Breaking News
Trending Tags

Pemkot Bandung Dan BIGRS Akan Jadikan Kawasan Supratman Lebih Berkeselamatan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) akan menata kawasan Jalan di Supratman (area Taman Persib) menjadi lebih berkeselamatan.

Saat ini, jalan di kawasan Taman Persib tersebut direkayasa sehingga pengendara dari arah selatan (Jalan Jakarta, Laswi, Ahmad Yani) harus mengelilingi Taman Persib dulu jika hendak menuju ke arah utara (Pusdai, Gasibu). Pelimpahan kendaraan untuk mengelilingi Taman Persib tersebut berdampak bagi keselamatan jalan, khususnya para pelajar yang banyak menggunakan akses jalan tersebut.

Kepala Sub Bidang Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah II pada Badan Perencanaan Penelitian dan Pembangunan (Bappelitbang) Kota Bandung, Sam Satriabadra menyebutkan, akan memfungsikan kembali jalur yang saat ini ditutup (tepat di area Taman Persib, red). Namun akan dilengkapi fasilitas keselamatan bagi pejalan kaki.

Ini diyakini akan berdampak positif bagi ruas jalan yang terkoneksi langsung dengan area Taman Persib seperti Jalan Cendana, Bengawan, sampai ke Jalan Riau.

“Jika sebelumnya kami menciptakan kawasan jalan berkeselamatan di satu trase saja, sekarang eksekusinya sudah masuk kawasan,” ujar Sam pada Bandung Menjawab di Balai Kota, Kamis (22/8/2019).

Sam menyatakan, perencanaan penataan jalan Supratman saat ini sudah memasuki tahap akhir pada konseptual desain, dan dalam waktu dekat akan segera dieksekusi.

“Kita akan fokus menjadikan Kota Bandung ramah bagi pejalan kaki,” katanya.

Senada dengan Sam, Kepala Seksi Manajemen Transportasi pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Sultoni menyebutkan, jalan yang berkeselamatan itu adalah jalan yang mendahulukan kenyamanan pejalan kaki dan sepeda.

“Produksi dan konsumsi kendaraan memang tidak bisa kita kendalikan. Tetapi kita harus bisa mengendalikan sistem penggunaannya, agar semua pengguna jalan merasa nyaman,” ujar Sultoni.

Oleh karenanya, ia juga menyebutkan nantinya di kawasan Supratman akan didesain ramah bagi pejalan kaki.

“Karena merupakan kawasan sekolah, di sana juga akan kami siapkan area drop off (area menurunkan penumpang) bagi pengguna kendaraan yang hendak mengantar-jemput putra-putrinya. Sehingga kendaraan-kendaraan yang berhenti itu tidak mengganggu lalu lintas,” papar Sultoni.

Ia juga menambahkan, trotoar di sepanjang jalan dari SMP Negeri 14 Bandung hingga Ciujung akan dilebarkan, khususnya untuk keselamatan para pelajar yang menggunakan jalan tersebut.

Sebagai informasi, BIGRS memulai masa kerja sama dengan Kota Bandung pada tahun 2015. Pendampingan BIGRS akan berakhir pada tahun 2019.

Mengulas konsen dan kolaborasi BIGRS dengan Pemerintah Kota Bandung dari tahun ke tahun, setidaknya ada 3 kampanye keselamatan jalan yang dilakukan: penggunaan helm yang benar, penggunaan sabuk pengaman pada pengendara mobil, dan batas kecepatan minimum serta maksimum untuk pengendara di Kota Bandung.

Selain itu, beberapa titik jalan di Kota Bandung dijadikan prototype untuk jalan berkeselamatan seperti misalnya di kawasan simpangan Jalan Ahmad Yani dan Cikudapateuh.

“Pada 2019 ini, kami kembali fokus pada penggunaan helm yang baik dan benar. Utamanya adalah mengampanyekan klik helm biar selamat,” ujar Enforcement Assistant pada Bloomberg Philantropies Initiative for Global Road Safety (BIGRS) Kota Bandung, Johan Ramadhan.

Johan menyebutkan, selama masa kerja sama tersebut, ada pula output berupa laporan rutin berbentuk buku yang berisi data keselamatan jalan di Bandung. Data ini tersinkronisasi dengan data kepolisian dan rumah sakit. Nantinya, data tersebut digunakan sebagai rujukan konsen eksekusi upaya keselamatan jalan.

“Dari annual report tersebut, bisa dipetakan jalanan mana di Bandung yang bisa kita buat lebih berkeselamatan,” ujarnya.

Jika sudah rampung nanti, kawasan Supratman bukan kawasan pertama yang menjadi kawasan jalan berkeselamatan hasil kerja sama Pemkot Bandung dan BIGRS.

Sebelumnya, kawasan pedestrian di Jalan Sudirman, Simpang Asia Afrika dan Alun Alun Timur, Simpang Alun Alun Timur dan Dalem Kaum, Simpang Dewi Sartika dan Kepatihan, Simpang Ahmad Yani, Jalan Veteran dan Jalan Naripan, dan Simpang Cikudapateuh telah jadi area implementasi keselamatan jalan. (Koes)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Berkelanjutan USB YPKP Menuju Akreditasi Unggul

    Transformasi Berkelanjutan USB YPKP Menuju Akreditasi Unggul

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana Yayasan Pendidikan Keuangan dan Perbankan (USB YPKP) telah mencapai prestasi gemilang dengan meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pencapaian ini merupakan perjalanan panjang transformasi institusi yang dirancang melalui Rencana Induk Pengembangan Pendidikan (IRIP) selama 20 tahun terakhir, dibagi dalam empat periode lima tahunan . Hal […]

  • Catut Nama Wali Kota Sukabumi, Pengusaha Banyak yang Tertipu

    Catut Nama Wali Kota Sukabumi, Pengusaha Banyak yang Tertipu

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Adanya kabar  yang tidak sedap menimpa orang nomor satu di Kota Sukabumi untuk melakukan aksi penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,  membuat Walikota Sukabumi Achmad Fahmi geram dan menyayangkan mengatasnamakan nama dirinya. Bahkan, belakangan ini ramai beredar berita terkait salah seorang pengusaha yang diduga tertipu dengan tawaran proyek bernilai miliaran rupiah mengatas […]

  • Walikota Bandung Minta Warga Jaga Lingkungan Dan Keluarga Dari Paparan Narkoba

    Walikota Bandung Minta Warga Jaga Lingkungan Dan Keluarga Dari Paparan Narkoba

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial prihatin atas tertangkapnya Kapolsek Astana Anyar beserta belasan anggotanya oleh Propam Polda Jabar yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. “Prihatin saya,” ujar Oded di Kantor LPM Kota Bandung, Kamis (18/2/2021). Oded yakin, Polri pasti memiliki aturan dan sanksi bagi anggotanya yang melanggar.”Institusi kepolisian punya aturan dan […]

  • Kota Sukabumi Puncaki Realisasi Belanja Nasional, Kemendagri Catat Kinerja APBD 2025

    Kota Sukabumi Puncaki Realisasi Belanja Nasional, Kemendagri Catat Kinerja APBD 2025

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Kota Sukabumi menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 5 Januari 2026, Pemerintah Kota Sukabumi tercatat sebagai pemerintah kota dengan realisasi belanja tertinggi secara nasional. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari konsistensi pemerintah daerah […]

  • Mantap, Kawasan Alun-Alun Bakal Memiliki Wajah Baru

    Mantap, Kawasan Alun-Alun Bakal Memiliki Wajah Baru

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung terus berupaya mempercantik kawasan Alun-alun Kota Bandung sebagai salah satu ikon Kota Kembang. Pada September ini, sejumlah trotoar yang melingkari kawasan alun-alun bakal memiliki wajah baru. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai merevitalisasi sejumlah trotoar, yaitu trotoar Jalan Kepatihan dan […]

  • Komunitas Ojol Kota Sukabumi Lakukan Pengalangan Donasi Bantuan Untuk Korban Bencana

    Komunitas Ojol Kota Sukabumi Lakukan Pengalangan Donasi Bantuan Untuk Korban Bencana

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sejumlah Komunitas Driver ojek online Sukabumi mengelar penggalangan donasi untuk korban bencana untuk Jabodetabek dan Jawa Barat di beberapa titik strategis di Kota Sukabumi. “Penggalangan dilakukan di beberapa titik diataranya di depan Pendopo Jl. Jend. A Yani Kota Sukabumi, Jogja Jl. RE Martadinata, Citimall Jl. Jend. A. Yani. Taman Alun-alun Kota Sukabumi” […]

expand_less