Breaking News
Trending Tags

HET Minyak Goreng Dicabut, Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah Terhadap Rakyat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, resmi mencabut harga eceran tertinggi (HET) sejak tanggal 16 Maret 2022 lalu. Sebelumnya, pada tanggal 1 Februari 2022 lalu, pemerintah menetapkan HET minyak goreng kemasan dan bermerek, di angka 14 ribu Rupiah perliternya, sedangkan untuk minyak goreng curah, ditetapkan di angka 11.500 Rupiah perliternya. Atas ketetapan tersebut, sontak membuat polemik baru di kalangan masyarakat saat ini. Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda turut menyikapi keputusan yang diambil pemerintah tersebut.

“Kami dari DPRD Kota Sukabumi, sangat menyesalkan sekali keputusan pemerintah pusat, yang mengambil langkah pencabutan HET minyak goreng kemasan dan bermerek,” ujar Politisi asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera tersebut, melalui sambungan telepon genggamnya, Jumat (18/03/2022).

Lanjutnya, dengan pencabutan HET minyak goreng ini justru menunjukan bahwa pemerintah kalah dengan kebijakan para pengusaha. Harusnya saat ini, pemerintah hadir dalam proses pengendalian harga jual minyak goreng di pasaran.

“Saya sangat menyayangkan sekali dengan langkah pemerintah saat ini. Masyarakat sebentar lagi akan menghadapi bulan Ramadan, tanpa adanya kelangkaan barang saja, sudah menjadi hal lumrah, setiap tahunnya menjelang Ramdhan dan lebaran, harga-harga bahan pokok di pasaran pasti naik,” jelasnya.

Masih menurut Wawan, dirinya berharap sesegera mungkin pemerintah pusat bisa mengendalikan harga maupun stok minyak goreng di pasaran.

“Jika seperti ini, sama juga dengan kapitalis liberal, yang hanya memenangkan para pengusaha oligarki, dengan mengorbankan rakyat melalui tingginya harga jual komoditas di pasaran,” tegasnya.

Terkait kenaikan harga minyak goreng yang terjadi saat ini, DPRD Kota Sukabumi sebagai mitra Pemerintah Daerah Kota Suukabumi, terus mendorong kepada dinas terkait, maupun Wali Kota Sukabumi, sebagai pucuk pimpinan daerah, agar segera menggelar operasi pasar murah minyak goreng. Mengingat saat ini, akan segera memasuki bulan Ramdhan.

“Kami dari DPRD Kota Sukabumi juga sudah bersurat kepada pemerintah pusat, untuk segera mengambil tindakan normalisasi harga minyak goreng di pasaran. Lantas, untuk Pemerintah Daerah Kota Sukabumi, agar segera menggelar operasi pasar minyak goreng. Serta kepada aparat penegak hukum, untuk bisa lebih teliti lagi, melakukan pemeriksaan kepada penjual maupun distributor minyak goreng di Kota Sukabumi. Karena rasanya sangat aneh, disaat HET minyak goreng kemasan dan bermerek dicabit, seketika stok minyak goreng di pasaran berlimpah,” pungkasnya. Ardan/Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paslon Walikota Bandung Haru Dhani tegaskan Anak anak dapat Pendidikan Yang Berkualitas

    Paslon Walikota Bandung Haru Dhani tegaskan Anak anak dapat Pendidikan Yang Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandung Haru Suandharu dan R. Dhani Witianata menegaskan bahwa semua anak-anak di Kota Bandung harus mendapatkan kualitas pendidikan terbaik. Akan menyiapkan beasiswa bagi anak berprestasi dan menyiapkan subsidi bagi anak tak mampu. Anak-anakdi Kota Bandung, harus dimudahkan untuk bisa sekolah dimanapun yang mereka mau. Bagi anak-anak […]

  • Diterjang Hujan Deras, Ruas Jalan Lamping Dipenuhi Lumpur

    Diterjang Hujan Deras, Ruas Jalan Lamping Dipenuhi Lumpur

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Diterjang hujan deras sejak malam hari, ruas jalan raya Lamping Kecamatan Citamiang, penuh ditutupi lumpur. Berdasarkan informasi yaang dihimpun, lumpur berasal dari sebidang tanah yang berada di samping ruas Jalan Raya Lamping. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taufik mengatakan, saat ini pihaknya bersama dengan masyarakat sedang melakukan pemantauan kelapangan […]

  • Evaluasi Program Pemkot Bandung Terkait Penanganan Banjir dan Sampah

    Evaluasi Program Pemkot Bandung Terkait Penanganan Banjir dan Sampah

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Komisi C DPRD Kota Bandung menggelar rapat bersama SKPD mitra kerja terkait evaluasi program kerja 2024, serta penanganan banjir dan sampah di Kota Bandung, di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD, Senin, 7 Oktober 2024. Rapat Kerja bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung. […]

  • Pasca Idul Fitri 1441 H, Bapokting Di Kota Sukabumi Alami Penurunan Harga

    Pasca Idul Fitri 1441 H, Bapokting Di Kota Sukabumi Alami Penurunan Harga

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SUKABUMI-, MBInews.id – Pasca Idul Fitri 1441 H, beberapa kebutuhan bahan pokok penting (bapokting) di Kota Sukabumi alami penurunan harga. Seperti daging sapi harganya kembali normal diangka Rp110 ribu/kg, kemudian cabai merah Tw dari Rp44 ribu menjadi Rp32 ribu/kg, begitu juga dengan cabai rawit merah dari Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu atau turun sekitar Rp10 […]

  • Harga BBM Naik, Tarif Angkutan Umum Kota Bandung Alami Penyesuaian

    Harga BBM Naik, Tarif Angkutan Umum Kota Bandung Alami Penyesuaian

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 234
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tarif angkutan umum di Kota Bandung mengalami penyesuaian dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Dadang Darmawan menyebut, kenaikan tersebut berada di angka Rp1.000 untuk seluruh trayek angkutan umum di Kota Bandung. “Alhamdulillah disepakati kenaikan angkutan kota di Bandung naik seribu rupiah dari tarif lama. […]

  • Ayi Koswara Kecewa  JPU Berikan Tuntutan Terdakwa Hanya 18 Bulan ?

    Ayi Koswara Kecewa JPU Berikan Tuntutan Terdakwa Hanya 18 Bulan ?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa  Yusuf  Abdul Latief (33) selama 18 bulan hukuman penjara.Yusuf Abdul Latif dinyatakan terbukti bersalah melakukan penipuan cek bodong  terhadap Ayi Koswara Tuntutan itu dibacakan jaksa Cucu Gantina dalam sidang yang digelar secara Virtual di Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung Jalan RE Martadinata kota Bandung Selasa […]

expand_less