Dari Penataan ASN hingga Peningkatan PAD, Ini Pesan Wali Kota Saat Lantik 102 Aparatur Pemkot Sukabumi
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melantik dan mengambil sumpah jabatan 102 aparatur sipil negara (ASN) di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Senin (6/7/2026). Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kapasitas birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Sukabumi.
Sebanyak 102 ASN yang dilantik terdiri atas sembilan pejabat administrator (eselon III), 31 pejabat pengawas (eselon IV), 20 pejabat fungsional, serta 42 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dalam sambutannya, Ayep menegaskan, pelantikan bukan sekadar rotasi atau pengisian jabatan, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pelantikan ini bukan hanya pergantian jabatan, tetapi amanah untuk menghadirkan birokrasi yang produktif, profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Setiap ASN harus mampu bekerja cepat serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”ujar Ayep.
Ia juga menyoroti kondisi fiskal Pemkot Sukabumi, yang masih menghadapi tantangan karena struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) didominasi belanja pegawai. Menurutnya, kondisi tersebut harus diatasi melalui langkah-langkah strategis agar ruang fiskal pemerintah semakin sehat dan mampu mendukung percepatan pembangunan.
Untuk mewujudkan hal itu, Pemkot Sukabumi menerapkan dua strategi utama, yakni melakukan penataan jumlah aparatur secara bertahap sesuai kebutuhan organisasi serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan.
“Peningkatan PAD menjadi salah satu prioritas pemerintah. Dengan ruang fiskal yang lebih kuat, pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

foto: dokpim: Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, Saat memebrikan Sambutan Usai Melantik 102 Pejabat ASN dilingkungan Pemkot Sukabumi. Senin, (6/7/2026).
Ayep menyebut, upaya peningkatan PAD mulai menunjukkan hasil. Hal tersebut ditandai dengan terealisasinya sejumlah proyek infrastruktur strategis di Kota Sukabumi.
Beberapa proyek yang telah dilaksanakan di antaranya pembangunan tugu perbatasan, Gedung Dekranasda, Jembatan Kopeng, perbaikan Jalan Gudang dan Jalan Prana, serta pembangunan Kantor Kecamatan Gunung Puyuh untuk mendukung peningkatan pelayanan publik.
Selain pembangunan fisik, Ayep juga, mendorong perubahan budaya kerja aparatur melalui pemanfaatan teknologi digital. Seluruh ASN yang baru dilantik diminta memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang efektif.
“Media sosial bukan lagi sekadar ruang berbagi informasi. Platform digital harus dimanfaatkan sebagai instrumen transparansi, akuntabilitas, dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Informasi mengenai program, capaian kinerja, hingga layanan publik harus disampaikan secara terbuka, cepat, dan mudah diakses,” ungkapnya.
Menurutnya, transformasi birokrasi tidak cukup hanya dilakukan melalui penataan organisasi, tetapi juga harus dibarengi perubahan pola pikir aparatur dalam memberikan pelayanan.
“Saya berharap, seluruh ASN yang baru dilantik mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, dan semangat melayani masyarakat sehingga birokrasi Pemerintah Kota Sukabumi semakin responsif terhadap kebutuhan publik di era digital,”pungkasnya.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar