Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Butuh Rp160 Miliar, Pemkot Sukabumi Pacu Penataan 160 Hektare Kawasan Kumuh

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
  • visibility 345
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menargetkan penataan kawasan permukiman kumuh di wilayah Cikundul pada tahun 2027. Program tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pengurangan sisa kawasan kumuh di Kota Sukabumi yang saat ini masih mencapai sekitar 160 hektare.

Untuk merealisasikan target tersebut, Pemkot Sukabumi memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp160 miliar atau rata-rata Rp1 miliar untuk setiap hektare kawasan kumuh yang ditangani.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan, berdasarkan hasil pendataan hingga akhir 2025, luas kawasan kumuh di Kota Sukabumi tersisa sekitar 160 hektare yang tersebar di hampir seluruh kelurahan.

“Dari hasil pendataan terakhir, kawasan kumuh di Kota Sukabumi tersisa sekitar 160 hektare. Saat ini baru dua kelurahan yang dinyatakan bebas kumuh secara regulasi, yakni Kelurahan Cikondang dan Kelurahan Gunungpuyuh,” kata Frendy, Kamis. (2/7/2026).

Meski demikian, Frendy menjelaskan, masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan yang tetap harus ditangani meskipun kedua wilayah tersebut telah berstatus bebas kumuh berdasarkan ketentuan Kementerian Pekerjaan Umum.

Ia mengatakan, Pemkot Sukabumi terus mengupayakan dukungan pendanaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Penanganan Kawasan Kumuh yang diajukan kepada pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan program pada tahun anggaran mendatang.

Menurut Frendy, kawasan Cikundul diprioritaskan karena masuk kategori kawasan kumuh ringan yang membutuhkan penanganan infrastruktur dasar secara terpadu.

“Penanganan dilakukan berbasis tujuh indikator, yakni kualitas bangunan, jalan lingkungan, drainase, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, akses air minum, serta proteksi kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, seluruh program sektoral yang masuk ke Kota Sukabumi akan diarahkan ke kawasan kumuh agar pelaksanaannya lebih terintegrasi. Program tersebut di antaranya DAK bidang air minum dan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Frendy menuturkan, konsep penataan di Cikundul akan berbeda dengan kawasan Cikondang. Jika sebelumnya penataan dilakukan dalam skala yang lebih kecil, di Cikundul program akan mencakup satu rukun warga (RW) secara utuh.

“Penataan di Cikundul akan mencakup satu RW secara utuh sehingga dampaknya diharapkan lebih signifikan dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman masyarakat,” tuturnya.

Ia menjelaskan, secara karakteristik kawasan Cikundul berada di bantaran Sungai Cimandiri dan memiliki kondisi yang hampir serupa dengan Cikondang. Namun, mayoritas warga di kawasan tersebut telah menempati lahan milik sendiri yang memiliki sertifikat, berbeda dengan kondisi di Cikondang yang sebelumnya merupakan kawasan permukiman ilegal.

Adapun sejumlah persoalan yang masih dihadapi di kawasan tersebut meliputi keberadaan rumah tidak layak huni, akses jalan lingkungan yang sempit, sistem drainase yang belum optimal, hingga keterbatasan layanan air minum layak.

Frendy menyebutkan, estimasi kebutuhan anggaran penanganan kawasan kumuh mencapai sekitar Rp1 miliar per hektare. Dengan luas kawasan kumuh yang masih tersisa sekitar 160 hektare, total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp160 miliar.

“Jika dihitung secara kasar, penanganan 160 hektare kawasan kumuh membutuhkan sekitar Rp160 miliar,” katanya.

Ia berharap pemerintah pusat kembali memberikan dukungan pendanaan agar target pengurangan kawasan kumuh dapat direalisasikan secara bertahap.

“Kami berharap dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dapat kembali diperoleh sehingga penanganan kawasan kumuh bisa berjalan bertahap dan kualitas permukiman masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKWI Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sukabumi

    IKWI Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Sukabumi menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada PWI Peduli Kota Sukabumi pada Sabtu (14/12/2024). Bantuan ini akan didistribusikan kepada korban terdampak bencana alam di Sukabumi dan sekitarnya. Ketua IKWI Kota Sukabumi, Ayu Maulida, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap para korban bencana. “Hari […]

  • Antusiasme Tinggi, bjb Sekuritas Ungkap Potensi Investasi Aman di Tengah Pandemi

    Antusiasme Tinggi, bjb Sekuritas Ungkap Potensi Investasi Aman di Tengah Pandemi

    • calendar_month Selasa, 13 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Antusiasme masyarakat dalam berinvestasi terus tumbuh secara signifikan dari tahun ke tahun. Di Jawa Barat, peningkatan jumlah investor tersebut bahkan tetap melesat di tengah masa pandemi Covid-19. Di akhir tahun 2018, jumlah investor saham di Jawa Barat berjumlah sekitar 134 ribu orang, angka tersebut naik menjadi 177 ribu orang di 2019. Alias […]

  • Investasi di Kota Sukabumi Tumbuh Positif, Hingga Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terserap

    Investasi di Kota Sukabumi Tumbuh Positif, Hingga Puluhan Ribu Tenaga Kerja Terserap

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Puluhan ribu tenaga kerja terserap di Kota Sukabumi, dampak dari tumbuhnya investasi dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) selama periode tahun 2022. Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Setempat, jika laju investasi dan PMDN tersebut sebesar Rp3.322.374.962.365. Capaian tersebut, tentunya menunjukan pergerakan investasi di Kota Sukabumi tumbuh positif. […]

  • Capai 98 Persen, Fly Over Kopo Bakal Resmi Digunakan Agustus Mendatang

    Capai 98 Persen, Fly Over Kopo Bakal Resmi Digunakan Agustus Mendatang

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jembatan layang atau fly over Kopo rencananya bakal diresmikan pada Agustus mendatang. Saat ini, tahap pengerjaannya telah mencapai 98 persen. Humas PT. PP, Ulil Albab mengatakan, salah satu kendala pembangunan fly over Kopo adalah kepadatan lalu lintas. Lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta sangat padat sehingga pembangunannya sedikit terkendala teknis. Tak hanya itu, […]

  • Puluhan Petugas Lapas Kelas II-B Sukabumi Jalani Tes Urine

    Puluhan Petugas Lapas Kelas II-B Sukabumi Jalani Tes Urine

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Puluhan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Sukabumi, melakukan tes narkoba melalui sample urine, Kamis (23/9/2021). Sebanyak 30 orang petugas lapas, melakukan tes urine yang dilakukan bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi. Sebelumnya, petugas Lapas Kelas 2B Sukabumi juga diberikan pengarahan terkait pencegahan dan penanganan peredaran narkoba di dalam lapas, yang […]

  • Hadiri Halalbihalal IDI Bandung, Salmiah Rambe Kagumi Kontribusi Dokter

    Hadiri Halalbihalal IDI Bandung, Salmiah Rambe Kagumi Kontribusi Dokter

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Hj. Salmiah Rambe menghadiri kegiatan Halalbihalal Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kota Bandung, yang dilaksanakan di Grand Sunshine Resort & Hotel, Kabupaten Bandung, Rabu (01/06/2022). Salmiah menyampaikan bahwa peran dokter di Indonesia menjadi salah satu hal terpenting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bandung, dalam hal ini […]

expand_less