 14 Duta Besar Disambut di SMP Negeri 1, Kepala Disdik Kota Sukabumi: Ini Sebuah Momen Bersejarah Bagi Dunia Pendidikan

    14 Duta Besar Disambut di SMP Negeri 1, Kepala Disdik Kota Sukabumi: Ini Sebuah Momen Bersejarah Bagi Dunia Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 401
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mengundang duta besar dari sejumlah negara dalam acara The Diplomatic Forum, yang digelar mulai tanggal 21 hingga 22 April 2026. Forum ini bertujuan untuk mengenalkan potensi Kota Sukabumi ke berbagai negara, dan membuka peluang terjalinnya kolaborasi multisektor antara Pemkot Sukabumi dengan berbagai negara. The Diplomatic Forum,  diisi dengan berbagai […]

  • Resmi Dilantik, Berikut Program Kerja Ketua Apersi Korwil Sukabumi-Cianjur

    Resmi Dilantik, Berikut Program Kerja Ketua Apersi Korwil Sukabumi-Cianjur

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Resmi dilantik kembali sebagai Ketua Asosiasi Pengembang  Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Korwil Sukabumi-Cianjur, Asep Abdul Qodir siap menjalankan program kerja khususnya dalam penyediaan rumah bersubsidi, Jumat (20/10). “Ini periode kedua saya menjabat sebagai Ketua Apersi Korwil Sukabumi-Cianjur. Program kerja Apersi tentunya sejalan dengan program pemerintah untuk masyarakat, khususnya dalam penyediaan […]

  • Jabar 78 Tahun: Keunggulan Demi Indonesia Emas 2045

    Jabar 78 Tahun: Keunggulan Demi Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MBInews.id – Tahun 2023 Provinsi Jawa Barat (Jabar) berusia 78 tahun. Dua puluh dua tahun lagi, usia Jabar sama dengan usia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) genap 100 tahun. Itulah Tahun Emas bangsa ini, termasuk Jabar tentunya. Pada tahun itu masyarakat Jabar diharapkan berkontribusi secara lebih besar lagi terhadap NKRI. Pada tahun itu jumlah penduduk […]

  • Transformasi Berkelanjutan USB YPKP Menuju Akreditasi Unggul

    Transformasi Berkelanjutan USB YPKP Menuju Akreditasi Unggul

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (USB YPKP) telah mencapai prestasi gemilang dengan meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pencapaian ini merupakan perjalanan panjang transformasi institusi yang dirancang melalui Rencana Induk Pengembangan Pendidikan (IRIP) selama 20 tahun terakhir, dibagi dalam empat periode lima tahunan . Hal […]

expand_less