Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kembali Kirim PMI ke Timur Tengah, Pemkot Sukabumi Tekankan Skill dan Sertifikasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Pemerintah Kota Sukabumi kembali mendorong pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal daerah tersebut untuk bekerja di luar negeri. Kali ini, seorang warga Kota Sukabumi, Didit Fahrudin, diberangkatkan ke Kuwait untuk bekerja di perusahaan Spa180 dengan masa kontrak selama dua tahun.

Didit merupakan warga Jalan Pabuaran, Kelurahan Nyemplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Setelah melalui berbagai tahapan pelatihan dan persiapan kerja, ia kini telah tiba di Kuwait dan mulai menjalankan pekerjaannya.

Kabar keberangkatannya disampaikan Didit melalui sebuah video yang diterima redaksi. Dalam video tersebut, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi yang telah memberikan kesempatan untuk bekerja di luar negeri.

“Alhamdulillah pada hari ini saya sudah berada di Kuwait dan sudah berada di tempat bekerja. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Sukabumi, Bapak Ayep Zaki, yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bekerja di luar negeri dan mencari penghidupan yang lebih layak,” ujar Didit.

Sebelum diberangkatkan ke Kuwait, Didit terlebih dahulu mengikuti pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) milik Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Delta Abadi Internasional.

Pelatihan tersebut berlangsung selama hampir tiga bulan, yakni mulai 5 Maret hingga 31 Mei 2026. Pelatihan menjadi salah satu tahapan penting untuk membekali calon PMI sebelum memasuki pasar kerja internasional.

PEMKOT SUKABUMI FOKUS SIAPKAN PMI TERAMPIL

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pengiriman PMI asal Kota Sukabumi ke berbagai negara bukan sekadar fenomena musiman. Pemerintah Kota Sukabumi, kata dia, tengah membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Pemkot Sukabumi menggandeng sejumlah lembaga pendidikan dan pelatihan kerja serta P3MI yang dinilai memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

“Pemkot Sukabumi memang sedang fokus membangun PKL-PKL yang dimiliki P3MI. Salah satunya Politeknik Sukabumi, PASIM dan Taman Siswa secara langsung bisa saya saksikan. Di luar ketiga itu ada juga LPK-LPK yang lain di Kota Sukabumi,” kata Ayep Zaki dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Ayep, lembaga-lembaga tersebut diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan dan memberangkatkan tenaga kerja asal Kota Sukabumi ke berbagai negara tujuan.

Melalui pelatihan yang diberikan, calon PMI tidak hanya dipersiapkan untuk memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga dibekali kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan negara tujuan.

BAHASA DAN SKILL JADI BEKAL UTAMA

Ayep menyebut terdapat dua kemampuan utama yang harus dimiliki calon PMI sebelum bekerja di luar negeri.

Pertama adalah kemampuan bahasa sesuai negara tujuan. Kedua, keterampilan atau keahlian yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dijalani.

“Dua kriteria utama yang akan dididik di LPK-LPK itu adalah pertama bahasa negara tujuan dan kedua adalah skill tempat siswa akan bekerja. Semua harus memiliki sertifikasi, baik sertifikasi bahasa maupun sertifikasi skill,” jelasnya.

Menurut Ayep, sertifikasi tersebut menjadi modal penting bagi tenaga kerja asal Kota Sukabumi untuk dapat bersaing dalam perekrutan tenaga kerja di berbagai negara.

Tanpa memiliki kemampuan bahasa dan keterampilan yang dibuktikan dengan sertifikasi, calon tenaga kerja dinilai akan lebih sulit menembus pasar kerja internasional.

Karena itu, Pemkot Sukabumi mendorong agar calon PMI tidak hanya berorientasi pada keberangkatan ke luar negeri, tetapi juga mempersiapkan kompetensi secara matang agar dapat memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik.

BIDIK GAJI RP20-35 JUTA PER BULAN

Pemerintah Kota Sukabumi juga menargetkan agar tenaga kerja yang diberangkatkan ke luar negeri memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi.

Ayep menyebut, tenaga kerja dengan keahlian dan sertifikasi yang memadai berpeluang mendapatkan standar gaji antara Rp20 juta hingga Rp35 juta per bulan, tergantung negara tujuan, jenis pekerjaan, kompetensi dan ketentuan perusahaan.

“Karena Pemerintah Kota Sukabumi mendorong pekerja-pekerja yang skill atau keahliannya dengan standar gaji Rp20 sampai Rp35 juta per bulan,” pungkas Ayep.

Keberangkatan Didit Fahrudin ke Kuwait menjadi salah satu contoh upaya Pemerintah Kota Sukabumi dalam membuka akses kesempatan kerja bagi masyarakat melalui jalur penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Dengan penguatan pelatihan bahasa, keterampilan dan sertifikasi, Pemkot Sukabumi berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang mampu bersaing di pasar internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui penghasilan dari bekerja di luar negeri. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Keluhkan Jalan Merbabu Rusak Bertahun-tahun, Kadis PUTR: Anggaran Ditarik ke IKN, Perbaikan diundur Tahun 2025

    Warga Keluhkan Jalan Merbabu Rusak Bertahun-tahun, Kadis PUTR: Anggaran Ditarik ke IKN, Perbaikan diundur Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sejumlah masyarakat di wilayah Jalan Merbabu, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi mengeluhkan terkait rusaknya jalan yang telah terjadi bertahun-tahun. Bukan hanya menjadi jalan utama bagi masyarakat yang bermukim untuk beraktivitas, Jalan Merbabu juga menjadi akses jalan utama pondok pesantren dan juga destinasi wisata museum, yang kerap dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar Kota […]

  • BAZNAS Jabar Hormati Proses Hukum, Tegaskan Tata Kelola Zakat Transparan

    BAZNAS Jabar Hormati Proses Hukum, Tegaskan Tata Kelola Zakat Transparan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BANDUNG Mbinews – BAZNAS Jawa Barat menegaskan komitmennya terhadap transparansi setelah muncul penyelidikan dugaan penyalahgunaan dana zakat dan hibah jaring pengaman sosial Covid-19. Sejumlah pimpinan periode sebelumnya bahkan telah dimintai klarifikasi oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Pimpinan Bidang SDM, Administrasi, Umum, dan Humas BAZNAS Jawa Barat, Nana Sudiana, menjelaskan bahwa beberapa pimpinan BAZNAS periode sebelumnya […]

  • DPRD Bandung Ingin Pendampingan Hukum bagi Warga Miskin Lebih Tepat Sasaran

    DPRD Bandung Ingin Pendampingan Hukum bagi Warga Miskin Lebih Tepat Sasaran

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG ,Mbinews – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD tentang Lembaga Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin, di Ruang Rapat Bapemperda, Rabu (6/5/2026). Rapat dipimpin Ketua Bapemperda Dudy Himawan, S.H., didampingi Wakil Ketua Bapemperda Asep Robin, S.H., M.H., serta dihadiri sejumlah anggota Bapemperda, di […]

  • Masjid Raya Bandung Gelar Tarawih Kembali Usai Dua Tahun Terhenti Akibat Pandemi

    Masjid Raya Bandung Gelar Tarawih Kembali Usai Dua Tahun Terhenti Akibat Pandemi

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Masjid Raya Bandung akhirnya kembali menggelar salat Tarawih berjemaah pada Ramadhan 1443 Hijriah ini, Sabtu 2 April 2022. Dua tahun sebelumnya, Masjid Raya Bandung terpaksa tak menggelar salat Tarawih berjemaah akibat pandemi Covid-19. Meski pemerintah telah melonggarkan aturan, tetapi Masjid Raya Bandung tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat bagi para jemaah untuk […]

  • Menyerap Aspirasi Warga Masyarakat Kelurahan Babakan Tarogong

    Menyerap Aspirasi Warga Masyarakat Kelurahan Babakan Tarogong

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Berdiskusi langsung bersama Lurah Babakan Tarogong, H. Opi Sopandi S.Sos di kantor kelurahan Babakan Tarogong, Bandung, 11/9. Kelurahan Babakan Tarogong terletak di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung dengan berbagai keragaman dan kompleksitasnya dalam segala hal karena jumlah penduduknya yang padat. Seperti pada umumnya tempat-tempat di wilayah ibu kota provinsi kelurahan Babakan Tarogong […]

  • Wali Kota Sukabumi Dukung Wakaf Qordul Hasan untuk UMKM dan Yatim di Cikole

    Wali Kota Sukabumi Dukung Wakaf Qordul Hasan untuk UMKM dan Yatim di Cikole

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menghadiri kegiatan Sosialisasi Wakaf dan Penyaluran Manfaat Wakaf Qordul Hasan untuk UMKM serta Santunan Anak Yatim se-Kecamatan Cikole pada Sabtu (19/07/2025). Acara berlangsung di Ruang Pertemuan Kecamatan Cikole dan diinisiasi oleh Lembaga Wakaf Do’a Bangsa. Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Cikole, para lurah, jajaran Lembaga Wakaf Do’a […]

expand_less