Breaking News
Trending Tags

Tingkatkan PAD, Pemkot Sukabumi Kenakan Pajak 5 Persen Bagi Konsumen Kedai Kopi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi akan segera menerapkan kebijakan baru berupa Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau yang dikenal dengan Pajak PB 1 kepada para konsumen yang menikmati minuman di kedai kopi. Besaran pajak yang akan diterapkan mulai dari 5 persen dan berlaku secara bertahap dalam waktu dekat.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan bentuk pemalakan atau pungutan yang memberatkan masyarakat, melainkan bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembangunan.
“PB 1 itu pajak yang dititipkan oleh konsumen ke pedagang. Jadi, misalnya harga secangkir kopi Rp15.000, maka dengan PB 1 sebesar 5 persen akan ada tambahan Rp750 yang menjadi bagian dari pajak tersebut,” jelas Bobby kepada wartawan, Selasa (06/05/2025).
Ia menambahkan, PB 1 berbeda dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang merupakan kewenangan pemerintah pusat. PB 1 adalah hak daerah dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pembangunan wilayah.
“Kalau dikombinasikan, misalnya konsumen juga dikenai PPN 10 persen, maka total pajak menjadi 15 persen. Tapi perlu diketahui, PPN itu masuk ke pusat, sedangkan PB 1 akan masuk ke kas daerah,” terangnya.
Penerapan PB 1 ini juga telah dikomunikasikan dengan para pemilik kedai kopi di Kota Sukabumi. Pemerintah Kota mengaku sudah melakukan sosialisasi dan mendapat dukungan dari para pelaku usaha.
“Tidak ada resistensi dari para pedagang. Sosialisasi sudah dilakukan, dan mereka mendukung. Tahun ini kita mulai dengan 5 persen terlebih dahulu, nanti kita evaluasi dan bisa disesuaikan lagi,” tambah Bobby.
Nantinya, para pemilik kedai akan menyetorkan PB 1 melalui aplikasi PANTAS yang terhubung langsung dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Sukabumi. Sistem ini dirancang untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak.
Di sisi lain, Bobby meminta pengertian dari masyarakat agar tidak menilai kebijakan ini secara negatif. Ia memastikan bahwa pajak yang ditarik akan kembali dalam bentuk pembangunan fasilitas dan pelayanan publik di Kota Sukabumi.
“Kami paham masyarakat bertanya-tanya, uang ini digunakan untuk apa. Tapi kalau kami tidak diberi kesempatan, bagaimana bisa kami membuktikan? Berikan kami waktu. Kami ingin membangun Kota Sukabumi lebih baik, dan ini adalah salah satu sumber dayanya,” tutup Bobby. (Ardan/Wan/Mbi)
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi B DPRD Kota Bandung, Siti Nurjanah Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Arcamanik

    Komisi B DPRD Kota Bandung, Siti Nurjanah Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Arcamanik

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Hj. Siti Nurjanah, SS. menghadiri kegiatan Musrenbang tingkat Kecamatan Tahun 2022 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2023, di Kantor Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (3/2/2022). Dalam kesempatan tersebut, Siti Nurjanah mengatakan, pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun berdampak pada seluruh sendi kehidupan di masyarakat. Maka, […]

  • Pemkot Sukabumi Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial

    Pemkot Sukabumi Dorong Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam melindungi pekerja rentan semakin konkret. Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkot kini tengah memfasilitasi program jaminan sosial ketenagakerjaan yang didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025. Langkah ini menjadi bentuk kehadiran negara di tengah kelompok pekerja yang selama ini belum tersentuh jaminan […]

  • Pemkot Bukittinggi Pelajari Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Program yang Dinilai Berhasil

    Pemkot Bukittinggi Pelajari Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Program yang Dinilai Berhasil

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bandung MBInews.id — Dalam upaya memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi berkunjung ke Kota Bandung untuk mempelajari berbagai program pengentasan kemiskinan yang dinilai berhasil dan berkelanjutan. Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.T.P mengakui keunggulan langkah-langkah konkret yang dilakukan Kota Bandung dalam menekan angka kemiskinan secara bertahap namun pasti. “Kami melihat Kota Bandung […]

  • Pelajar Kota Bandung Wajib Miliki Lima Kesadaran Hidup

    Pelajar Kota Bandung Wajib Miliki Lima Kesadaran Hidup

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyampaikan pesan kuat kepada seluruh pelajar di Kota Bandung. Disampaikan usai menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 tingkat Jawa Barat di Rindam III/Siliwangi, Jalan Manado Kota Bandung, Jumat 2 Mei 2025. Erwin lebih jauh mengatakan , seluruh pelajar Kota Bandung wajib menanamkan lima kesadaran hidup sebagai fondasi […]

  • Pemprov Jabar Apresiasi FGD, KI Jabar: Indonesia Di Peringkat i 61 Dari 94 Negara

    Pemprov Jabar Apresiasi FGD, KI Jabar: Indonesia Di Peringkat i 61 Dari 94 Negara

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat, menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan ” Urgensi Indeks Keterbukaan Informasi Publik dalam Mengukur Capaian Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Barat. Dalam Acara FGD tersebut hadir diantaranya, Dr. Ir. Setiawan Wangsaatmaja, Dipl. SE., M. Eng., (Sekda Provinsi Jawa barat), H. Ijang Faisal ( Ketua […]

  • DPRD Jabar Apresiasi Produk Inovasi UMKM

    DPRD Jabar Apresiasi Produk Inovasi UMKM

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bandung – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Dr. Hj Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos., MM hadiri acara Ngabuburit di Alun-alun Sumedang, Senin 03 April 2023. Turut hadir mendampingi, Anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Asep Roni, bersama-sama membagikan takjil gratis pada para pengunjung. Ineu Purwadewi mengapresiasi acara Ngabuburit di Alun-alun Sumedang yang menyajikan dan menampilkan produk-produk unggulan UMKM […]

expand_less