Breaking News
Trending Tags

Butuh Rp160 Miliar, Pemkot Sukabumi Pacu Penataan 160 Hektare Kawasan Kumuh

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menargetkan penataan kawasan permukiman kumuh di wilayah Cikundul pada tahun 2027. Program tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pengurangan sisa kawasan kumuh di Kota Sukabumi yang saat ini masih mencapai sekitar 160 hektare.

Untuk merealisasikan target tersebut, Pemkot Sukabumi memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp160 miliar atau rata-rata Rp1 miliar untuk setiap hektare kawasan kumuh yang ditangani.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan, berdasarkan hasil pendataan hingga akhir 2025, luas kawasan kumuh di Kota Sukabumi tersisa sekitar 160 hektare yang tersebar di hampir seluruh kelurahan.

“Dari hasil pendataan terakhir, kawasan kumuh di Kota Sukabumi tersisa sekitar 160 hektare. Saat ini baru dua kelurahan yang dinyatakan bebas kumuh secara regulasi, yakni Kelurahan Cikondang dan Kelurahan Gunungpuyuh,” kata Frendy, Kamis. (2/7/2026).

Meski demikian, Frendy menjelaskan, masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan yang tetap harus ditangani meskipun kedua wilayah tersebut telah berstatus bebas kumuh berdasarkan ketentuan Kementerian Pekerjaan Umum.

Ia mengatakan, Pemkot Sukabumi terus mengupayakan dukungan pendanaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Penanganan Kawasan Kumuh yang diajukan kepada pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan program pada tahun anggaran mendatang.

Menurut Frendy, kawasan Cikundul diprioritaskan karena masuk kategori kawasan kumuh ringan yang membutuhkan penanganan infrastruktur dasar secara terpadu.

“Penanganan dilakukan berbasis tujuh indikator, yakni kualitas bangunan, jalan lingkungan, drainase, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, akses air minum, serta proteksi kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, seluruh program sektoral yang masuk ke Kota Sukabumi akan diarahkan ke kawasan kumuh agar pelaksanaannya lebih terintegrasi. Program tersebut di antaranya DAK bidang air minum dan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Frendy menuturkan, konsep penataan di Cikundul akan berbeda dengan kawasan Cikondang. Jika sebelumnya penataan dilakukan dalam skala yang lebih kecil, di Cikundul program akan mencakup satu rukun warga (RW) secara utuh.

“Penataan di Cikundul akan mencakup satu RW secara utuh sehingga dampaknya diharapkan lebih signifikan dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaskan, secara karakteristik kawasan Cikundul berada di bantaran Sungai Cimandiri dan memiliki kondisi yang hampir serupa dengan Cikondang. Namun, mayoritas warga di kawasan tersebut telah menempati lahan milik sendiri yang memiliki sertifikat, berbeda dengan kondisi di Cikondang yang sebelumnya merupakan kawasan permukiman ilegal.

Adapun sejumlah persoalan yang masih dihadapi di kawasan tersebut meliputi keberadaan rumah tidak layak huni, akses jalan lingkungan yang sempit, sistem drainase yang belum optimal, hingga keterbatasan layanan air minum layak.

Frendy menyebutkan, estimasi kebutuhan anggaran penanganan kawasan kumuh mencapai sekitar Rp1 miliar per hektare. Dengan luas kawasan kumuh yang masih tersisa sekitar 160 hektare, total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp160 miliar.

“Jika dihitung secara kasar, penanganan 160 hektare kawasan kumuh membutuhkan sekitar Rp160 miliar,” katanya.

Ia berharap pemerintah pusat kembali memberikan dukungan pendanaan agar target pengurangan kawasan kumuh dapat direalisasikan secara bertahap.

“Kami berharap dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dapat kembali diperoleh sehingga penanganan kawasan kumuh bisa berjalan bertahap dan kualitas permukiman masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantan Wali Kota Sukabumi Kembali Pimpin PTMSI

    Mantan Wali Kota Sukabumi Kembali Pimpin PTMSI

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Mohammad Muraz kembali terpilih secara aklamasi menjadi ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Sukabumi, dalam Musyawarah Cabang (Musca) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Sukabumi, yang digelar di GOR Rengganis. Jum’at, (09/05/2025). Dalam Muscab hadir, Kepala Bidang pada Dinas Pemuda Dan Olahraga, Sekretaris Pengda PTMSI Pemprov Jabar, Ketua Plt Koni Kota […]

  • Turnamen Segi Empat Divisi A Tenis Meja Digelar di Sukabumi, Semarak dan Penuh Semangat

    Turnamen Segi Empat Divisi A Tenis Meja Digelar di Sukabumi, Semarak dan Penuh Semangat

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kota Sukabumi kembali diramaikan oleh kompetisi olahraga, kali ini melalui Turnamen Segi Empat Divisi A Tenis Meja yang diadakan oleh Persatuan Tenis Meja (PTM) Satelit. Acara berlangsung di lapangan PTM Kamus yang terletak di Kampung Karamat, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Sabtu malam (20/10/24). Empat tim dari PTM Divisi A, yakni PTM Satelit, […]

  • Wali Kota Sukabumi: Sampah Perkotaan Harus Dikelola Secara Bijak dan Berbasis Masyarakat

    Wali Kota Sukabumi: Sampah Perkotaan Harus Dikelola Secara Bijak dan Berbasis Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Permasalahan sampah masih menjadi tantangan utama di kawasan perkotaan, termasuk di Kota Sukabumi. Hal ini ditegaskan Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Kepengurusan RT/RW dan Karang Taruna Kelurahan Babakan. Kegiatan ini dihadiri Camat Cibeureum Yanwar Ridwan, Lurah Babakan, pengurus RT/RW, serta perwakilan Karang Taruna, di Ruang Pertemuan Kelurahan […]

  • Hadir di HUT Apeksi ke 23, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    Hadir di HUT Apeksi ke 23, Ini Kata Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menghadiri Seminar ‘Transformasi Ekonomi Hijau Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan’ dalam rangkaian HUT ke-23 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Hotel Aryaduta Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (7/6/2023). Hadir mendampingi dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Dida Sembada, Kepala SKPD / Kepala Badan terkait di lingkungan Pemkot Sukabumi. Kegiatan […]

  • Cintai Alam, Pospera Sukabumi Raya Tanam 10.000 Pohon

    Cintai Alam, Pospera Sukabumi Raya Tanam 10.000 Pohon

    • calendar_month Minggu, 31 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – DPC Pospera Sukabumi Raya launching penanaman 10.000 pohon, upaya mengantisipasi mencegah terjadinya bencana longsor di sisi perbukitan Desa Sukamulya Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Minggu (31/01/21). Ketua DPC Pospera Sukabumi Raya Anggi Purwanto mengatakan, Pospera hadir ditengah-tengah masyarakat untuk bisa bersama-sama untuk menanam pohon guna menjaga alam dengan mencintai bumi memuliakan tanah. “Dalam […]

  • Pesantren Tahfidz qur’an Hanifa Selenggarakan Tahfidz Qur’an, 137 Santri Ikut Munaqosah

    Pesantren Tahfidz qur’an Hanifa Selenggarakan Tahfidz Qur’an, 137 Santri Ikut Munaqosah

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG- MBInews.id – Pendidikan Dasar Menengah ( DIKDASMEN) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Baleendah , Pesantren Tahfidz qur’an Hanifa menyelenggarakan Munaqosah di halaman mesjid Hanifa jalan purawijaya kerenceng RW 11 Desa Bojongmalaka Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Ketua pelaksana Ustad Anas Kautsar mengatakan, munaqosah tersebut untuk menguji para santri dan santriwan di dalam menguasai materi. Meskipun di […]

expand_less