Breaking News
Trending Tags

Pedagang Kecil di Kota Bandung Jangan Diabaikan Dengan Banyaknya Pusat Perbelanjaan dan Swalayan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Pusat perbelanjaan, toko swalayan dan mini market makin banyak di Kota Bandung. jarak nya pun berdekatan dengan pasar tradisional dan warung UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) milik warga.

Sehingga tak sedikit warung UMKM atau rumahan gulung tikar. Demikian Anggota DPRD Kota Bandung Rieke Suryaningsih, S.H. mengatakan kepada wartawan, Jum’at (08/11/2024).

Rieke Suryaningsih S.H sebagai Anggota Pansus (Panitia khusus) DPRD Kota Bandung saat pembahasan Peraturan Daerah (Perda) No.2 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

Menurut Politisi PDIP DPRD Kota Bandung, banyak pedagang kecil terutama warung rumahan kalah bersaing dengan toko modern.

Itulah yang menjadi salah satu alasan dihadirkan nya Perda No.2 Tahun 2024.

Sehingga Kota Bandung memiliki payung hukum dan bisa melakukan pengaturan terhadap toko modern, terutama dari sisi jarak.

“Ini jadi perlindungan bagi ekonomi lemah seperti warung kecil, bahkan jarak pun diatur antara pasar tradisional dengan toko swalayan berjarak 600 meter. Lalu disana juga ada aturan tidak boleh dekat pemukiman, dan mengingatkan para pengusaha dan kewilayahan juga.

Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung lebih jauh mengatakan, belanja di warung rumahan dan pasar tradisional sangat bermanfaat.

Tak sekadar transaksi ekonomi, tapi juga terjadi interaksi sosial antar masyarakat. “Warung itu jadi pusat informasi, misal ada tetangga sakit bisa terinformasikan, kalau di toko swalayan mana bisa !. Harga bisa nawar, bahkan bisa kasbon atau berhutang dulu.

Sehingga dengan Perda itu. Pasalnya, keberadaan swalayan dan mini market harus bisa diatur agar tidak mematikan warung kecil. “Selain jarak, jam operasional juga diatur.

Diharapkan, swalayan dan mini market bisa menerima produk dari pelaku UMKM di wilayah itu. Bahkan, penyediaan ruang untuk UMKM bisa dijadikan salah satu syarat izin berjualan swalayan.

DPRD Kota Bandung akan dorong lagi Kadisnya agar bisa maksimalkan, memberikan dukungan kepada UMKM. Dengan Keterbatasan Pemerintah Kota Bandung, tapi minimal bisa membantu pengembangan UMKM.

Terkait sosialisasi, sudah dilakukan oleh Anggota Dewan, pada saat pembahasan, tentang sosialisasi, banyak masukan yang datang dari masyarakat. Sehingga pihaknya lebih pro aktif akan mengawal Perda tersebut.

“Diharapkan dilaksanakan Perda ini, bisa memperkuat ekonomi keluarga dan UMKM dan ujung-ujung daya tahan ekonomi kita terjaga. Diakui pengangguran banyak dengan adanya usaha mandiri atau warung ini bagus tapi perlu didukung” ujar Rieke.

Secara substansif, Perda ini mengatur tentang lokasi, jarak tempat usaha, jam operasional, dan kemitraan pelaku usaha dengan pusat perbelanjaan dan toko swalayan.

Sedangkan, dalam pengembangan dan penataan, Pemkot Bandung akan melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan melalui tim yang dibentuk Wali Kota.

Sedikit gambaran, pada pasal 8 dijelaskan pusat perbelanjaan dan toko swalayan harus memenuhi persyaratan seperti berjarak minimal 0,5 km dari pasar rakyat dan 0,5 km dari usaha kecil sejenis yang terletak di pinggir jalan kolektor primer atau arteri sekunder.

Kemudian, Supermarket dan Departement Store berjarak paling dekat 1,5 km dari pasar tradisional yang terletak di pinggir jalan kolektor primer atau arteri sekunder.

Hypermarket dan perkirakan berjarak paling dekat 2,5 km dari pasar rakyat yang terletak di pinggir jalan kolektor primer atau arteri sekunder.

Sedangkan, minimarket yang terletak di pinggir jalan lingkungan dengan luas gerak sampai dengan 200 meter persegi berjarak paling dekat 0,5 km dari pasar rakyat.

Ketersediaan pusat perbelanjaan, toko swalayan, dan pasar rakyat yang diatur dengan baik dapat menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan aksesibilitas produk bagi konsumen, dan merangsang pertumbuhan ekonomi lokal. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asep Mulyadi: Era Persaingan Global Makin Menuntut Publik Tingkatkan Keterampilan

    Asep Mulyadi: Era Persaingan Global Makin Menuntut Publik Tingkatkan Keterampilan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, S.H., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pameran Bursa Kerja (Job Fair) dan Festival Kuliner UMKM Arcamanik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, di Lapang Sepakbola SSB Bemo Cingised, Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (04/10/2025). Turut hadir dalam kegiatan […]

  • bank bjb Dukung STIE Ekuitas Lahirkan SDM Unggul untuk Industri Perbankan

    bank bjb Dukung STIE Ekuitas Lahirkan SDM Unggul untuk Industri Perbankan

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb berkomitmen mendukung dunia pendidikan, terutama dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul di bidang perbankan dan keuangan. Sebagai salah satu bank terkemuka, bank bjb tidak hanya menyediakan layanan perbankan yang memudahkan masyarakat, tetapi juga mengambil peran aktif dalam membangun generasi masa depan yang berkualitas melalui berbagai program pendidikan. Salah satu […]

  • Walikota Sukabumi Minta Pengusaha Pembelanjaan Tingkatkan Prokes

    Walikota Sukabumi Minta Pengusaha Pembelanjaan Tingkatkan Prokes

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, mengakui jika beberapa hari terjadi peningkatan keramaian di semua tempat pembelanjaan. Meskipun disatu sisi perekonomian Kota Suakbumi meningkat.”Iya, dua hari ini ada peningkatan keraiaman di tempat pembelanjaan,”terang Fahmi. Senin, (3/5/2021). Fahmi juga khawatir, jika keramaian itu akan terjadinya kasus baru Covid-19. Untuk itu, pihaknya bersama Polres Sukabumi Kota memantau langsung […]

  • Bimtek Panwascam Kec Margaasih di Rumah Soreang, Libatkan 233 Orang

    Bimtek Panwascam Kec Margaasih di Rumah Soreang, Libatkan 233 Orang

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Bandung, Mbinews.id – Terkait dengan Bimbingan Tehnik (Bimtek) hari Rabu (20/11/2024) kami mengundang pengawas TPS Se- kecamatan Margaasih sebanyak 233 orang,” tutur Risman Ketua Panwascam Kec Margaasih Kab Bandung usai Bimtek Panwascam di Rumah Sadu Soreang. Risman berpendapat, dengan Bimtek ini kami memberikan pengetahuan terkait pengawasan, pemungutan suara, dan rekapitulasi dan juga terkait di sisa- […]

  • Bangga! Bandung Resmi Menjadi Kota Angklung

    Bangga! Bandung Resmi Menjadi Kota Angklung

    • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bandung resmi mendeklarasikan diri sebagai “Kota Angklung”, Sabtu 21 Mei 2022. Deklarasi dibacakan oleh sejumlah tokoh angklung dan disaksikan Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Balai Kota Bandung. Deklarasi Bandung Kota Angklung dibacakan oleh Taufik Hidayat Udjo, salah satu tokoh angklung di Kota Bandung. “Kami, mewalkili masyarakat Kota Bandung, yang mencintai seni […]

  • Dorong Kemajuan Ekonomi Masyarakat, bank bjb Berikan Penghargaan BumDes Bjb Bungah

    Dorong Kemajuan Ekonomi Masyarakat, bank bjb Berikan Penghargaan BumDes Bjb Bungah

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb senantiasa memiliki komitmen untuk memajukan perekonomian masyarakat, tak terkecuali masyarakat desa. Oleh karenanya, bank bjb telah menjalin berbagai kerja sama program dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di berbagai wilayah, terutama Jawa Barat dan Banten. Salah satunya adalah dengan menggelar acara apresiasi terhadap BumDes yang tercatat […]

expand_less