Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pekan Depan, Dinkes Akan Tes Antigen Siswa Dan PTK Yang PTM

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara mengungkapkan, pekan depan akan melakukan uji swab dan rapid test antigen secara acak kepada peserta didik dan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Jadi ini adalah program Kemenkes, di Jawa Barat ada dua daerah percontohan Kota Bogor dan Kota Bandung. Aturannya yang harus diperiksa 10 persen dari Sekolah yang sudah melaksanakan PTM,” katanya pada Program Bandung Menjawab di Auditorium Rosada, Balai Kota Bandung, Selasa 5 Oktober 2021.

Dari 10 persen tersebut, harus menggambarkan situasi kota atau dari perwakilan semua wilayah yang dipilih Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung. Tiap Sekolah diambil 30 sasaran terdiri dari siswa dan PTK.

“Kami baru mendapatkan datanya dari Disdik, karena yang memilih sekolahnya Disdik secara random. Kami akan berkoordinasi untuk jadwalnya. Semoga minggu depan bisa dimulai,” kata Ahyani.

“Tim Rapid-nya dari Dinkes dan Puskesmas setempat. Kami sudah siapkan alat rapid antigennya, tinggal tunggu jadwal dan pemberitahuan ke sekolah dan sosialisasi ke orang tua siswa,” lanjutnya.

Menurutnya, akan ada perlakuan yang berbeda jika ditemukan hasil positif saat test acak tersebut. Jika di bawah satu persen yang positif, cukup anak yang positif yang ditangani dan dikarantina. Kemudian dilacak keluarga terdekatnya.

“Kalau 1-5 persen, maka pelacakan akan dilakukan tidak ke si anak saja, tapi rombongan belajar anak tersebut bersama dengan teman-temannya. Jadi lebih luas,” ucapnya.

Sedangkan jika di atas 5 persen, maka pelacakan akan semakin luas. Sekolah harus menghentikan terlebih dahulu dulu kegiatannya sampai selesai memetakan pelacakan sumbernya.

“Hati-hati juga penyebutan bisa saja bukan klaster sekolah, tetapi bisa saja dari rumah ke sekolah. Kalau lihat dari 1.600an sekolah yang buka, 10 persennya 160 sekolah, dan sekolah masing-masing 30 orang berarti sekitar 4.800 yang akan dites,” katanya. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • WhatsApp, Instagram dan Facebook Tumbang

    WhatsApp, Instagram dan Facebook Tumbang

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – WhatsApp down ramai dikeluhkan oleh netizen pada media sosial. Bukan hanya WhatsApp saja, aplikasi media sosial Facebook dan juga Instagram juga mengalami hal yang serupa. Hingga saat ini, jutaan tweet terkait WhatsApp down sudah menjadi trending di media sosial Twitter, Selasa (5/10/2021). Berdasarkan pantauan Mbinews.id hingga saat ini, ke-tiga aplikasi tersebut masih […]

  • Tahap Kedua, 273 Insan Media Jalani Vaksin Covid-19

    Tahap Kedua, 273 Insan Media Jalani Vaksin Covid-19

    • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar vaksinasi tahap kedua bagi insan media di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Jumat 23 April 2021. Pada tahap kedua ini diikuti oleh 273 orang penerima vaksin pertama Menurut Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Bandung, Sony Teguh Prasatya kegiatan vaksinasi tersebut sebagai bentuk perhatian Pemkot […]

  • Turut Berduka, Wali Kota Sukabumi Temui Langsung Gubernur Jawa Barat Di Gedung Pakuan

    Turut Berduka, Wali Kota Sukabumi Temui Langsung Gubernur Jawa Barat Di Gedung Pakuan

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi didampingi istri Ftri Hayati Fahmi, melakukan kunjungan langsung kepada keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kang Emil), atas kepergian putra sulungnya ananda Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), Minggu (05/06/2022). Dalam lawatan takziyah tersebut, Fahmi dan istri, disambut langsung oleh Kang Emil, beserta istri ibu Atalia Praratya, di Gedung […]

  • Pimpin Apel di Lingkungan Setda, Ini Pesan Tegas Pj Walikota Sukabumi

    Pimpin Apel di Lingkungan Setda, Ini Pesan Tegas Pj Walikota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji memimpin langsung apel rutin yang dilakukan di halaman Setda Kota Sukabumi. Dalam kegiatan tersebut, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi, memberikan langsung motivasi terkait peningkatan kinerja di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada lingkungan Setda Kota Sukabumi untuk terus melayani masyarakat. Bahkan, dalam sambutannya, kang […]

  • Pertahankan Selama Tiga Pekan, Kota Bandung Peringkat Atas Kepatuhan Bermasker Di Jabar

    Pertahankan Selama Tiga Pekan, Kota Bandung Peringkat Atas Kepatuhan Bermasker Di Jabar

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id- Kota Bandung menjadi salah satu daerah yang memiliki tingkat kepatuhan tinggi dalam penggunaan masker. Tercatat kepatuhan masyarakat Kota Bandung dalam penggunaan masker tak pernah kurang dari 90 persen. Hal itu sesuai rilis Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentang peta kepatuhan selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional atau Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). […]

  • Kasus Covid-19 Menurun, Kota Bandung Terus Jaga Momentum

    Kasus Covid-19 Menurun, Kota Bandung Terus Jaga Momentum

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ema Sumarna menegaskan meski kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun, pihaknya selalu menggelar evaluasi dan tetap menyesuaikan dengan regulasi. “Kota Bandung sekarang kita terima (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 3, yang penting kalau bagi kita bukan main di level, bagi kita itu adalah bagaimana progres kita harus […]

expand_less