Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tingkatkan PAD, Pemkot Sukabumi Kenakan Pajak 5 Persen Bagi Konsumen Kedai Kopi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi akan segera menerapkan kebijakan baru berupa Pajak Barang dan Jasa Tertentu atau yang dikenal dengan Pajak PB 1 kepada para konsumen yang menikmati minuman di kedai kopi. Besaran pajak yang akan diterapkan mulai dari 5 persen dan berlaku secara bertahap dalam waktu dekat.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan bentuk pemalakan atau pungutan yang memberatkan masyarakat, melainkan bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendukung pembangunan.
“PB 1 itu pajak yang dititipkan oleh konsumen ke pedagang. Jadi, misalnya harga secangkir kopi Rp15.000, maka dengan PB 1 sebesar 5 persen akan ada tambahan Rp750 yang menjadi bagian dari pajak tersebut,” jelas Bobby kepada wartawan, Selasa (06/05/2025).
Ia menambahkan, PB 1 berbeda dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang merupakan kewenangan pemerintah pusat. PB 1 adalah hak daerah dan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pembangunan wilayah.
“Kalau dikombinasikan, misalnya konsumen juga dikenai PPN 10 persen, maka total pajak menjadi 15 persen. Tapi perlu diketahui, PPN itu masuk ke pusat, sedangkan PB 1 akan masuk ke kas daerah,” terangnya.
Penerapan PB 1 ini juga telah dikomunikasikan dengan para pemilik kedai kopi di Kota Sukabumi. Pemerintah Kota mengaku sudah melakukan sosialisasi dan mendapat dukungan dari para pelaku usaha.
“Tidak ada resistensi dari para pedagang. Sosialisasi sudah dilakukan, dan mereka mendukung. Tahun ini kita mulai dengan 5 persen terlebih dahulu, nanti kita evaluasi dan bisa disesuaikan lagi,” tambah Bobby.
Nantinya, para pemilik kedai akan menyetorkan PB 1 melalui aplikasi PANTAS yang terhubung langsung dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Sukabumi. Sistem ini dirancang untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak.
Di sisi lain, Bobby meminta pengertian dari masyarakat agar tidak menilai kebijakan ini secara negatif. Ia memastikan bahwa pajak yang ditarik akan kembali dalam bentuk pembangunan fasilitas dan pelayanan publik di Kota Sukabumi.
“Kami paham masyarakat bertanya-tanya, uang ini digunakan untuk apa. Tapi kalau kami tidak diberi kesempatan, bagaimana bisa kami membuktikan? Berikan kami waktu. Kami ingin membangun Kota Sukabumi lebih baik, dan ini adalah salah satu sumber dayanya,” tutup Bobby. (Ardan/Wan/Mbi)
  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Bandung Pastikan Kasus Kekerasan Anak Yang Sempat Viral Terselesaikan

    Pemkot Bandung Pastikan Kasus Kekerasan Anak Yang Sempat Viral Terselesaikan

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan permasalahan kekerasan yang melibatkan anak yang sempat viral telah diselesaikan secara damai. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pendidikan, aparatur kewilayahan, P2TP2A serta Puspaga telah bertemu langsung dengan orang tua dan wali anak-anak yang terlibat dalam kejadian ini. Pertemuan tersebut sekaligus untuk mengetahui kronologi peristiwa […]

  • Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Kontribusi YGSI Dalam Upaya Membangun BUMDes

    Komisi I DPRD Jabar Apresiasi Kontribusi YGSI Dalam Upaya Membangun BUMDes

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    KAB.SUBANG, MBINews.id – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi, Yayasan Globalisasi Saemaul Indonesia (YGSI) yang telah turut berkontribusi dalam bidang sosial masyarakat melalui pembinaan masyarakat.  Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sidkon Djampi menyebutkan YGSI telah melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Subang untuk mengembangkan manajemen Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) hingga membawa kemanfaatan […]

  • Selain Soal Pemeliharaan, Pansus Minta Keamanan Pemakaman Ditingkatkan

    Selain Soal Pemeliharaan, Pansus Minta Keamanan Pemakaman Ditingkatkan

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Pansus 3 menggelar rapat kerja membahas Raperda tentang Pelayanan Pemakaman Umum, di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (13/1/2023). Indra/Humpro DPRD Kota Bandung. BANDUNG, — Ketua Pansus 3 DPRD Kota Bandung, Agus Salim berharap Raperda tentang Pelayanan Pemakaman Umum bisa segera disahkan atau diparipurnakan. Dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terkait […]

  • PD-PRT Sudah selesai menjelang Kongres XXV PWI di Bandung

    PD-PRT Sudah selesai menjelang Kongres XXV PWI di Bandung

    • calendar_month Kamis, 3 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Menjelang Kongres XXV PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di Bandung, Jabar, 24-27 September 2023 mendatang, tim PWI Pusat menggelar rapat finalisasi dan penyempurnaan Peraturan Dasar Peraturan Rumah Tangga (PD-PRT) PWI, Selasa dan Rabu (1-2/8/2023) di Sekretariat PWI Pusat, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Rapat finalisasi penyempurnaan PD-PRT, Kode Etik Jurnalistik […]

  • UMK Dikota Sukabumi Tahun Depan Naik, Disnakertrans Akan Undang Perusahaan

    UMK Dikota Sukabumi Tahun Depan Naik, Disnakertrans Akan Undang Perusahaan

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Setelah resminya keluar surat keputusan tentang kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) tahun 2020 oleh Gubernur Jawa barat. Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi secepatnya akan mengundang semua perusahaan yang ada. “Suratnya Edaran (SE) tentang pelaksanaan UMK di daerah Provinsi Jabar tahun 2020 sudah turun dari Pak gubernur Jabar per 21 November […]

  • Dibutuhkan intervensi dari Pengelola Kebijakan untuk Memperhatikan Pendidikan Usia Dini

    Dibutuhkan intervensi dari Pengelola Kebijakan untuk Memperhatikan Pendidikan Usia Dini

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Anggota DPRD Kota Bandung Periode 2024-2029, Andri Gunawan dari Fraksi PDIP menyoroti kebijakan anggaran di Kota Bandung yang dinilainya banyak anggaran hingga ratusan miliar dihabiskan hanya untuk biaya perjalanan Dinas atau studi banding dan seremonial semata. Hal itu, sambungnya, berbanding terbalik dengan anggaran untuk pelayanan pada masyarakat. DPRD Kota Bandung harus mikirin […]

expand_less