Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Inflasi Terkendali 2,77%, Ekonomi Kota Sukabumi Tumbuh 5,94% di Triwulan II 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews,id – Kinerja ekonomi Kota Sukabumi menunjukkan tren positif. Di tengah tekanan ekonomi global, inflasi Kota Sukabumi pada Agustus 2026 tercatat sebesar 2,77% secara tahunan (year on year/yoy) dan 0,22% secara bulanan (month to month/mtm).

Capaian tersebut menempatkan Kota Sukabumi dalam jajaran daerah dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Kota Sukabumi, posisi inflasi tahunan Kota Sukabumi berada di peringkat kesembilan, lebih rendah dibandingkan Kota Bogor yang mencapai 2,87%.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menilai terkendalinya inflasi menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah. Menurutnya, stabilitas harga perlu terus dijaga agar momentum pertumbuhan ekonomi dapat berlanjut.

“Capaian inflasi ini memberikan harapan positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi. Di tengah dinamika ekonomi global, inflasi kita masih berada pada level yang terkendali. Tantangannya adalah mempertahankan stabilitas tersebut sembari terus mendorong aktivitas ekonomi daerah,” ujar Ayep Zaki, Selasa (8/9/2026).

Secara nasional, sasaran inflasi 2026 ditetapkan sebesar 2,5% dengan toleransi sekitar 1%. Dengan demikian, inflasi tahunan Kota Sukabumi sebesar 2,77% masih berada dalam rentang sasaran tersebut.

Meski demikian, tekanan harga masih terlihat pada sejumlah kelompok pengeluaran. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mencatat sektor transportasi dan pendidikan menjadi salah satu penyumbang dominan inflasi pada Agustus 2026.

Kenaikan tarif transportasi berbasis daring serta penyesuaian biaya pendidikan pada awal tahun ajaran baru, termasuk biaya pendidikan tingkat SD dan SMP serta bimbingan belajar, turut memberikan tekanan terhadap tingkat inflasi.

Untuk menjaga inflasi tetap terkendali, Pemkot Sukabumi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjalankan sejumlah program, salah satunya Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program tersebut digelar di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Gunung Puyuh, Lembursitu, dan Cibeureum. Langkah ini diarahkan untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus membantu mempertahankan daya beli masyarakat.

Pemkot Sukabumi juga memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk membuka peluang kerja sama di sektor pangan. Kebijakan tersebut dinilai penting mengingat komoditas pangan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pergerakan inflasi daerah.

Upaya pengendalian harga pangan juga terus dilakukan melalui pelaksanaan GPM di berbagai lokasi. Pemkot menargetkan kegiatan tersebut dapat terus diperluas sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat

Selain berhasil menjaga inflasi, Kota Sukabumi juga mencatatkan kinerja positif dari sisi pertumbuhan ekonomi.

Pada triwulan II 2026, ekonomi Kota Sukabumi tumbuh 5,94% secara tahunan (yoy). Capaian tersebut menempatkan Kota Sukabumi dalam kelompok 20 daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada periode tersebut.

Posisi teratas ditempati Kota Pekanbaru dengan pertumbuhan 7,39%, disusul Kota Batam sebesar 7,28% dan Kota Surabaya sebesar 7,20%.

Kinerja tersebut menjadi indikator bahwa stabilitas harga berjalan beriringan dengan aktivitas ekonomi daerah. Secara nasional, ekonomi Indonesia sendiri tumbuh 5,29% pada triwulan II 2026.

Ayep menilai, capaian inflasi dan pertumbuhan ekonomi tersebut menunjukkan arah pembangunan ekonomi Kota Sukabumi berada pada jalur yang tepat. Namun, ia menegaskan pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengantisipasi tekanan harga.

“Capaian ini menunjukkan Kota Sukabumi sudah berada di jalur yang tepat. Ke depan, tantangannya adalah bagaimana menjaga pertumbuhan tetap kuat sekaligus menekan laju inflasi melalui kebijakan yang kreatif, terukur, dan berani. Dengan begitu, peningkatan aktivitas ekonomi dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,”kata Ayep.

Menurut Ayep, konsistensi pengendalian inflasi dan penguatan sektor-sektor ekonomi produktif akan menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja perekonomian Kota Sukabumi hingga akhir 2026.

“Inflasi harus tetap terkendali, sementara sektor-sektor ekonomi produktif perlu terus diperkuat. Dua hal ini penting untuk menjaga perekonomian Kota Sukabumi tetap tumbuh hingga akhir 2026,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses H. Eep, Fokus Dalam Pendidikan Dan Kesehatan

    Reses H. Eep, Fokus Dalam Pendidikan Dan Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Reses H. Eep Jamaludin SE ,Anggota DPRD Kab Bandung yang juga Ketua Fraksi PAN Dapil I Kab Bandung masa sidang I tahun 2023 di GOR Cipicung Desa Sadu Kec Soreang Kab Bandung (14/11/2023) . H. Eep mengatakan, dalam reses ini, kita lebih fokus pada pelayanan dasar seperti halnya masalah kesehatan dan […]

  • Anggota Komisi II DPRD Jabar Minta Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

    Anggota Komisi II DPRD Jabar Minta Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    BANDUNG, Melonjaknya kasus aktif Covid-19 pasca libur lebaran membuat pemerintah Indonesia terpaksa menerapkan kembali kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga tanggal 20 Juli 2020. Banyak yang diatur dalam PPKM darurat ini, beberapa hal diantaranya adalah bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 100 persen bagi perusahaan non esensial, penutupan pusat perbelanjaan dan […]

  • Dezan Siap Bagjakan Dan Masyarakat Kabupaten Bandung

    Dezan Siap Bagjakan Dan Masyarakat Kabupaten Bandung

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBInews.id – Wakil Bupati Incumbent Gun-gun Sebut Dezan Sosok Pasangan Ideal pilkada Kab.Bandung 2020 Kabupaten Bandung, – Dinamika pencalonan bupati dan wakil Bupati kabupaten Bandung dalam Pilkada 2020 terus bergulir. Nama-nama tokoh terus bermunculan, kali ini sosok Deny Zaelani yang akrab di sapa DEZAN yang lulusan Teknik Planologi Penataan Kota dan Desa siap untuk menata kota dan Desa […]

  • Patambaan Siliwangi Didorong Jadi Warisan Budaya, Dinilai Berpotensi Dongkrak Wisata Sukabumi

    Patambaan Siliwangi Didorong Jadi Warisan Budaya, Dinilai Berpotensi Dongkrak Wisata Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 386
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Naskah kuno Patambaan Siliwangi didorong segera ditetapkan sebagai warisan budaya, menyusul temuan nilai historis dan potensi ekonominya sebagai daya tarik wisata baru di Kota Sukabumi. Dorongan itu disampaikan Pimpinan Ponpes Al-Fath, KH M Fajar Laksana, Rabu (15/4), di tengah kajian bersama peneliti terhadap puluhan manuskrip kuno yang tersimpan di Museum Prabu Siliwangi. Menurut […]

  • Saung Tenaga Surya Hadir Di Taman Tegalega

    Saung Tenaga Surya Hadir Di Taman Tegalega

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Taman Tegalega Kota Bandung kini memiliki fasilitas teranyar, yaitu Saung Tenaga Surya. Di saung ini, para pengunjung taman bisa mengisi daya energi untuk alat elektronik. Tiap sudut meja tersedia Universal Serial Bus (USB) untuk mengisi daya alat elektronik seperti handphone atau laptop. Hadirnya tempat itu diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota […]

  • Sosialisasi PHBS untuk Cegah Stunting di Sukabumi

    Sosialisasi PHBS untuk Cegah Stunting di Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Diana Rahesti, membuka kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan peran kader PKK dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan stunting. Acara tersebut berlangsung di Kelurahan Gunungparang pada Kamis, 17 Oktober 2024, dihadiri oleh 30 kader PKK serta perwakilan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dinas […]

expand_less