Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Hasil Kajian Omnibus Law, ISMI Kota Sukabumi : Pemerintah Cenderung Tidak Berfihak Kepada Rakyat Terutama Petani..!!

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SuKABUMI, MBInews.id – Mahasiswa menganggap Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja yang akan ditetapkan oleh pemerintah tidak beriringan dengan kepentingan masyarakat petani dan tidak memikirkan aset yang dimiliki Bangsa Indonesia sendiri.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekjen Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMI) Hasbi, Minggu 22 Maret 2020, menurutnya hasil kajian draf Omnibus Law tersebut, bahwa pemerintah cenderung tidak berpihak kepada rakyat dan tidak memikirkan dampak negatifnya, terutama bagi keberlangsungan hidup masyarakat banyak terutama petani.

“Pemerintah disini lebih cenderung mementingkan meningkatkan ekonomi. Tapi tidak memikirkan dampak kedepannya. Kita sudah bahas sebelumnya dalam seminar dan mimbar bebas dengan tema “RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) siapa” saat di konfimasi, Sabtu, (4/4/2020). ujarnya.

Hasbi mengatakan, hasil kajian dalam draf Omnibus Law tersebut ada beberapa pasal yang dianggap merugikan bagi ekologi dan alam Indonesia. Contoh, Pasal 23 angka 4 mengenai perubahan Pasal 24 ayat (5) UU Lingkungan Hidup, ada potensi izin lingkungan dihilangkan, diganti perizinan berusaha.

“Dengan demikian, semakin sempit akses masyarakat untuk melakukan upaya hukum terhadap keputusan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan hidup”, katanya.

Akhirnya dari draf tersebut, muncul pertanyaan bagi mahasiswa ISMPI “Pada dasarnya kita mahasiswa pertanian se-Indonesia mempertanyakan, bahwa Omnibus Law ini untuk siapa, Rakyat atau kepentingan korporasi? ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Pertanian UMMI Maulana Malik mengatakan, pemerintah harus bijak dalam menyikapi persoalan RUU Cipta kerja tersebut.

“Harusnya DPR melakukan kajian yang utuh terkait dampak negatifnya. Apalagi dapat merugikan aset negara dan masyarakat khususnya” katanya.

Menurut Maulana, pemerintah harusnya melakukan kajian dengan pihak-pihak terkait dengan tujuan melihat pada persoalan yang akan terjadi kedepan.

“Undangan para ahli, akademisi dan praktisi untuk membahas RUU Cipta Kerja secara bersama-sama. Bukan begitu saja digulirkan ini kan jadi liar” ucapnya. (Dian/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran DBHCHT di Kota Sukabumi Belum Ada Pencairan

    Anggaran DBHCHT di Kota Sukabumi Belum Ada Pencairan

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kota Sukabumi tahun ini belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, hingga saat ini anggaran tersebut belum ada pencairan. “Iya, karena anggaran DBHCHT belum cair jadi kegiatan yang didanai oleh program tersbeut belum terlaksana,”ucap Kepala Bidang Perekonomian, dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota […]

  • Realme C11 2021 – HP Entry Level dengan Baterai Jumbo

    Realme C11 2021 – HP Entry Level dengan Baterai Jumbo

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MBInews.id – Diluncurkan pada Juli 2021, Realme C11 jadi salah satu smartphone paling dicari di tahun ini. Bersaing dengan hp entry level lainnya, Realme C11 mengusung kehebatan baterainya yang jumbo. Daya tariknya tidak hanya sampai disitu, mari kita simak ulasan berikut! 1.    Layar Ponsel Realme C11 (2021) hadir dengan layar sentuh berukuran 6.50 inci dengan […]

  • Dishub Kota Bandung Siap 24 Jam Melayani laporan bila ada kendala penerang jalan

    Dishub Kota Bandung Siap 24 Jam Melayani laporan bila ada kendala penerang jalan

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Bandung Caang Baranang menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam memberikan rasa aman dan nyaman saat beraktivitas di luar. Ketua Rukun Warga (RW) 12 Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Deden melaporkan adanya lampu penerangan jalan mati langsung direspon cepat oleh tim dari Dishub Kota Dinas Perhubungan Kota Bandung, setiap hari, 24 […]

  • Kemoterapi Ditargetkan Masuk Tanggungan BPJS pada 2026, Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Layanan

    Kemoterapi Ditargetkan Masuk Tanggungan BPJS pada 2026, Wali Kota Sukabumi Dorong Percepatan Layanan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Langkah strategis dalam memperluas akses layanan kesehatan kembali digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr. Ghufron Mukti, untuk menyuarakan kebutuhan mendesak warga: layanan kemoterapi harus sepenuhnya ditanggung BPJS Kesehatan. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Siwabessy, Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Selasa, (18/11/2025) […]

  • Besok, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan Tahap Dua Untuk Korban Bencana Kabupaten Sukabumi

    Besok, Pemkot Sukabumi Salurkan Bantuan Tahap Dua Untuk Korban Bencana Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, kembali menyalurkan Donasi bencana Kabupaten Sukabumi tahap ke 2. Pemantapan penyaaluran tersebut, di pimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) kota Sukabumi, Hasan Asari, di ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi. Senin, (13/01/2025). Dalam rapat tersebut juga, hadir Wakil Ketua Baznas Kota Sukabumi, Wawan Supendi, Kepala Bagian Kesejahteraan Herman Permana, dan […]

  • Ribuan Pemudik Masuk ke Kota Bandung via Terminal Cicaheum

    Ribuan Pemudik Masuk ke Kota Bandung via Terminal Cicaheum

    • calendar_month Senin, 1 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id —  Sebanyak 10.196 orang tercatat sudah kembali ke Kota Bandung atau sekitar 45 persen dari data keberangkatan dari Terminal Cicaheum. Kedatangan mereka diketahui saat pulang ke Kota Bandung melalui Terminal Cicaheum hingga Kamis 23 April 2023. Hal tersebut diungkapkan Kepala Terminal Cicaheum Roni Hermanto kepada Humas Bandung. Ia menyebut pemudik yang gunakan jasa […]

expand_less