Breaking News
Trending Tags

Kembangkan Industri Kopi, bjb Pererat Kerja Sama dengan Kelompok Tani Wanoja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG , MBinews.id – bank bjb bersama Pemerintah Kabupaten Bandung meresmikan bangunan Unit Pengolahan Hasil (UPH) Kopi Kelompok Tani Wanoja di Kecamatan Ibun, Jumat 11 Juni 2021. Selain itu, diluncurkan juga program Kartu Tani serta Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pola Kemitraan bagi petani kopi.

Pada acara ini bank bjb Cabang Majalaya secara simbolis menyerahkan bantuan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui pola kemitraan, kepada tiga orang petani kopi wanoja masing-masing sebesar Rp. 35 juta. Bantuan diserahkan oleh Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi, Pemimpin Wilayahl 1 bank bjb Andy Rachman, Pemimpin Cabang Majalaya Adytia Sovana, dan Pemimpin Cabang Soreang Bambang Kendra.

Penyerahan bantuan ini diresmikan langsung oleh Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna dan disaksikan oleh perwakilan dari Bank Indonesia Gentur Wibisono selaku Kepala Divisi Implementasi Kekda Bank Indonesia Jawa Barat.

Kelompok Tani Kopi Wanoja merupakan kelompok yang memproduksi kopi Arabika khas Kamojang. Kopi khas ini tersedia dalam bentuk biji kopi hingga bubuk kopi dalam berbagai ukuran. Rasa khas kopi Kamojang yang cenderung asam, melahirkan cita rasa tersendiri bagi para penikmat kopi.

Sebelumnya pada tanggal 3 April 2021 bank bjb Cabang Majalaya telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pola kemitraan dengan kelompok tani Wanoja.

Pembiayaan pola kemitraan yang dikembangkan bank bjb dalam rangka untuk meningkatkan kemudahan bagi kelompok petani kopi Wanoja dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen sebagai upaya pemenuhan permintaan green bean dari pembeli dalam dan luar negeri.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, mengatakan selama ini kerja sama pembiayaan dengan pola kemitraan telah banyak dilakukan bank bjb di bidang usaha pertanian dan peternakan dengan para insititusi bisnis yang memiliki komitmen memajukan usaha di bidang tersebut.

“Langkah ini juga merupakan inovasi bank bjb dalam mendukung program ketahanan pangan dan mengurangi pengangguran dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional pasca pandemi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah,” ungkapnya.

Sementara Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb, Denny Mulyadi, menyampaikan bahwa kerja sama pembiayaan dengan pola kemitraan yang dilakukan bank bjb pada bidang usaha pertanian telah terjalin dengan banyak institusi bisnis yang memiliki komitmen memajukan usaha petani.

“Dengan adanya pola kemitraan dengan Koperasi Produsen Wanoja Laksana Maju adalah bentuk kontribusi bank bjb dalam menjamin kesejahteraan petani dan memastikan keberlangsungan usaha mereka baik dari sisi perawatan, pemupukan maupun penyetekan tanaman kopi dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.

Denny menjelaskan lebih lanjut “ Selain akses permodalan untuk petani mitra binaan, bank bjb juga menjalankan program PESAT (Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) bagi para petani. Program ini memberikan pendampingan intens kepada nasabah UMKM agar semakin berkembang. Salah satu pilar pemberdayaan UMKM bank bjb adalah PESAT go digital, dimana bank bjb senantiasa mendorong para petani untuk memanfaatkan digital banking dalam kelangsungan usahanya. Penggunaan “bjb digi” bagi para petani dapat melakukan transaksi perbankan dimanapun dan kapanpun.

Pola kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk menjalin kerja sama dengan pihak ketiga yang dapat bersinergi meningkatkan portofolio kredit UMKM serta penciptaan ekosistem baru dalam penyaluran Kredit UMKM. Tujuannya untuk mendapatkan peluang pasar dan target market yang lebih efektif dan efisien.

Sebagai langkah strategis, pola kemitraan dibangun atas dasar prinsip saling memerlukan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan yang melibatkan pelaku UMKM dan pengusaha besar. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Citamiang Sukabumi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan Anak

    Polsek Citamiang Sukabumi Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan Anak

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi — Polsek Citamiang Resort Sukabumi Kota menangkap tiga pelaku penganiayaan anak dibawah umur berinisial Ss, Ch, dan Ad. Hal tersebut disampaikan saat lereas Rayon Tengah Polres Sukabumi Kota, di Jalan. Siliwangi, Kecamatan Cikole. Kota Sukabumi Kamis (22/08/19). Kapolsek Citsmiang AKP Anun memgatakan, kejadian tersebut berawal dari rasa cemburu pelaku kepada korban, hingga akhirnya […]

  • Sudar: GP Ansor tidak Mudah Begitu Saja Dibubarkan…!

    Sudar: GP Ansor tidak Mudah Begitu Saja Dibubarkan…!

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id — Ramainya gerakan tagar dan tagline bubarkan Banser dimedia sosial, direspon Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Sukabumi, Sudar Fauzi mengatakan GP Ansor tidak mudah begitu saja dibubarkan, Kamis (05/09/2019). “GP Ansor itukan gerakan organisasi kepemudaan yang ada dibawah naungan Badan Organisasi Otonom Nahdatul Ulama (BANOM NU) kalau mau bubarkan Banser ya harus NU […]

  • 125 Jemaah Haji Kloter 30, Dilepas Langsung Wali Kota Sukabumi dan Unsur Forkopimda

    125 Jemaah Haji Kloter 30, Dilepas Langsung Wali Kota Sukabumi dan Unsur Forkopimda

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 125 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Sukabumi, dilepas langsung dari Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, menuju Embarkasi Haji Bekasi, Jumat (24/06) malam. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi lainnya, melepas langsung CJH kloter 30 […]

  • World Cleanup Day 2025, Edwin Senjaya: Momentum Tuntaskan Selesaikan Pesoalan Masalah Lingkungan Kota Bandung

    World Cleanup Day 2025, Edwin Senjaya: Momentum Tuntaskan Selesaikan Pesoalan Masalah Lingkungan Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya S.E., M.M., memimpin apel gabungan dan kerja bakti dalam rangka Hari Bersih-bersih Sedunia (World Cleanup Day) tingkat Kecamatan Buahbatu Tahun 2025, di Lapangan Senbik, Bandung, Rabu, 24 September 2025. Dalam sambutannya, Edwin Senjaya menilai kegiatan tersebut merupakan bagian dari […]

  • Menabung di Bank BJB Berpotensi Dapatkan Tiket VIP DIGI Bandoeng Festive 2024

    Menabung di Bank BJB Berpotensi Dapatkan Tiket VIP DIGI Bandoeng Festive 2024

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – DIGI Bandoeng Festive, acara musik tahunan akan kembali digelar, tanggal 21-22 Mei 2024 di The House Convention Hall Pasir Kaliki Bandung. Menampilkan band jazz legendaris Incognito dan lebih dari 100 musisi lainnya, acara ini diharapkan menjadi magnet bagi pecinta musik dari berbagai kalangan. Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan, […]

  • Cegah Gelombang Ketiga, PPKM Level 3 Nataru Demi Menyelamatkan Nyawa Manusia

    Cegah Gelombang Ketiga, PPKM Level 3 Nataru Demi Menyelamatkan Nyawa Manusia

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) yang akan diterapkan mulai 24 November  2021 sampai 1 Januari 2022. Meski demikian, Pemkot Bandung masih menunggu instruksi dari Pemerintah pusat. kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung bakal ditutup kembali saat penerapan PPKM Level 3 yang berlaku dari Tanggal […]

expand_less