Breaking News
Trending Tags

bank bjb Hadirkan Solusi Pembiayaan Perumahan dan Usaha dalam Forum Bisnis Terpadu

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  — bank bjb terus memperkuat dukungannya dalam memperluas akses pembiayaan ke sektor perumahan melalui penyelenggaraan Forum Bisnis Perumahan Bersama bank bjb bertajuk “Rumah Nyaman Usaha Berkembang” yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2026, di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis bank bjb dalam mendukung pemerataan akses kepemilikan rumah sekaligus mendorong pertumbuhan usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Jawa Barat dan sekitarnya.

Forum ini diselenggarakan oleh bank bjb dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sektor perumahan, perbankan, pemerintahan, serta asosiasi pengembang, guna membangun ekosistem pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, bank bjb menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program nasional perumahan, termasuk Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), sebagai instrumen penting dalam memperluas akses pembiayaan rumah yang layak dan terjangkau.

Forum Bisnis Perumahan ini dihadiri oleh berbagai stakeholder pusat dan daerah antara lain Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Badan Pusat Statistik, serta berbagai instansi strategis lainnya yang memiliki peran dalam pembangunan perumahan nasional, jajaran manajemen bank bjb, pimpinan asosiasi pengembang, serta sebanyak 195 pelaku UKM dari berbagai sektor usaha.

Menteri PKP Maruarar Sirait yang turut hadir mendukung penyelenggaraan menegaskan bahwa KPP tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembiayaan perumahan, tetapi juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat naik kelas.

“Kredit Program Perumahan bukan hanya soal rumah. Program ini kami dorong untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kapasitas UMKM mulai dari sektor konstruksi, bahan bangunan, hingga jasa pendukung agar dapat tumbuh dan naik kelas,” ujar Maruarar.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP juga menyampaikan apresiasi kepada bank bjb atas komitmennya dalam mendukung pembiayaan perumahan melalui KPP. Pada kegiatan ini, bank bjb berhasil mencatatkan capaian penyaluran KPP yang signifikan.

“Saya mengapresiasi bank bjb karena pada hari ini berhasil memecahkan rekor realisasi Kredit Program Perumahan (KPP) terbanyak dalam satu acara, dengan total pipeline mencapai Rp70,8 miliar dengan total 109 debitur. Ini menunjukkan komitmen nyata perbankan daerah dalam mendukung program perumahan nasional sekaligus penguatan ekonomi masyarakat,” tegas Maruarar.

Pihak bank bjb menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program perumahan pemerintah melalui perluasan pembiayaan KPP, peningkatan layanan kepada masyarakat, serta kerja sama yang lebih erat dengan pengembang dan pemerintah daerah.

Forum ini dirancang sebagai wadah dialog, edukasi, dan kolaborasi antara lembaga keuangan, pengembang, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun sektor perumahan yang sehat dan produktif. Dalam rangkaian kegiatan, peserta mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung di meja dealing, memperoleh informasi produk, serta mengakses layanan keuangan yang disediakan oleh bank bjb.

Salah satu fokus utama forum ini adalah sosialisasi Program Tapera yang disampaikan oleh Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, yang memaparkan peran dana jangka panjang dalam mendukung pembiayaan perumahan rakyat. Program Tapera diposisikan sebagai solusi strategis untuk menghimpun dana murah yang digunakan secara khusus bagi pembiayaan perumahan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024.

Selain itu, bank bjb memberikan edukasi terkait pentingnya Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK sebagai instrumen utama dalam menilai kelayakan kredit dan menjaga kesehatan finansial masyarakat.

Materi mengenai SLIK disampaikan oleh perwakilan bank bjb, Apsoro, yang menjelaskan fungsi SLIK dalam membangun transparansi data, meminimalkan risiko kredit, serta memperluas peluang pembiayaan. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kolektibilitas kredit, memantau riwayat pembayaran, serta melakukan koreksi data apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam sistem informasi keuangan.

Menjaga skor SLIK baik berarti mempermudah pengajuan pinjaman di masa depan, sedangkan bagi lembaga keuangan, SLIK menjadi alat vital untuk membuat keputusan yang lebih optimal dan efisien. Melalui literasi keuangan ini, bank bjb mendorong masyarakat untuk menjadi debitur yang bertanggung jawab dan siap mengakses pembiayaan secara berkelanjutan.

Forum ini juga menghadirkan testimoni dari debitur bank bjb, Bintang, yang menyampaikan pengalaman positif dalam memperoleh akses kredit, pemanfaatan agunan sertifikat rumah, serta dukungan perbankan terhadap pengembangan usaha. bank bjb dinilai sebagai mitra strategis dalam membangun ekonomi lokal, memberikan pembiayaan yang tepat sasaran, dan berkontribusi pada pertumbuhan sektor riil.

Selain itu, Bintang juga menilai bahwa debitur UMKM banyak terbantu oleh bank bjb dalam memberikan kesempatan dan modal yang sangat dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis, sehingga bisa bersaing dan “unjuk gigi” di era digital. Testimoni tersebut menggambarkan peran bank bjb sebagai mitra strategis UMKM dalam memperkuat daya saing, memperluas pasar, dan meningkatkan kapasitas produksi di era ekonomi digital.

Sebagai bagian dari dukungan dalam pembiayaan produktif, pada kesempatan yang sama, bank bjb menyalurkan fasilitas kredit kepada PT Helmindo Pratama Indonesia dengan total plafon mencapai Rp19,3 miliar untuk modal kerja distributor helm, serta tambahan fasilitas Rp2 miliar untuk unit produksi. Pembiayaan tersebut memiliki tenor fleksibel antara 12 hingga 48 bulan dan diarahkan untuk memperkuat rantai pasok industri perlengkapan keselamatan di Indonesia.

Kontribusi bank bjb dalam kegiatan ini juga diwujudkan melalui pembukaan booth layanan informasi, pengisian talkshow kegiatan KPP, serta pembentukan pipeline pembiayaan sebanyak 109 nasabah dengan total plafon Rp70,88 miliar. Capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap produk pembiayaan bank bjb serta kepercayaan terhadap layanan yang diberikan.

Dalam rangkaian acara, bank bjb juga menyelenggarakan seremoni penandatanganan perjanjian kredit bersama debitur Cabang Majalaya, Revalina Fauziah, pelaku usaha garment dengan plafon Rp500 juta. Selain itu, testimoni debitur dari Cabang Suci, PT Bumitama, turut mewarnai acara sebagai representasi pelaku usaha pengembang yang memperoleh fasilitas KPP Supply sebesar Rp5 miliar.

Melalui forum ini, bank bjb tidak hanya memfasilitasi pembiayaan perumahan dan usaha, tetapi juga membangun jejaring kolaboratif antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha. Dengan mengusung semangat “Rumah Nyaman Usaha Berkembang”, bank bjb optimistis dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempermudah akses perumahan, memperkuat sektor riil, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satgas Yustisi Kota Bandung: Menjaga Ketertiban Sekaligus Memberi Kepastian Hukum Bagi Masyarakat

    Satgas Yustisi Kota Bandung: Menjaga Ketertiban Sekaligus Memberi Kepastian Hukum Bagi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Satuan Tugas (Satgas) Yustisi Kota Bandung terus menegakkan aturan untuk mewujudkan Kota Bandung yang kondusif, ramah investasi, sekaligus nyaman bagi warganya. Sejak dibentuk, Satgas Yustisi telah bergerak cepat menindak berbagai laporan masyarakat mulai dari pungutan liar, parkir liar, penjualan minuman keras, bangunan tanpa izin, hingga praktik prostitusi terselubung. Wakil Wali Kota […]

  • bank bjb Gelar Donor Darah dalam Rayakan HUT RI ke 79 Kumpulkan 300 Labu

    bank bjb Gelar Donor Darah dalam Rayakan HUT RI ke 79 Kumpulkan 300 Labu

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-79, bank bjb menggelar donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan dukungan terhadap lingkungan sekitar. Acara ini berlangsung pada hari Rabu, 21 Agustus 2024, di Sport & Creative Center, Kantor Pusat […]

  • Polemik Kerugian Perusahaan Daerah, DPRD Tantang Wali Kota Sukabumi Buka Data

    Polemik Kerugian Perusahaan Daerah, DPRD Tantang Wali Kota Sukabumi Buka Data

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Pernyataan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, yang menyebut kerugian Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mencapai Rp225 miliar dalam lima tahun terakhir, menuai kritik keras dari DPRD Kota Sukabumi. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, menilai klaim tersebut menyesatkan publik. Pasalnya, angka kerugian yang disebutkan […]

  • PGIW Jawa Barat Selenggarakan Doa Khusus Untuk Papua

    PGIW Jawa Barat Selenggarakan Doa Khusus Untuk Papua

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBInews.id-Sekum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Jawa Barat Pendeta Paulus Wijono mengatakan gereja harus hadir dan konkrit dalam situasi yang tidak mudah seperti apa yang dirasakan warga papua. Gereja harus jadi rumah bersama tanpa melihat golongan dan etnis termasuk Papua. Hal tersebut terungkap saat Ibadah dan Doa Khusus Untuk Papua yang diselenggarakan oleh PGIW Jawa […]

  • Pengendara di Kota Cimahi Keluhkan Pohon Besar Yang Menjorok Ke Jalan

    Pengendara di Kota Cimahi Keluhkan Pohon Besar Yang Menjorok Ke Jalan

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Pengendara keluhkan keberadaan pohon besar yang yang menjorok ke jalan raya di Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi. Keberadaan pohon ini tertanam di bahu jalan. Bahkan, letak pohonnya membelakangi trotoar. Hal ini dinilai membahayakan pengendara. Pengendara mengatakan, keberadaan pohon tersebut sangat berbahaya apalagi tepat berada di bahu jalan. Apalagi disaat malam hari ketika pandangan pengendara […]

  • Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi Sikapi Keluhan Pedagang Terminal Tipe A

    Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi Sikapi Keluhan Pedagang Terminal Tipe A

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sejak resmi pindah pada 2017 lalu dari Jalan Jenderal Sudirman Kota Sukabumi, Terminal Tipe A Kota Sukabumi yang saat ini berada di Jalan Lingkar Selatan tersebut, masih sepi pengunjung. Hal itu, berdampak langsung kepada para pelaku usaha yang berada di seputaran Terminal KH. Ahmad Sanusi tersebut. Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi I […]

expand_less