Breaking News
Trending Tags

Cegah Gelombang Ketiga, PPKM Level 3 Nataru Demi Menyelamatkan Nyawa Manusia

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) yang akan diterapkan mulai 24 November  2021 sampai 1 Januari 2022. Meski demikian, Pemkot Bandung masih menunggu instruksi dari Pemerintah pusat.

kawasan Jalan Asia Afrika, Kota Bandung bakal ditutup kembali saat penerapan PPKM Level 3 yang berlaku dari Tanggal 24 November sampai 1 Januari 2022.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, bahwa penerapan PPKM Level 3 pada libur Nataru di seluruh kota di Indonesia itu diperlukan guna mencegah adanya gelombang ketiga.Demi menyelamatkan Nyawa Manusia.

Penurunan itu pun disesuaikan jika sudah ada arahan dari pemerintah pusat terkait pencegahan penyebaran Covid-19 pada saat libur Nataru.

“Itu kebijakan pemerintah pusat karena memang ya sama kelihatan punya kekhawatiran peningkatan Covid-19, apalagi ada gelombang ketiga di negara lain,” kaya Yana Mulyana kepada wartawan kemarin ini. Rabu (24/11/2021)

Diungkapkan Yana bahwa dengan menaikkan status PPKM tersebut, konsekuensinya pada sejumlah sektor akan kembali diperketat, seperti pengurangan jam operasional dan kapasitas pengunjung.

“Kapasitas yang sudah bisa 50 persen kembali 25 persen, lalu jam operasional sampai jam 23.00 WIB balik lagi ke jam 21.00 WIB,” paparnya.

Ia menambahkan, pada kebijakan PPKM Level 3 itu, pengetatan di sektor publik hanya sebatas pada pengurangan jam operasional dan kapasitas pengunjung.

Ditempat terpisah, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menegaskan, diberlakukannya PPKM Level 3 serentak demi keselamatan bersama. Tujuannya agar penularan COVID-19 dapat diredam lantaran potensi libur panjang Nataru dapat menimbulkan mobilitas masyarakat yang masif.

Menurutnya  aturan yang dibuat pemerintah pusat tersebut untuk membatasi mobilitas masyarakat. Pihaknya tetap membubarkan mobilitas massa jika menimbulkan kerumunan.

Lebih lanjut, Ema mengatakan, Kota Bandung harus belajar dari pengalaman dua gelombang COVID-19 sebelumnya. Kebijakan pembatasan mobilitas dan penerapan level PPKM menjadi salah satu upaya pengendalian.”PPKM engak PPKM, kerumunan bakal kita bubarkan,” ujarnya.

“Pengawasan tetap, ada Satpol PP, setiap hari saya nerima laporan dari kewilayahan berkeliling,” tambahnya.

“Kita siap apapun kebijakan pusat, tinggal tunggu regulasinya, kalau tidak ada perbedaan berarti bakal ada pembatasan, kafe restoran jadi jam 9, misalnya badan usaha sampai jam 8, tapi kita tunggu Instruksi Mendagri saja,” terangnya.

Untuk regulasi, Ema menyebut bakal ditentukan dalam rapat terbatas bersama Forkompimda.

“Pasti. Ngambil kebijakan dari ratas, kita ingin secepatnya, Minggu ini bisa terselenggara,” sebutnya.

“Kita harus waspada, pasti mengikuti regulasi yang ada, tidak mungkin besebrangan, tindakannya enggak ada luar biasa yang jelas pengawasan lebih optimal,” tuturnya.

Ema baru membayangkan, jika regulasi ditetapkan maka taman-taman, kegiatan yang menimbulkan kerumunan masa, sekalipun itu di hotel tetap dilarang.

“Bayangan saya, taman-taman enggak boleh ada lagi yang diakses ya, event malam tahun baru seperti kembang api saya pikir menahan diri ya, (acara hotel) kita harapannya seperti itu, ketika tidak bisa mengendalikan kondisi di dalamnya gimana? Tapi lihat rekomendasi dari Diabudpar, tapi kalau kita tidak ingin dulu,” pungkasnya.

Rep Fazark

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses di Gelar, Atlet Anggar Asal Kota Sukabumi Raih Tiga Medali

    Sukses di Gelar, Atlet Anggar Asal Kota Sukabumi Raih Tiga Medali

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kejuaraan Anggar Terbuka Piala Wali Kota Cup Sukabumi yang digelar dari 30 November – 1 Desember 2024 berjalan sukses. Dimana dalam kejuaraan tersebut, atlet asal Kota Sukabumi sedikitnya meraih tiga medali perunggu. Ketiag atlet tersebut yakni, Ashyallea Yahyya Permana (U 14 Epee Putri), M. Cavan Ayubban Darmawan (U 14 Sabre Putra), dan Salwa Ni’maeturahmah […]

  • Pejabat Pemkot Bandung Kini Tak Lagi Butuh Pulpen Dan Kertas, Ini Penyebabnya

    Pejabat Pemkot Bandung Kini Tak Lagi Butuh Pulpen Dan Kertas, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Para pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kini tak lagi membutuhkan pulpen dan kertas. Pasalnya kini Pemkot Bandung telah memiliki platform surat elektronik. Aplikasi ini juga membuat surat menyurat lebih cepat dan akurat. Melalui suratonline.bandung.go.id menciptakan efisiensi waktu juga tentunya paperless. Sehingga pekerjaan lebih praktis. Surat online ini, pimpinan Pemkot Bandung bisa memonitor […]

  • Kang Edwin Senjaya: Pagu Anggaran Harus Adil, Pembangunan Butuh Kolaborasi

    Kang Edwin Senjaya: Pagu Anggaran Harus Adil, Pembangunan Butuh Kolaborasi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews. —  Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., atau yang akrab di sapa Kang Edwin Senjaya menegaskan bahwa pembangunan Kota Bandung tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dibangun melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk antara Pemerintah Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung. Hal tersebut disampaikan Kang Edwin […]

  • Terbaik se Indonesia, Kota Sukabumi Raih Penghargaan PPD

    Terbaik se Indonesia, Kota Sukabumi Raih Penghargaan PPD

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemeritah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali menorehkan pretasi yang bergengsi tingkat Nasioanal. Kali ini, penghargaan yang diraih, sebagai Kota Terbaik I se Indonesia dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2023, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, kepada […]

  • Toleransi Antar Umat Beragama Hadirkan Herd Immunity Di Kota Bandung

    Toleransi Antar Umat Beragama Hadirkan Herd Immunity Di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Toleransi antar umat beragama di Kota Bandung tak perlu diragukan lagi. Toleransi telah membuat Kota Bandung kondusif. Di masa pandemi Covid-19, toleransi antar umat beragama juga menghadirkan herd immunity atau kekebalan kelompok. Seperti yang dilakukan Gereja St Gabriel dan Masjid Al Amanah, Komplek Sumber Sari Kecamatan Babakan Ciparay yang menggelar vaksinasi Covid-19, […]

  • Dukung Pengelolaan Zakat, Pj Wali Kota Sukabumi Raih Penghargaan Baznas Award 2024

    Dukung Pengelolaan Zakat, Pj Wali Kota Sukabumi Raih Penghargaan Baznas Award 2024

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi meraih penghargaan dari Baznas RI, dnegan kategori Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasioanal Republik Indonesia (Baznas RI), Noor Achmad, yang disaksikan langsung oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, dalam acara Baznas Award 2024, di Jakarta. Kamis, (29/2/2024). Penghargaan ini […]

expand_less