Breaking News
Trending Tags

Komisi 1 DPRD Jabar Terima Studi Banding dari DPRD Prov Maluku

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Terkait ketahanan pangan Komisi II DPRD Jawa Barat menerima studi banding dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku, Bandung, Kamis (6/7/2023).

Studi Banding diterima oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Lina Ruslinawati, dan Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Anwar Yasin.

Lina Ruslinawati menjelaskan, studi banding yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku ke DPRD Jawa Barat dalam rangka memperkaya dan menambah pengetahuan soal mengatasi rawan pangan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas juga terkait kinerja dan tugas-tugas Komisi II (baik Jawa Barat dan Maluku Utara) yang membidangi Sumber Daya Alam (SDA), dan soal Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Provinsi Jabar yang nilainya 77,79 di 2021.

“DPRD Provinsi Maluku studi banding ke Jabar karena mereka masuk dalam status waspada atau rentan rawan pangan,” jelas Lina Ruslinawati, Bandung, Kamis (6/7/2023).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku menyebutkan bahwa daerahnya menjadi provinsi ke 31 rawan pangan. Hal tersebut berdasakan penilaian pemerintah pusat. Sementara itu, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku menganggap daerahnya kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA), dan kaya dengan keragaman hayatinya.

“Mereka (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku) heran, kenapa bisa urutan 31 (masuk dalam wilayah rawan pangan). Padahal kondisi daerahnya bisa dibilang sangat kaya SDA,” katanya.

Dari hasil diskusi panjang, DPRD Jawa Barat memberikan beberapa saran mengatasi rawan pangan. Salah satunya, pembuatan regulasi yang mengatur ketahanan pangan di Provinsi Maluku. Kedua, kerja sama antara eksekutif dan legislatif untuk menyusun strategi mendorong ketahanan pangan di Maluku.

“Tentunya harus ada kerja sama kedua belah pihak, pembentukan regulasi, itu salah satunya (rekomendasi),” ucap Lina Ruslinawati.

Selain itu, Komisi II DPRD Jawa Barat menyarankan perbaikan infrastruktur jalan pada sentra produksi pangan. Hal ini penting dilakukan karena menurut paparan pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku, jalan di sentra produksi di Provinsi Maluku kurang atau rusak. Sehingga para petani disana kesulitan saat mendistribusikan komoditas pertanian atau produksinya.

“Mereka mengeluhkan gara-gara akses jalan rusak hasil panen membusuk. Beberapa komoditas produksi tidak bisa didistribusikan. Bahkan ada kalanya para petani membiarkan hasil panennya membusuk di lahan atau ladangnya,” ungkap dia.

Kemudian, DPRD Jawa Barat pun menyarankan perbanyak pelatihan pengolahan makanan atau beberapa komoditas asli Provinsi Maluku. Agar hasilnya bisa bernilai lebih, dan bisa menjadi solusi atas masalah hasil panen yang sering membusuk lebih cepat.

“Mereka itu SDA-nya melimpah, tapi masalahnya akses jalan rusak menyulitkan masyarakat Maluku mendistribusikan. Mereka (petani di Provinsi Maluku) menurut informasinya kebingungan untuk mengolah hasil panennya,” ucap Lina Ruslinawati.

“Tadi kami (DPRD Jawa Barat) menyoroti masalah kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah beberapa komoditas. Berbeda di Jabar, satu komoditas bisa diolah dengan beragam olahan,” sambungnya.

Meskipun Provinsi Jabar tidak masuk dalam provinsi rawan pangan tambah Lina Ruslinawati, Jabar tetap harus waspada, harus mengantisipasi kerawanan pangan. Hal ini karena kondisi alih fungsi lahan menggerus lahan pertanian.

Disamping itu, laju pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan peningakatan lahan pertanian dan lahan untuk pangan lainnya.

“Justru kita juga harus waspada, khawatir terhadap risiko kerawanan pangan karena rasio jumlah penduduk dengan ketersedian pangan kita tidak selaras,” tambahnya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAZNAS Jabar Raih Sertifikasi ISO 37001:2016: Komitmen Lawan Penyuapan

    BAZNAS Jabar Raih Sertifikasi ISO 37001:2016: Komitmen Lawan Penyuapan

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menuju tata kelola yang lebih bersih dan akuntabel, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat berhasil meraih sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016. Sertifikasi ini semakin meneguhkan komitmen BAZNAS Jabar sebagai lembaga yang mengelola dana ZIS untuk mengedepankaan transparansi dan inetgritas dalam setiap aktivitasnya. Sertifikasi ini menunjukkan BAZNAS Jabar […]

  • bank bjb Siap Hadapi Tahun 2025 Melalui Langkah Strategis dalam Mendukung Ekspansi Bisnis yang Berkelanjutan

    bank bjb Siap Hadapi Tahun 2025 Melalui Langkah Strategis dalam Mendukung Ekspansi Bisnis yang Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – bank bjb mencatatkan kinerja dan pertumbuhan bisnis yang solid sepanjang tahun 2024. Di tengah tantangan ekonomi nasional dan global, bank bjb menunjukkan kinerja berkelanjutan yang solid. Direktur Utama bank bjb, Yuddy Renaldi, dalam Public Expose 2024, mengatakan , keberhasilan tersebut tidak terlepas dari inovasi layanan perbankan, diversifikasi bisnis, serta pengelolaan risiko yang […]

  • Resmi Dilantik, 21 Tenaga Teknis PPPK Hasil Optimalisasi Tahun 2022

    Resmi Dilantik, 21 Tenaga Teknis PPPK Hasil Optimalisasi Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi melantik 21 tenaga teknis Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022 atas hasil optimalisasi. Pelantikan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Kamis 1 Februari 2024. Sebanyak 21 tenaga teknis tersebut berada pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Sumber […]

  • Satu Pelaku Vandalisme Ditangkap, Polisi: Kami Masih Mencari Pelaku Lainnya

    Satu Pelaku Vandalisme Ditangkap, Polisi: Kami Masih Mencari Pelaku Lainnya

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Salah satu tersangka pelaku vandalisme tembok Babakan Siliwangi ditangkap Kepolisian Sektor (Polsek) Coblong, Kamis 20 Januari 2022. Atas tertangkapnya pelaku, Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, hal ini bisa menjadi efek jera. Sehingga diharapkan, tidak ada lagi perbuatan serupa di kemudian hari. “Kita imbau jaga apa yang sudah lakukan untuk keindahan […]

  • Hari Buruh 2023, Momentum Kebersamaan Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah

    Hari Buruh 2023, Momentum Kebersamaan Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2023 harus digelar dengan suka cita melalui berbagai kegiatan positif. Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Andri Darusman menyebut perayaan May Day merupakan momentum kebersamaan antara pekerja, pengusaha dan pemerintah. Tahun ini, kata dia, perayaan May Day rencananya […]

  • Melalaui Kecamatan, BPKPD Sebar 108 ribu Lebih SPPT ke Masyarakat

    Melalaui Kecamatan, BPKPD Sebar 108 ribu Lebih SPPT ke Masyarakat

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara simbolis menyerahkan SPPT – PBB P2 tahun 2025 kesetuap kecamatan. Penyerahan ini dilakukan dalam Rapat Koordinasi Kewilayahan. Daalm sambutanya Ayep mengatakan, kepada pihak kecamatan dan kelurahan agar segera menyampaikan SPPT – PBB P2 kepada para wajib pajak, kemudian aparatur di setiap kecamatan dan kelurahan bersama Badan Pengelolaan Keuangan […]

expand_less