Breaking News
Trending Tags

Inflasi Terkendali 2,77%, Ekonomi Kota Sukabumi Tumbuh 5,94% di Triwulan II 2026

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 1.222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews,id – Kinerja ekonomi Kota Sukabumi menunjukkan tren positif. Di tengah tekanan ekonomi global, inflasi Kota Sukabumi pada Agustus 2026 tercatat sebesar 2,77% secara tahunan (year on year/yoy) dan 0,22% secara bulanan (month to month/mtm).

Capaian tersebut menempatkan Kota Sukabumi dalam jajaran daerah dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia. Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Kota Sukabumi, posisi inflasi tahunan Kota Sukabumi berada di peringkat kesembilan, lebih rendah dibandingkan Kota Bogor yang mencapai 2,87%.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menilai terkendalinya inflasi menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah. Menurutnya, stabilitas harga perlu terus dijaga agar momentum pertumbuhan ekonomi dapat berlanjut.

“Capaian inflasi ini memberikan harapan positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi. Di tengah dinamika ekonomi global, inflasi kita masih berada pada level yang terkendali. Tantangannya adalah mempertahankan stabilitas tersebut sembari terus mendorong aktivitas ekonomi daerah,” ujar Ayep Zaki, Selasa (8/9/2026).

Secara nasional, sasaran inflasi 2026 ditetapkan sebesar 2,5% dengan toleransi sekitar 1%. Dengan demikian, inflasi tahunan Kota Sukabumi sebesar 2,77% masih berada dalam rentang sasaran tersebut.

Meski demikian, tekanan harga masih terlihat pada sejumlah kelompok pengeluaran. Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mencatat sektor transportasi dan pendidikan menjadi salah satu penyumbang dominan inflasi pada Agustus 2026.

Kenaikan tarif transportasi berbasis daring serta penyesuaian biaya pendidikan pada awal tahun ajaran baru, termasuk biaya pendidikan tingkat SD dan SMP serta bimbingan belajar, turut memberikan tekanan terhadap tingkat inflasi.

Untuk menjaga inflasi tetap terkendali, Pemkot Sukabumi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjalankan sejumlah program, salah satunya Gerakan Pangan Murah (GPM).

Program tersebut digelar di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Gunung Puyuh, Lembursitu, dan Cibeureum. Langkah ini diarahkan untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus membantu mempertahankan daya beli masyarakat.

Pemkot Sukabumi juga memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk membuka peluang kerja sama di sektor pangan. Kebijakan tersebut dinilai penting mengingat komoditas pangan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap pergerakan inflasi daerah.

Upaya pengendalian harga pangan juga terus dilakukan melalui pelaksanaan GPM di berbagai lokasi. Pemkot menargetkan kegiatan tersebut dapat terus diperluas sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat

Selain berhasil menjaga inflasi, Kota Sukabumi juga mencatatkan kinerja positif dari sisi pertumbuhan ekonomi.

Pada triwulan II 2026, ekonomi Kota Sukabumi tumbuh 5,94% secara tahunan (yoy). Capaian tersebut menempatkan Kota Sukabumi dalam kelompok 20 daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada periode tersebut.

Posisi teratas ditempati Kota Pekanbaru dengan pertumbuhan 7,39%, disusul Kota Batam sebesar 7,28% dan Kota Surabaya sebesar 7,20%.

Kinerja tersebut menjadi indikator bahwa stabilitas harga berjalan beriringan dengan aktivitas ekonomi daerah. Secara nasional, ekonomi Indonesia sendiri tumbuh 5,29% pada triwulan II 2026.

Ayep menilai, capaian inflasi dan pertumbuhan ekonomi tersebut menunjukkan arah pembangunan ekonomi Kota Sukabumi berada pada jalur yang tepat. Namun, ia menegaskan pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan rumah untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus mengantisipasi tekanan harga.

“Capaian ini menunjukkan Kota Sukabumi sudah berada di jalur yang tepat. Ke depan, tantangannya adalah bagaimana menjaga pertumbuhan tetap kuat sekaligus menekan laju inflasi melalui kebijakan yang kreatif, terukur, dan berani. Dengan begitu, peningkatan aktivitas ekonomi dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,”kata Ayep.

Menurut Ayep, konsistensi pengendalian inflasi dan penguatan sektor-sektor ekonomi produktif akan menjadi bagian penting dalam menjaga kinerja perekonomian Kota Sukabumi hingga akhir 2026.

“Inflasi harus tetap terkendali, sementara sektor-sektor ekonomi produktif perlu terus diperkuat. Dua hal ini penting untuk menjaga perekonomian Kota Sukabumi tetap tumbuh hingga akhir 2026,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Wali Kota Bandung Ajak Pemuda Tunjukan Empati dan Solidaritas Kepada Palestina

    Pj Wali Kota Bandung Ajak Pemuda Tunjukan Empati dan Solidaritas Kepada Palestina

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengajak masyarakat dan pemuda untuk lebih meningkatkan empati dan solidaritas kepada saudara di Palestina yang masih dalam kondisi penjajahan. Hal itu di ungkapkan saat Upacara Peringatan Bandung Lautan Api di Balai Kota Bandung, Minggu, 24 Maret 2024. “Dengan semangat Bandung Lautan Api sudah sepantasnya berempati dan […]

  • Resmi Pindah Ke Partai Demokrat, Saat Ini Lukmansyah Masih Menjabat Sebagai Legislator PKS Kota Sukabumi

    Resmi Pindah Ke Partai Demokrat, Saat Ini Lukmansyah Masih Menjabat Sebagai Legislator PKS Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca mengundurkan diri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lukmansyah yang juga mantan Ketua Fraksi PKS pada DPRD Kota Sukabumi saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kota Sukabumi. Pasalnya, proses pergantian antar waktu (PAW) dirinya setelah mengundurkan diri dan bergabung ke Partai Demokrat, saat ini masih dalam proses di Dewan Pengurus Pusat […]

  • Komisi A DPRD Kota Bandung, Radea Respati: Satpol PP Perlu Dorong Kesadaran Masyarakat Terhadap Hukum

    Komisi A DPRD Kota Bandung, Radea Respati: Satpol PP Perlu Dorong Kesadaran Masyarakat Terhadap Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menjadi narasumber pada acara Focus Group Discussion, dalam rangka Harmonisasi Satpol PP dengan instansi terkait, di Hotel Savoy Homann Bandung, Selasa, (10/12/2024). Radea mendorong peran dan tugas Satpol PP Kota Bandung untuk menjadi penegak peraturan daerah yang harus dilakukan […]

  • Nasabah bank bjb Ganti Kartu ATM  Magnetic Stripe Dengan Debit Chip Sampai 30 Juni 2021

    Nasabah bank bjb Ganti Kartu ATM Magnetic Stripe Dengan Debit Chip Sampai 30 Juni 2021

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id – Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan edaran melalui Surat Edaran (SE) Nomor 17/52/DSKP tentang implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan Personal Identification Number Online (PIN) enam digit untuk kartu ATM dan kartu debit yang diterbitkan di Indonesia, beberapa waktu lalu. Dalam SE tersebut, perbankan di Indonesia harus melakukan penggantian kartu debit ATM […]

  • Oded : Berikan Dukungan Untuk Kegiatan Bernuansa Kebudayaan

    Oded : Berikan Dukungan Untuk Kegiatan Bernuansa Kebudayaan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus memberikan dukungan untuk berbagai kegiatan yang bernuansa kebudayaan. Terlebih dalam rangka berusaha untuk menjaga kelestarian budaya tradisional warisan dari para leluhur. Oleh karenanya, Oded mendukung acara Temu Pendekar yang diselenggarakan di Kota Bandung. “Mudah mudahan bahwa kita memang harus […]

  • USB YPKP Gelar Konferensi Internasional Bertajuk ICOBAC

    USB YPKP Gelar Konferensi Internasional Bertajuk ICOBAC

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung sukses menggelar Konferensi internasional perdana yang bertajuk ‘International Conference of Business Administration and Communication (ICoBAC) 2024’. Seminar internasional Administrasi Bisnis dan Komunikasi yang diselenggarakan FISIP (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) USB YPKP Bandung menghadirkan sejumlah pemateri dari luar negeri. Konferensi diselenggarakan selama dua hari (15-16 […]

expand_less