Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Dan BIGRS Akan Jadikan Kawasan Supratman Lebih Berkeselamatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) akan menata kawasan Jalan di Supratman (area Taman Persib) menjadi lebih berkeselamatan.

Saat ini, jalan di kawasan Taman Persib tersebut direkayasa sehingga pengendara dari arah selatan (Jalan Jakarta, Laswi, Ahmad Yani) harus mengelilingi Taman Persib dulu jika hendak menuju ke arah utara (Pusdai, Gasibu). Pelimpahan kendaraan untuk mengelilingi Taman Persib tersebut berdampak bagi keselamatan jalan, khususnya para pelajar yang banyak menggunakan akses jalan tersebut.

Kepala Sub Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah II pada Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bappelitbang) Kota Bandung, Sam Satriabadra menyebutkan, akan memfungsikan kembali jalur yang saat ini ditutup (tepat di area Taman Persib, red). Namun akan dilengkapi fasilitas keselamatan bagi pejalan kaki.

Ini diyakini akan berdampak positif bagi ruas jalan yang terkoneksi langsung dengan area Taman Persib seperti Jalan Cendana, Bengawan, sampai ke Jalan Riau.

“Jika sebelumnya kami menciptakan kawasan jalan berkeselamatan di satu trase saja, sekarang eksekusinya sudah masuk kawasan,” ujar Sam pada Bandung Menjawab di Balai Kota, Kamis (22/8/2019).

Sam menyatakan, perencanaan penataan jalan Supratman saat ini sudah memasuki tahap akhir pada konseptual desain, dan dalam waktu dekat akan segera dieksekusi.

“Kita akan fokus menjadikan Kota Bandung ramah bagi pejalan kaki,” katanya.

Senada dengan Sam, Kepala Seksi Manajemen Transportasi pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Sultoni menyebutkan, jalan yang berkeselamatan itu adalah jalan yang mendahulukan kenyamanan pejalan kaki dan sepeda.

“Produksi dan konsumsi kendaraan memang tidak bisa kita kendalikan. Tetapi kita harus bisa mengendalikan sistem penggunaannya, agar semua pengguna jalan merasa nyaman,” ujar Sultoni.

Oleh karenanya, ia juga menyebutkan nantinya di kawasan Supratman akan didesain ramah bagi pejalan kaki.

“Karena merupakan kawasan sekolah, di sana juga akan kami siapkan area drop off (area menurunkan penumpang) bagi pengguna kendaraan yang hendak mengantar-jemput putra-putrinya. Sehingga kendaraan-kendaraan yang berhenti itu tidak mengganggu lalu lintas,” papar Sultoni.

Ia juga menambahkan, trotoar di sepanjang jalan dari SMP Negeri 14 Bandung hingga Ciujung akan dilebarkan, khususnya untuk keselamatan para pelajar yang menggunakan jalan tersebut.

Sebagai informasi, BIGRS memulai masa kerja sama dengan Kota Bandung pada tahun 2015. Pendampingan BIGRS akan berakhir pada tahun 2019.

Mengulas konsen dan kolaborasi BIGRS dengan Pemerintah Kota Bandung dari tahun ke tahun, setidaknya ada 3 kampanye keselamatan jalan yang dilakukan: penggunaan helm yang benar, penggunaan sabuk pengaman pada pengendara mobil, dan batas kecepatan minimum serta maksimum untuk pengendara di Kota Bandung.

Selain itu, beberapa titik jalan di Kota Bandung dijadikan prototype untuk jalan berkeselamatan seperti misalnya di kawasan simpangan Jalan Ahmad Yani dan Cikudapateuh.

“Pada 2019 ini, kami kembali fokus pada penggunaan helm yang baik dan benar. Utamanya adalah mengampanyekan klik helm biar selamat,” ujar Enforcement Assistant pada Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) Kota Bandung, Johan Ramadhan.

Johan menyebutkan, selama masa kerja sama tersebut, ada pula output berupa laporan rutin berbentuk buku yang berisi data keselamatan jalan di Bandung. Data ini tersinkronisasi dengan data kepolisian dan rumah sakit. Nantinya, data tersebut digunakan sebagai rujukan konsen eksekusi upaya keselamatan jalan.

“Dari annual report tersebut, bisa dipetakan jalanan mana di Bandung yang bisa kita buat lebih berkeselamatan,” ujarnya.

Jika sudah rampung nanti, kawasan Supratman bukan kawasan pertama yang menjadi kawasan jalan berkeselamatan hasil kerja sama Pemkot Bandung dan BIGRS.

Sebelumnya, kawasan pedestrian di Jalan Sudirman, Simpang Asia Afrika dan Alun Alun Timur, Simpang Alun Alun Timur dan Dalem Kaum, Simpang Dewi Sartika dan Kepatihan, Simpang Ahmad Yani, Jalan Veteran dan Jalan Naripan, dan Simpang Cikudapateuh telah jadi area implementasi keselamatan jalan. (Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logo Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia Kini Terdaftar Resmi, Jamin Kepastian Hukum

    Logo Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia Kini Terdaftar Resmi, Jamin Kepastian Hukum

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA,Mbinews — Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) resmi mengantongi hak paten atas logo dan merek organisasi setelah terdaftar sesuai Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 tentang Merek. Sertifikat pendaftaran dengan nomor IDM001424169 diserahkan pada Rabu (1/4/2026) di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers Lantai IV, Jakarta. Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana, menerima langsung sertifikat tersebut […]

  • Dansektor 21 Citarum Harum, Beri Mata Kuliah “Lingkungan Hidup  Dan Ekosistem DAS” Di Telkom University

    Dansektor 21 Citarum Harum, Beri Mata Kuliah “Lingkungan Hidup Dan Ekosistem DAS” Di Telkom University

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komandan Satuan Tugas Citarum Harum Sektor (Dansektor) 21, Kol. Inf. Yusep Sudrajat, S.I.P., memberikan mata kuliah umum Prodi S1 Teknik Telekomunikasi Fakultas Teknik Elektro di Telkom University, Jalan Telekomunikasi No. 1 Buah Batu Bandung, Rabu (26/2/2020). Dansektor 21 Kolonel Inf Yusep dalam kuliah umum tersebut, memberikan mata kuliah tentang lingkungan hidup dan […]

  • Dishub Kota Bandung Bergerak Cepat Selesaikan Masalah PJU di Taman Lalulintas

    Dishub Kota Bandung Bergerak Cepat Selesaikan Masalah PJU di Taman Lalulintas

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Dishub Kota Bandung bergerak cepat menindaklanjuti arahan Wali Kota Bandung terkait peningkatan penerangan di kawasan Taman Lalu Lintas. Langkah ini dilakukan guna mendukung kenyamanan dan keamanan masyarakat, khususnya saat beraktivitas di malam hari. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi menjelaskan, pengerjaan dilakukan segera setelah arahan diberikan dalam rapat […]

  • Hendry Ch Bangun Bukan Anggota PWI Lagi

    Hendry Ch Bangun Bukan Anggota PWI Lagi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit B Handoyo, kembali mengumumkan pemberhentian penuh Hendry Ch Bangun dari keanggotaan PWI pada jumpa pers di markas PWI DKI Jakarta, Kamis malam (15/8). Pemberhentian ini didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Kehormatan PWI Pusat Nomor 50/VII/DK/PWI-P/SK-SR/2024 tanggal 16 Juli 2024. Kesit menjelaskan, PWI DKI Jakarta telah mencatat keputusan […]

  • Program Family Strengthening, YBM BRILiaN Targetkan Terciptanya Keluarga yang Kuat Spiritual dan Mandiri Secara Ekonomi

    Program Family Strengthening, YBM BRILiaN Targetkan Terciptanya Keluarga yang Kuat Spiritual dan Mandiri Secara Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Admin01
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Garut || MBInews.id — YBM BRILiaN (Yayasan Baitul Maal BRILiaN) merupakan lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah dari pekerja BRI yang berfokus pada program pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berkelanjutan. Kali ini, YBM BRILiaN Region 9 resmi meluncurkan Program Family Strengthening (FS) di Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Program ini menjadi salah satu kegiatan sosial […]

  • DPRD Kota Sukabumi  Panggil Kemendag Kota Sukabumi, Terkait Insiden Bus Pembawa  Calhaj Yang Menabrak Pagar

    DPRD Kota Sukabumi Panggil Kemendag Kota Sukabumi, Terkait Insiden Bus Pembawa Calhaj Yang Menabrak Pagar

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi akan memanggil pihak Kemenag Kota Sukabumi dan Pemrintah Daerah Kota Sukabumi terkait insiden pemberangkatan calon jemaah haji kloter 37 Kota Sukabumi di Gedung Juang Kota Sukabumi. Selasa, (16/07) sore kemarin.Dimana dalam insiden tersebut salah satu Bus pembawa calon jemaah haji menabrak pagar, dimana pagar besi […]

expand_less