Breaking News
Trending Tags

Musrenbang RJPD 2025-2045, Bupati Bandung Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB.BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025 – 2045 tingkat kabupaten di Grand Sunshine Soreng, Selasa (14/5/2024).

Bupati mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung yang telah menyusun dokumen RPJPD 2025-2045, bersama-sama dengan DPRD Kabupaten Bandung.

Selain itu juga turut terlibat semua elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga pemuda dan mahasiswa, sangatlah penting dalam memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan benar-benar mewakili aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Saya juga mengpresiasi setinggi-tingginya, kepada Bapak/Ibu sekalian, atas kehadirannya yang mana merupakan wujud tanggungjawab dan komitmen kita dalam mendukung tercapainya visi Pemkab Bandung yakni mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjungjung tinggi kretivitas dalam bingkai kearifan lokal,” ucap bupati dalam sambutannya.

Musrenbang RPJPD ini diharapkan dapat menampung masukan yang mencerminkan aspirasi dari masyarakat, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap berbagai program dan kegiatan pembangunan.

“Melalui forum ini, kita berkesempatan untuk merumuskan sasaran pokok, strategi dan arah kebijakan pembangunan yang akan menentukan arah pembangunan kita menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih berkelanjutan,” kata Bupati Dadang Supriatna yang akran disapa Kang DS ini.

Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo, kata Kang DS, pemerintah pusat pun menginginkan adanya pembangunan berkelanjutan. Sehingga siapapun pemimpin negara kita ke depan, tidak keluar dari RPJPN yang telah ditentukan, sehingga pembangunan bisa lebih terarah.

“Demikian pula dengan Kabupaten Bandung yang akan menggelar Pilkada pada 27 November. Maka RPJPD 2025-2045 ini harus sudah diparipurnakan sebelum 29 Agustus 2024. Sehingga nantinya setiap bakal calon bupati maupun cawabup, harus mengacau pada RPJPD 2025-2045, apabila membuat visi dan misi yang akan dikampanyekan kepada Masyarakat,” tandas Kang DS.

Selanjutnya Bupati Bedas memaparkan, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, serta mewujudkan visi RPJPD, yaitu mewujudkan Kabupaten Bandung yang “Maju, Agamis, Sejahtera dan Berkelanjutan”, Pemkab Bandung dalam 20 tahun ke depan, pertama akan fokus terhadap peningkatkan SDM yang unggul, berakhlak, dan berkualitas.

Kedua, imbuh Kang DS, transformasi perekonomian daerah yang inklusif dan berdaya saing berbasis kearifan local. Ketiga, transformasi tata Kelola. Keempat, mewujudkan Kabupaten Bandung yang bersih, transparan dan akuntabel.

“Kelima, meningkatkan tata kehidupan masyarakat yang berbudaya dan berkarakter. Keenam mengembangkan pembangunan kewilayahan yang adil dan merata. Ketujuh, meningkatkan infrastruktur dasar yang inklusif dan kedelapan, meningkatkan pembangunan berwawasan lingkungan,” urai Kang DS.

Lebih dari itu dengan sasaran visi antara lain peningkatan pendapatan perkapita; pengentasan kemiskinan dan ketimpangan; peningkatan kerjasama antar daerah; peningkatan daya saing sumber daya manusia; dan penurunan emisi Gas Rmah Kaca (GRK) menuju net zero emission.

Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi menambahkan, arah kebijakan pembangunan merupakan bentuk diferensial dari visi misi pembangunan dua puluh tahunan pembangunan di Kabupaten Bandung.

Menurut Erwin, proses pelaksanaan arah kebijakan pembangunan 20 tahunan ini dilaksanakan secara bertahap. Adapun pentahapan kebijakan pembangunan untuk mencapai visi dan misi pembangunan jangka panjang di Kabupaten Bandung terbagi menjadi 4 tahap pembangunan.

Erwin menjelaskan, tiap tahapan pembangunan Kabupaten Bandung ini mempunyai target dan tema sesuai dengan prioritas pembangunan. Sehingga prosesnya seperti anak tangga di mana tahapan selanjutnya dapat dilaksanakan jika tahapan sebelumnya sudah dapat dilaksanakan.

“Adapun tema tiap tahapan jika mengambil filosofi masyarakat sunda dalam membangun rumah. Antara lain tahapan pertama merupakan tahapan pembangunan pondasi (dadasar/mondasi); Tahapan kedua akselerasi pembangunan (nanjeurkeun); tahap 3 ialah tahapan pemantapan (ngabenteng) dan tahap keempat tahapan perwujudan (nyicingan) visi misi pembangunan Kabupaten Bandung,” urai Erwin.(HEN)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gugus Tugas Covid-19, UIN SGD Bandung Bagikan Paket Sembako Untuk  800 Mahasiswa

    Gugus Tugas Covid-19, UIN SGD Bandung Bagikan Paket Sembako Untuk 800 Mahasiswa

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswa dalam penanggulangan dampak corona virus disease 2019 (Covid-19), Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Universitas Islam Negeri (UIN) sunan Gunung Djati Bandung melakukan pembagian 800 paket sembako. Pemberian paket sembako untuk 800 mahasiswa diserahkan langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si didampingi Wakil Rektor II, Dr. H. […]

  • Bulog Pastikan Tak Ada Kekurangan Timbangan pada Bantuan Pangan Beras di Sukabumi

    Bulog Pastikan Tak Ada Kekurangan Timbangan pada Bantuan Pangan Beras di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 326
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbi.co.id – Perum Bulog memastikan penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan pemerintah tanpa adanya kekurangan timbangan. Hasil pengecekan acak menunjukkan seluruh beras yang diterima Penerima Bantuan Pangan (PBP) memenuhi standar minimal 10 kilogram, bahkan sebagian melebihi berat ketentuan. Kepastian tersebut diperoleh melalui kegiatan monitoring penyaluran bantuan pangan yang dilakukan di Desa […]

  • #HJKB212 Keren Abis! Sampah Jadi Kupon Belanja, Great Bandung Diserbu Warga

    #HJKB212 Keren Abis! Sampah Jadi Kupon Belanja, Great Bandung Diserbu Warga

    • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai rangkaian Hari Jadi ke-212 Kota Bandung (HJKB), ada satu acara menarik yaitu Great Bandung. Masyarakat bisa menukar sampah menjadi sembako di acara ini. Great Bandung digelar pada 9, 17, 23, dan 24 September 2022 dari pukul 08.30 hingga 14.00 WIB. Dalam tiap kegiatannya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) menyediakan stan […]

  • HUT R.A Kartini, Anggota DPRD Sumut Anita Lubis Sebut Perempuan Adalah Tonggak Negara

    HUT R.A Kartini, Anggota DPRD Sumut Anita Lubis Sebut Perempuan Adalah Tonggak Negara

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MEDAN, MBInews.id – Sejarah Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat atau yang dikenal R.A Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan Indonesia harus menjadi inspirasi yang tetap dipertahankan di era milineal ini. Karena, beliau (R.A Kartini) merupakan pahlawan nasional yang telah berhasil mempelopori kesetaraan derajat antara perempuan dan pria di Indonesia. Hal itu disampaikan Hj Anita Lubis selaku […]

  • Bappeda Sukabumi Sosialisasikan RKP DBHCHT 2026 untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    Bappeda Sukabumi Sosialisasikan RKP DBHCHT 2026 untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, melalui Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA), sosialisasikan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026. Kegiatan yang belum lama digelar ini, sebagai upaya penyelarasan arah kebijakan penggunaan dana agar lebih efektif dan tepat sasaran. Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber […]

  • Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin mengecam aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand. Dia mengatakan aksi terorisme itu bertentangan dengan nilai-nilai agama. “Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” kata Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019). Lukman mengatakan aksi terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama apa pun. Jadi, […]

expand_less