Breaking News
Trending Tags

bank bjb Kolaborasi dengan Taspen Kelola JHT, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA , MBinews id – PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Taspen (Persero) untuk terus meningkatkan layanan terhadap nasabah pensiunan. Kerjasama tersebut berisi kesepakatan kedua belah pihak untuk melakukan kerjasama dalam hal Pembayaran Program Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian Melalui Rekening.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dan Direktur Utama PT Taspen A.N.S Kosasih, di kantor Pusat Taspen, Senin (25/4). Hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya Direktur Utama PT Taspen (Persero) A.N.S. Kosasih, Direktur Operasional Ariyandi, Direktur Keuangan Rena Latsmi Puri, Direktur SDM, Teknologi Informasi Ovita Susiana Rosya. Sementara dari bank bjb turut hadir, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Direktur Konsumer & Ritel Suartini, Pemimpin Divisi Dana & Jasa Konsumer Hakim Putratama.

Yuddy Renaldi menyampaikan, perjanjian kerjasama antara Taspen dengan bank bjb secara nasional telah dilakukan sejak tahun 2010, dimana sebelumya dilakukan oleh masing – masing kantor cabang. Berkat kerjasama yang sudah terjalin, bank bjb dapat melayani Peserta Taspen di seluruh jaringan kantor bank bjb yang tersebar diseluruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Yuddy juga menyampaikan apresiasi pada Taspen atas kepercayaan yang sudah diberikan kepada bank bjb, dalam membantu menyalurkan hak pensiun peserta Taspen.

“Melalui kerja sama ini, bank bjb berharap dapat turut berkontribusi untuk memberikan dampak positif kepada para pensiunan melalui produk-produk yang dimiliki. Ke depan, bank bjb juga akan terus meningkatkan kualitas dan berbagai produk di segmen konsumer,” ujar Yuddy.

Kerjasama kali ini diharapkan akan saling mendukung kinerja kedua belah pihak serta memberi manfaat yang besar kepada para pensiunan. bank bjb dengan berbagai layanan perbankan yang dimiliki berkomitmen untuk memudahkan peserta Taspen mendapatkan layanan optimal dengan mudah dan lancar.

Dengan dukungan yang diberikan bank bjb, diharapkan layanan Taspen terhadap para nasabahnya juga semakin meningkat, dan prima, terutama dalam hal pembayaran Tabungan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian melalui rekening bank.

Menurut Yuddy, sebagai salah satu bank mitra bayar, bank bjb selain berkesempatan untuk menyalurkan gaji pensiun, juga berkesempatan untuk meyalurkan fasilitas kredit purnabhakti kepada para nasabah pensiun.

Selama ini, bank bjb telah memberikan layanan terbaik kepada para nasabah pensiunan, antara lain pengecekan kesehatan secara gratis, penyuluhan kewirausahaan, jamuan saat pembayaran pensiunan, senam sehat manula dan berbagai layanan lainnya.

Seperti diketahui, Taspen sudah memiliki Aplikasi Taspen One Hour Online Service (TOOS), yang merupakan layanan pengajuan klim dan non klim secara online. Sehingga para Peserta Taspen dapat melalukukan pengajuan Klim dan non Klim secara mandiri atau cukup datang ke bank bjb terdekat.

Juga, mengembangkan cara otentikasi melalui mobile apps, sehingga otentikasi bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, setelah otentikasi berhasil peserta dapat mengambil gaji pensiunnya di mesin ATM terdekat dengan kartu ATM Taspen Smartcard – bank bjb.

Ke depan, bank bjb juga akan fokus mengembangkan pola banking secara Hybrid karena melihat Online dan Offline menjadi suatu kekuatan yang solid jika dijalankan secara bersamaan. bank bjb memiliki basis nasabah yang erat budaya nya baik dengan transaksi on counter konvensional maupun nasabah yang menuntut digital experience melalui channel-channel elektronik.

Jaringan kantor fisik bank bjb tersebar di 14 provinsi di Indonesia dengan layanan dapat mengakomodir kebutuhan nasabah yang masih erat dengan layanan secara fisik seperti UMKM, pensiunan, dan sebagian pangsa ASN.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pramuka Kwartir Bandung  Garda Terdepan Gerakan Pungut Sampah

    Pramuka Kwartir Bandung Garda Terdepan Gerakan Pungut Sampah

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Bandung melakukan Gerakan Pungut Sampah (GPS) rutin secara serentak di sejumlah kawasan di Kota Bandung, Minggu (20/10/2019). Salah satunya di kawasan Car Free Daya (CFD) Dago, CFD Buahbatu, Alun-alun Ujungberung, Tamansari, dan sejumlah kawasan di Kota Bandung sesuai dengan ranting masing-masing. Pada GPS di CFD Dago, turut […]

  • Ini Kata Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Terkait Pembagian STB

    Ini Kata Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Terkait Pembagian STB

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, mengklaim sudah menyerahkan data hasil verifikasi dan validasi calon penerima Set Top Box (STB) yang akan salurkan oleh pemerintah pusat. “Hasil verifikasi dan validasai ke masyarakat sudah tuntas di lakukan, dan hasilnya sudah kami serahkan ke pusat. Karena calon penerima STB tersebut ditentukan oleh pemerintah pusat melalaui Dirjen […]

  • Perlu Adanya Digitalisasi Program UMKM

    Perlu Adanya Digitalisasi Program UMKM

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Akibat anggaran yang mengalami refocusing, berdampak besar pada anggaran operasional yang menurun dan tersisi sekitar 60 persen pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat (Jabar). Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jabar, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira menyatakan, refocusing anggaran menyebabkan anggaran operasional menurun, kini tersisa 60 persen. Hal itu […]

  • Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    Festival Aksi Adaptasi Perubahan Iklim Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Ketahanan Iklim di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Dampak perubahan iklim yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem semakin dirasakan masyarakat Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung. Risiko banjir, longsor, dan gangguan lingkungan lainnya menuntut penguatan ketahanan iklim yang terencana, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Sebagai upaya memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, […]

  • Pansus VI DPRD Jabar Kunjungi DLH Jakarta, Luas Wilayah Jadi Pembahasan Raperda RPPLH

    Pansus VI DPRD Jabar Kunjungi DLH Jakarta, Luas Wilayah Jadi Pembahasan Raperda RPPLH

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Sebagai dasar untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) di Daerah Provinsi Jawa Barat, pimpinan dan anggota Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat kunjungi kantor Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta untuk mengetahui permasalahan yang ada. Hal tersebut dikatakan Anggota Pansus VI DPRD Provinsi Jawa Barat […]

  • Tingkatkan PAD, Pemkot Sukabumi Kenakan Pajak 5 Persen Bagi Konsumen Kedai Kopi

    Tingkatkan PAD, Pemkot Sukabumi Kenakan Pajak 5 Persen Bagi Konsumen Kedai Kopi

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi akan segera menerapkan kebijakan baru berupa Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau yang dikenal dengan Pajak PB 1 kepada para konsumen yang menikmati minuman di kedai kopi. Besaran pajak yang akan diterapkan mulai dari 5 persen dan berlaku secara bertahap dalam waktu dekat. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menjelaskan […]

expand_less