Breaking News
Trending Tags

Diskusi virtual Indonesia Podcast Show 4 “Pemberlakuan New Normal Cara Efektif Bangkitkan Ekonomi”

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id – Pemerintah terus melakukan kajian mendalam dalam hal pemberlakukan new normal. Keputusan ini tentu tidak semata-mata melonggarkan namun penuh dengan syarat dan perhitungan resiko yang sudah dibahas secara matang.

Hal ini terungkap dalam diskusi virtual Indonesia Podcast Show 4 yang diselenggarkan oleh salah satu Radio Online dengan tema “New Normal Cara Efektif Membangkitkan Ekonomi”.

“Sekarang kita lagi dalam proses berjalan. Paling utama mengikuti perkembangan di masyarakat, apakah masyarakat  itu bisa untuk diajak berubah dalam hal perilaku supaya kasus ini menurun,” kata Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam Kementerian Perekonomian, Edi Prio Pambudi dalam paparannya.

Jumat, (26/06/2020). Hadir juga, Deputi III KSP Bidang Perekonomian, Panutan S Sulendrakusuma, Agus Wibowo, Direktur Pengembangan Strategis BNPB, Sekretaris Fraksi PKB, Fathan Subkhi dan Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Canter (DCSC).

Perlu dicermatisambung Edi, adanya penambahan kasus relevan dengan adanya peningkatan kapasitas dari sisi pemeriksaan, karena  memang sudah ditargetkan pemeriksaan ini harus mencakup luas. Tujuannya adalah menemukan orang-orang yang terinfeksi, kemudian diambil langkah secepatnya  supaya menghindari penyebaran.

“Apakah karena dengan pelonggaran kemudian terjadi seperti ini, tidak. Tapi juga bisa karena adanya, apa, target pemeriksaan yang diperluas, yah, itu. Yang pasti kita juga menjaga jangan sampai karena semakin lama kegiatan usaha dihentikan, kemudian menimbulkan ketidakpastian, itu nanti bisa panjang eksesnya,” ungkapnya.

Edi khawatir dari ekonomi, kemudian pergerakan sosial dan lain sebagainya. Tentu kita tidak mengharapkan hal itu terjadi. Hingga pemerintah, bahkan melalui gugus tugas memantau dan memantau terus bagaimana perkembangan ini.

“Kita akan coba, jangan sampai kemudian pada saat sudah mulai pulih lagi, tapi ternyata ada masalah yah dengan kegiatan usahanya. Karena tiga bulan ditutup itu tidak mudah yah.  Nah inilah yang kemudian kita, apa ibaratnya itu, dilakukan secara simultan, secara pararel, bersamaan dan kemudian kita evaluasi. Jangan lupa, proses evaluasi ini terus berjalan,” papar Edi.

Wakil Ketua Fraksi PKB, Fathan Subkhi mengatakan pihaknya mendukung langkah-langkah pemerintah untuk segera menggerakan sektor real. Menurutnya, lahirnya Perppu yang disetujui oleh DPR sebagai itikad baik agar pandemi covid ini segara berlalu.

“Langkah-langkah strategis harus segara diambil oleh pemerintah, agar kita terjadi kemerosotan ekonomi. Ketika pemerintah mengeluarkan stimulus perekonomian Rp908 triliun. Kami DPR memberikan catatan-catatan penting,” kata Fathan.

Fathan menilai saat ini tidak bisa berbicara soal covid jika ekonomi melemah. Pemerintah harus cepat, karena jika terlambat maka ekonomi akan memburuk. “New Normal ini sebagai salah satu cara untuk membangkitkan ekonomi baik sektor real dan beberapa sektor-sektor lain. Dan tidak kalah penting adalah meningkatkan daya beli masyarakat. Karena pertumbuhan ekonomi kita ditopang oleh daya beli masyarakat,” ujarnya.

Deputi III KSP, Panutan S dengan kondisi seperti ini dirinya mengimbau agar masyarakat tetap mengikuti anjuran  pemerintah yang tentunya berdasarkan pendapat para ahli kesehatan. Paling tidak tiga hal itu, menggunakan masker, kemudian menjaga satu setengah meter, kemudian menjaga kebersihan, mencuci  tangan. Itu dilakukan untuk kebaikan semua.

“Jadi bukan untuk pemerintah, tapi untuk kita semua, untuk kebaikan kita semua. Lakukan tiga hal itu, maka Insya Allah adaptasi menuju masyarakat yang produktif tapi aman dan sehat itu akan terjalin,” kata Panutan.

Direktur pengembangan strategi PB BNPB Agus Wibowo mengatakan,  Peran keluarga dianggap sangat sentral dalam penanganan krisis pandemi covid-19. Selain memberikan layanan kesehatan dan bantuan ekonomi pemerintah dianggap perlu memberikan dorongan untuk menguatkan ketahanan keluarga di masa sulit. 

Dalam konteks ini, menurutnya, keluarga tangguh memahami covid-19 secara baik, seperti cara  penularan, gejala, langkah pencegahan, serta cara penanganan. Disampaikannya, kiat menghadapi new normal adalah 4 sehat 5 sempurna, yaitu pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, olahraga dan tidur teratur serta makan makanan bergizi.

Pengamat dari Universitas Al Azhar, Zaenal Budiyono mengatakan bahwa New Normal ini harus berhasi. Karena kalau tidak, maka akan terjadi mundur. Tetapi memang situasnya harus dinamis. Jika memang situasinya memburuk, maka otomatis, harus mengambil plan B plan C dan sebagainya.

“Engga mungkin dong misalnya tiba-tiba ada peningkatan kasus yang melebihi pada saat maret april, masa kita teruskan, itu namanya tidak melihat. Jadi sebisa mungkin  kita melanjutkan ini, tetapi kalau memang terjadi itu, maka kemudian harus dilakukan penghentian berbagai macam kegiatan terbuka. (Red/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oded : Berikan Dukungan Untuk Kegiatan Bernuansa Kebudayaan

    Oded : Berikan Dukungan Untuk Kegiatan Bernuansa Kebudayaan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus memberikan dukungan untuk berbagai kegiatan yang bernuansa kebudayaan. Terlebih dalam rangka berusaha untuk menjaga kelestarian budaya tradisional warisan dari para leluhur. Oleh karenanya, Oded mendukung acara Temu Pendekar yang diselenggarakan di Kota Bandung. “Mudah mudahan bahwa kita memang harus […]

  • Beredarnya Berita Bohong dan Hoax, Kemenhub Gandeng PWI Memberikan Sosalisasi Dan Edukasi Publik Untuk Sektor Transportasi

    Beredarnya Berita Bohong dan Hoax, Kemenhub Gandeng PWI Memberikan Sosalisasi Dan Edukasi Publik Untuk Sektor Transportasi

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id –  Penyebaran berita bohong atau hoax di media sosial sangat cepat seiring dengan maraknya pengguna media sosial di Indonesia. Terlebih penggunaan media sosial telah menjadi rutinitas kehidupan masyarakat.  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyadari bahayanya berita hoax yang diterima oleh masyarakat. Karena itu pihaknya merangkul organisasi pers seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk […]

  • Dukung PMI Tangulangi Pandemi  Covid-19,  Coca – Cola Indonesia Berikan Bantuan 10 Miliar

    Dukung PMI Tangulangi Pandemi Covid-19, Coca – Cola Indonesia Berikan Bantuan 10 Miliar

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – The Coca-Cola Foundation, Coca-Cola Indonesia, dan Coca-Cola Amatil Indonesia (“Coca-Cola”) mengumumkan komitmennya pada hari ini (13/04) untuk bantuan kemanusiaan dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Indonesia. Coca-Cola memberikan bantuan senilai Rp 10 miliar yang disalurkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai lembaga kemanusiaan yang berfokus pada penyediaan layanan vital bagi masyarakat yang terkena […]

  • Saeful Bachri :  Partai Demokrat Kab Bandung Pastikan Pasangan BEDAS Unggul Di Pilkada Kab Bandung

    Saeful Bachri : Partai Demokrat Kab Bandung Pastikan Pasangan BEDAS Unggul Di Pilkada Kab Bandung

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – konsolidasi Partai Demokrat dengan tim koalisi BEDAS, berikut Kesepakatan Partai Demokrat Kab Bandung untuk kemenangan Bedas (6/10/2024) di gedung Wirautama Graha Ciparay Kab Bandung . Acara dihadiri Ali Syakieb Calon Wakil Bupati Bandung beserta tim BEDAS serta pengurus Partai Demokrat dan juga tim Bedas, berikut konstituen Partai Demokrat, sambil menyaksikan orasi […]

  • Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

    Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Angka kawasan kumuh di Kota Sukabumi saat ini hanya meyisakan sekitar 5,01 hektare, dari sebelumnya mencapai 139,02 hektare. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) SUkabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, terus berupaya bahkan ditargetkan bisa berada di zero kumuh. Baca Juga:Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi “Dari 139,02 hektare […]

  • Wali Kota Bandung: CPNS Harus Kuasai Dan Kendalikan Teknologi

    Wali Kota Bandung: CPNS Harus Kuasai Dan Kendalikan Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar memiliki etos kerja, integtitas hingga disiplin yang maksimal. Hal itu guna meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat, dimana aparatur harus memiliki kesungguhan dalam memberikan pelayanan. “Transformasi ASN sebagai pelayan publik merupakan hal krusial. Teknologi yang merupakan faktor terjadinya perubahan, sehingga […]

expand_less