Breaking News
Trending Tags

Dewan Terima Empat Usulan Raperda dari Propemperda Kota Bandung Tahun 2025 Tahap 2

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menerima empat usulan Raperda dari Propemperda Tahun 2025 Tahap II, dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa, 9 September 2025.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung H. Toni Wijaya, S.E., S.H., Wakil Ketua II Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., Wakil Ketua III Rieke Suryaningsih, S.H., serta dihadiri para Anggota DPRD Kota Bandung. Hadir dalam rapat paripurna itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Sekda Kota Bandung Iskandar Zulkarnain, serta jajaran pimpinan OPD.

Keempat Raperda yang diusulkan tersebut yakni Raperda Kota Bandung tentang Grand Design Pembangunan Keluarga Kota Bandung Tahun 2025-2045, Raperda Kota Bandung tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial, Raperda Kota Bandung tentang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat dan Pelindungan Masyarakat, serta Raperda Kota Bandung tentang Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Beresiko dan Penyimpangan Seksual.

Kepada forum rapat paripurna, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan penjelasan berkenaan keempat Raperda itu. Farhan menuturkan, Raperda Grand Desain Pembangunan Keluarga Bandung 2025–2045 disusun untuk mengantisipasi fase bonus demografi.

Raperda ini merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan. Dalam raperda tersebut, pembangunan akan diarahkan pada lima pilar utama: pengendalian kualitas penduduk, peningkatan kualitas keluarga, penataan persebaran dan mobilitas penduduk, hingga penguatan administrasi kependudukan.

Raperda terkait perubahan kedua atas Perda Nomor 24 Tahun 2012 tentang Kesejahteraan Sosial juga merupakan penyesuaian aturan dengan perkembangan regulasi nasional.

Farhan mengatakan, terdapat substansi yang perlu dilakukan penyesuaian, khususnya mengenai lembaga kesejahteraan sosial yang harus diatur ulang melalui Perda.

Adapun Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Perlindungan Masyarakat diusulkan sebagai pengganti Perda Nomor 9 Tahun 2019 dengan judul yang sama. Regulasi baru ini dianggap perlu untuk menjawab dinamika sosial, penguatan pengawasan, serta penyelarasan dengan peraturan perundang-undangan terbaru.

Sedangkan Raperda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual, kata Farhan, menjadi aturan penting untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif baik secara fisik, mental, maupun sosial.

Pansus

Dengan telah ditetapkannya usul empat Raperda itu menjadi Agenda Pembahasan Dewan, Pimpinan DPRD mempersilakan kepada setiap fraksi untuk mempelajari dan mengkaji materi Raperda usul wali kota dimaksud sebagai bahan Pandangan Umum Fraksi.

Agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi ini nantinya akan dilanjutkan dengan Jawaban Wali Kota terhadap Pandangan Umum Fraksi.

Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi menjelaskan, untuk pelaksanaan rapat paripurna terkait Penyampaian Pandangan Umum Fraksi dan Jawaban Wali Kota terhadap Pandangan Umum Fraksi akan ditentukan kemudian, sambil menunggu Pansus 8 dan Pansus 9 menyelesaikan tugasnya membahas dua Raperda dari Propemperda Tahun 2025 tahap I.

“Untuk pembahasan agenda Dewan mengenai empat buah Raperda dimaksud, akan dibentuk empat Panitia Khusus yang Insyaallah pembentukannya akan dilaksanakan pada saat Rapat Paripurna Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Umum Fraksi. Untuk keperluan itu, Pimpinan Dewan akan menyampaikan surat kepada Yth. para Ketua Fraksi perihal permohonan nama-nama Anggota Fraksi yang akan bertugas pada Panitia Khusus yang akan membahas empat buah Raperda dimaksud,” tuturnya. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aplikasi Kinerja ASN Jadi Sorotan DPRD Jabar

    Aplikasi Kinerja ASN Jadi Sorotan DPRD Jabar

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan instrument negara yang berperan penting dalam kemajuan negara. Pasalnya, penyelenggaraan pemerintahan bertumpu pada kinerja para ASN. Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman mengungkapkan, jika para ASN merupakan salah satu kunci dalam roda pemerintahan untuk penyelanggaraan roda pemerintahan yang baik. “ASN itu kuncinya dalam […]

  • Sambil Sunmory, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi-Dida Sembada Dapat Dukungan Dari KOS

    Sambil Sunmory, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi-Dida Sembada Dapat Dukungan Dari KOS

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Berbagi dukungan untuk memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Sukabumi dan Wakil wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi-Dida Sembada, pada Pilkada 2024 semakin tak terbendung. Kali ini, dukungan tersebut datang dari Komunitas Otomotif Sukabumi (KOS), saat menggelar Sunday Morning Ride (Sunmori) di Gedung Perteuan Grand Cikaroya. Minggu, (15/9/2024). Bertambahnya dukungan, Achmad Fahmi mengungkapkan apresiasi atas […]

  • Komitmen Jalankan Deradikalisasi, Direktorat Intelkam Polda Jabar Sambangi Eks Napiter dan Kombatan

    Komitmen Jalankan Deradikalisasi, Direktorat Intelkam Polda Jabar Sambangi Eks Napiter dan Kombatan

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews.id – Sebagai bentuk menjalankan program deradikalisasi, Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat menyambangi para mantan narapidana terorisme (napiter) dan kombatan, di Kabupaten Bandung. Sabtu, (14/12/2024). Kanit 1 Subdit Kamneg Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat, AKP Eko Ary Cahyono mengatakan, dalam giat ini, pihaknya juga turut memberikan bantuan berupa sembako kepada para eks napiter dan kombatan, […]

  • Ruang Publik Itenas Tingkatkan Imunitas Warga Bandung

    Ruang Publik Itenas Tingkatkan Imunitas Warga Bandung

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Untuk mewujudkan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat, Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung membangun ruang publik di halaman depan kampus. Ruang publik ini diresmikan pada Rabu, 11 Mei 2022. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengapresiasi langkal Itenas Bandung. “Sesuai namanya, meski ada di halaman depan Itenas, ruang publik […]

  • bank bjb Kantongi Penghargaan pada ESG Disclosure Awards 2022

    bank bjb Kantongi Penghargaan pada ESG Disclosure Awards 2022

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk (bank bjb) kembali menorehkan prestasi. Kali ini, bank bjb mendapat apresiasi Rating Leadership AA pada Environmental, Social & Governance (ESG) Awards 2022. Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi pada acara Pengumuman ESG Disclosure Awards 2022 yang diadakan oleh […]

  • Kebijakan Subsidi Minyak Goreng Kemasan Dicabut, Tedy Rusmawan: Kebijakan Terburu-Buru

    Kebijakan Subsidi Minyak Goreng Kemasan Dicabut, Tedy Rusmawan: Kebijakan Terburu-Buru

    • calendar_month Minggu, 20 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menilai pemerintah pusat terlalu terburu-buru dalam memutuskan kebijakan subsidi minyak goreng kemasan dihapus. Kebijakan ini dinilai membuat masyarakat kecewa. “Terus terang akhir-akhir ini kami kecewa kebijakan yang diambil cepat dan tidak mempertimbangan kondisi riil di lapangan. Ada keheranan yang luar biasa ketika dipatok […]

expand_less