Breaking News
Trending Tags

Hari Raya Iedul Adha, Kota Bandung Kondusif

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews – Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan Kota Bandung sangat kondusif saat Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah ini. Meski terjadi perbedaan soal waktu salat Iduladha, tetapi penyembelihan dilaksanakan serentak hari ini.

“Di Kota Bandung ini kondusif. Kemarin (Rabu, 28 Juni) ada 30 lokasi yang melaksanakan salat Iduladha, tapi untuk penyembelihannya digabungkan hari ini. Di Kota Bandung sekarang ini ada 1.962 lokasi pelaksanaan Salat Iduladha,” ungkap Ema di sela-sela kegiatan pemotongan hewan kurban di Masjid Al Ukhuwah, Kamis 29 Juni 2023.

Tahun ini, lebih dari 11.000 hewan kurban disembelih di Kota Bandung. Jumlah tersebut terdiri dari 6.025 sapi dan 5.705 domba.

Sedangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan BUMD berkurban sebanyak 42 sapi dan 90 domba.

“Di dalamnya infak dan sedekah dari Pemkot Bandung dan BUMD hingga ada 42 sapi 90 domba,” kata Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna

Ema mengatakan, daging akan dibagikan khususnya kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Dagingnya diberikan kepada warga masyarakat sekitar. Diutamakan yang secara ekonomi kurang berkemampuan, itu yang menjadi prioritas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, menjelang Idul Adha terdapat 16.000 hewan yang telah diperiksa.

Hewan yang diperiksa sebanyak 16.213 ekor. Yaitu sebanyak 3.670 sapi, 14.900 domba, dan 53 kambing. Dari jumlah tersebut, 12.425 ekor dinyatakan layak. Sisanya dinyatakan belum layak.

“Didominasi umurnya belum cukup. Kalau yang tidak sehat sebanyak 423. Penyebabnya seperti penyakit mulut tapi bukan PMK, seperti ada luka, mata dan diare. Terpenting penyakit itu tidak nular,” beber Gin Gin.

Gin Gin menyatakan, DKPP juga menyebar petugas pemeriksaan hewan yang sudah dipotong atau post mortem ke 30 kecamatan.

“Pemeriksaan hewan yang sudah dipotong atau satgas post mortem. Kita sebar ke tempat penyembelihan untuk memastikan kembali kesehatan hewan di potong,” ungkapnya.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Setda Kota Sukabumi Terus Gencar lakukan Penyuluhan Produk Hukum Ke Masyarakat

    Setda Kota Sukabumi Terus Gencar lakukan Penyuluhan Produk Hukum Ke Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi terus memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat. Pasalnya, tidak sedikit masih ada yang kurang paham akan produk – produk hukum yang berlaku saat ini. “Kita terus genjot masyarakat untuk mengetahui produk hukum baik perundang-undangan ataupun peraturan daerah (Perda) Kota Sukabumi,”ujar Kabag Hukum Setda Kota Sukabumi Lulu Yuliasari, usai […]

  • OTT di  Basarnas, Koalisi Sipil dan ICW Desak Pimpinan KPK Diberhentikan

    OTT di Basarnas, Koalisi Sipil dan ICW Desak Pimpinan KPK Diberhentikan

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id Kasus dugaan korupsi di Badan SAR Nasional (Basarnas) yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami kisruh, dan hal ini menjadi sorotan dari Koalisi Masyarakat Sipil dan Indonesia Corruption Watch (ICW). Kedua kelompok ini mendesak untuk memberhentikan pimpinan KPK saat ini. Koalisi Masyarakat Sipil dan ICW menilai pimpinan KPK saat ini harus bertanggung […]

  • Usai Rakornas Dengan Wapres RI, Ini Kata PJ Wali Kota Sukabumi Terkait Percepatan Penurunan Stunting

    Usai Rakornas Dengan Wapres RI, Ini Kata PJ Wali Kota Sukabumi Terkait Percepatan Penurunan Stunting

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023. Rakornas yang dibuka oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, K.H. Ma’ruf Amin dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi. Yakni, Mendagri Tito Karnavian, Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Menko PMK Republik Indonesia Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan, Menteri LHK, Menteri Keuangan […]

  • Melalui bjb University, Pemkab Sumedang Sepakat Jalin Pengembangan Kompetensi ASN

    Melalui bjb University, Pemkab Sumedang Sepakat Jalin Pengembangan Kompetensi ASN

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUMEDANG, Mbinews.id – Bank bjb dan Pemerintah Kabupaten Sumedang sepakat bekerja sama mengembangkan kompetensi Aparata Sipil Negara (ASN) melalui bjb University. Pelaksanaan kerja sama ini ditandai dengan penandatangan Kesepakatan Bersama (MoU) antara Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M dengan Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi di Gedung Negara Sumedang, Selasa 14 September […]

  • DPRD Kota Sukabumi Minta Pemkot Evaluasi Keputusan Pembangunan Pasar Pelita

    DPRD Kota Sukabumi Minta Pemkot Evaluasi Keputusan Pembangunan Pasar Pelita

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sukabumi, MBInews.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi meminta agar Pemkot Sukabumi hati-hati ketika mengambil keputusan soal pembangunan Pasar Pelita. Pasalnya, pihak perusahaan meminta addendum (tambahan waktu) untuk menuntaskan pekerjaanya. “Pemkot harus hati-hati jangan sampai kasus terdahulu mengenai pembangunan Pasar Pelita terulang kembali,” ujar salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi Faisal Anwar Bagindo, […]

  • Wali Kota Kejar PAD Rp650 Miliar pada 2026

    Wali Kota Kejar PAD Rp650 Miliar pada 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp650 miliar dari Rp535 miliar pada 2026, dengan membentuk Tim 10 Optimalisasi Pajak Daerah untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak. “Tim 10 ini berisi seluruh kepala perangkat daerah untuk menormalkan kepatuhan pajak sesuai aturan dan tidak keluar dari koridor hukum,”ujar Ayep usai memimpin Rapat Evaluasi Optimalisasi […]

expand_less