Breaking News
Trending Tags

Tekan Belanja Rumah Tangga, Ketua TP-PKK Kota Sukabumi Dorong Warga Sukabumi Optimalkan Pekarangan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id– Ketahanan pangan keluarga tidak selalu harus dimulai dari lahan pertanian yang luas. Pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan tanaman pangan, disertai pengolahan sampah organik menjadi kompos, dapat menjadi langkah sederhana untuk memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari sekaligus menekan pengeluaran rumah tangga.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mendorong masyarakat membiasakan pola hidup produktif tersebut melalui optimalisasi pekarangan dan pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga.

Ajakan itu disampaikan Ranty saat membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Pekarangan Rumah dan Pembuatan Kompos dari Sampah Organik bagi kader PKK dan Posyandu di Kelurahan Nanggeleng, Kota Sukabumi, Jumat (23/10/2026).

Menurut Ranty, keluarga perlu mulai memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitarnya untuk mendukung kebutuhan pangan dan meningkatkan efisiensi pengeluaran. Pemanfaatan pekarangan, kata dia, dapat dilakukan sesuai dengan luas lahan serta kemampuan masing-masing keluarga.

“Ketahanan pangan keluarga bisa dimulai dari rumah sendiri. Mari kita manfaatkan pekarangan yang tersedia untuk menanam berbagai tanaman yang bermanfaat. Kita perlu menyesuaikan pola hidup dengan kemampuan keluarga dan mengoptimalkan apa yang kita miliki untuk hal-hal positif,”ujar Ranty.

Ia menjelaskan, pekarangan rumah dapat ditanami sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), dan berbagai jenis tanaman pangan lainnya. Selain menyediakan alternatif sumber pangan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penerapan Gerakan Aku Hatinya PKK, yakni upaya pemanfaatan halaman rumah agar lebih produktif dan bermanfaat bagi keluarga.

Ranty menilai, apabila dilakukan secara konsisten, kebiasaan menanam di pekarangan dapat membantu keluarga memenuhi sebagian kebutuhan konsumsi sehari-hari.

“Langkah ini juga, berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pembelian sejumlah bahan pangan, sehingga pengeluaran rumah tangga dapat lebih terkendali,”ucapnya.

Selain mengoptimalkan lahan pekarangan, kata Ranty, masyarakat juga didorong mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Sampah organik yang selama ini berpotensi menambah beban pembuangan dapat dimanfaatkan kembali sebagai pupuk untuk menyuburkan tanaman.

Menurut Ranty, pengelolaan sampah dari rumah merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat. Jika dilakukan bersamaan dengan kegiatan bercocok tanam, kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman di pekarangan.

“Pemanfaatan pekarangan perlu diikuti dengan kebiasaan mengelola sampah secara tepat. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos sehingga lebih bermanfaat bagi tanaman dan tidak seluruhnya berakhir sebagai sampah yang dibuang,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, terutama kader PKK dan Posyandu yang berinteraksi langsung dengan keluarga di lingkungan masing-masing.

“Para kader PKK, diharapkan mampu menjadi penggerak sekaligus menyampaikan edukasi mengenai pemanfaatan pekarangan, pengolahan sampah organik, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat,”ungkapnya.

Optimalisasi pekarangan dan pengolahan sampah organik diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi keluarga, mulai dari membantu memenuhi kebutuhan pangan, mengendalikan pengeluaran rumah tangga, hingga menjaga kebersihan lingkungan.

“Gerakan ini juga, diharapkan turut memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus membangun lingkungan permukiman yang lebih sehat dan berkelanjutan,”pungkasnya.ardan/mbi.

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tapping Box Dipasang, Sukabumi Perketat Pengawasan Pajak Daerah untuk Tekan Kebocoran PAD

    Tapping Box Dipasang, Sukabumi Perketat Pengawasan Pajak Daerah untuk Tekan Kebocoran PAD

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 365
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), memperketat pengawasan pajak daerah dengan memasang alat perekam transaksi atau Tapping Box di sejumlah wajib pajak. Kebijakan ini menjadi langkah digitalisasi sistem perpajakan untuk menutup potensi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini masih terjadi. Kepala BPKPD Kota Sukabumi, Galih Marelia […]

  • Dispora Kab Bandung Gelar Pemuda Pelopor Dan Pemuda Prakarsa di Gedung Dewi Sartika Komplek Pemkab Bandung

    Dispora Kab Bandung Gelar Pemuda Pelopor Dan Pemuda Prakarsa di Gedung Dewi Sartika Komplek Pemkab Bandung

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Dispora Kab Bandung gelar Pemuda Pelopor dan Prakarsa di Gedung Dewi Sartika dikomplek Pemkab Bandung dengan mengangkat tema mencetak Pemuda Kab Bandung yang kompeten Kamis (13/2/2025). Kabid Pemberdayaan Kepemudaan Dispora Kab. Bandung, Mory Waskara.SAP. M.SI mengatakan, kegiatan seleksi Pemuda Pelopor dan Prakarsa tahun 2025 yang di gelar Dispora merupakan kegiatan rutin […]

  • PTM Di SMAN 1 Kota Cimahi Siap Dilaksanakan

    PTM Di SMAN 1 Kota Cimahi Siap Dilaksanakan

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KOTA CIMAHI, Mbinews.id – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat meninjau kesiapan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SMAN 1 Kota Cimahi. Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan mengaku pihaknya siap mendukung penuh proses pembelajaran tatap muka tersebut apabila pihak sekolah sudah melakukan SOP yang di terapkan. “Alhamdulillah kita mendapatkan sample […]

  • Situasi Pademi Covid-19 Kota Bandung Super Waspada, Pemkot Siapkan Sejunlah Kebijakan Baru

    Situasi Pademi Covid-19 Kota Bandung Super Waspada, Pemkot Siapkan Sejunlah Kebijakan Baru

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengakui, situasi dan kondisi pandemi saat ini di Kota Bandung dalam kondisi waspada tinggi. Hal itu terlihat dari angka kenaikan kasus positif Covid-19 baik secara kumulatif mau pun aktif.  Termasuk tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) yang sedang bergerak […]

  • Hadiri Halalbihalal IDI Bandung, Salmiah Rambe Kagumi Kontribusi Dokter

    Hadiri Halalbihalal IDI Bandung, Salmiah Rambe Kagumi Kontribusi Dokter

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Hj. Salmiah Rambe menghadiri kegiatan Halalbihalal Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kota Bandung, yang dilaksanakan di Grand Sunshine Resort & Hotel, Kabupaten Bandung, Rabu (01/06/2022). Salmiah menyampaikan bahwa peran dokter di Indonesia menjadi salah satu hal terpenting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Bandung, dalam hal ini […]

  • FGD Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol Undang Pengusaha

    FGD Raperda Pengendalian Minuman Beralkohol Undang Pengusaha

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan anggota Panitia Khusus (Pansus) 9 DPRD Kota Bandung bersama Bagian Hukum Setda Kota Bandung, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Dinas Pariwisata Kota Bandung, Satpol PP Kota Bandung, dan tim penyusun naskah akademik, serta para pelaku bisnis, menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait Raperda tentang Pelarangan, Pengawasan, dan Pengendalian Minuman […]

expand_less