Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Bandung Terjunkan 184 Petugas, Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Disembelih

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Pemerintah Kota Bandung resmi melepas tim pemeriksa hewan kurban yang akan bertugas melakukan pengawasan kesehatan dan kelayakan hewan kurban menjelang Iduladha 2026. Sebanyak 184 petugas diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan antemortem (sebelum penyembelihan) dan postmortem (setelah penyembelihan) di seluruh wilayah Kota Bandung.

Pelepasan tim dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (11/5/2026).

Farhan menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjamin keamanan, kesehatan, dan kelayakan hewan kurban yang beredar di Kota Bandung.

“Alhamdulillah hari ini kita melepas tim antemortem dan postmortem untuk pengawasan hewan kurban. Semua lokasi penjualan dan penyembelihan akan diperiksa untuk memastikan hewan yang dikurbankan sehat dan memenuhi syarat,” ujar Farhan.

Menurutnya, 184 petugas yang diterjunkan akan fokus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sejak masuk ke Kota Bandung hingga proses penyembelihan selesai. Untuk pemeriksaan postmortem, jumlah petugas akan diperkuat karena pelaksanaannya dilakukan secara serentak di berbagai lokasi penyembelihan.

Tim pemeriksa akan bekerja sejak hari pelepasan hingga berakhirnya hari tasyrik dengan menjangkau seluruh wilayah Kota Bandung yang terdiri dari 30 kecamatan dan 151 kelurahan. Selain melakukan inspeksi langsung, petugas juga siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi hewan kurban.

“Tidak ada hari libur bagi petugas. Mereka akan terus bergerak sampai hari tasyrik untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak,” katanya.

Farhan menegaskan, seluruh hewan kurban yang masuk ke Kota Bandung wajib telah mendapatkan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Menurutnya, pengalaman menghadapi wabah PMK beberapa tahun lalu membuat para peternak kini lebih disiplin dalam menerapkan standar kesehatan ternak.

“Semua hewan yang masuk harus sudah divaksin dan memiliki surat keterangan kesehatan. Ini menjadi syarat mutlak untuk mencegah penyebaran penyakit,” tegasnya.

Pemkot Bandung juga memperkirakan jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 tercatat sekitar 18.640 ekor hewan kurban, sedangkan pada 2026 diproyeksikan mencapai 25.000 ekor.

Farhan menyebut peningkatan jumlah hewan kurban tersebut tidak hanya mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam beribadah, tetapi juga menjadi indikator pendukung kondisi perekonomian daerah.

“Data jumlah hewan kurban juga kami laporkan kepada BPS sebagai salah satu indikator sekunder untuk melihat perkembangan ekonomi masyarakat Kota Bandung,” ujarnya.

Ia memastikan hewan yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan akan langsung ditolak dan dikembalikan kepada peternak. Selain itu, para pedagang hewan kurban juga diwajibkan mematuhi aturan lokasi penjualan, termasuk tidak menggunakan trotoar dan fasilitas umum.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menjelaskan tim pemeriksa terdiri dari 145 personel DKPP yang didukung berbagai unsur, termasuk Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat, Universitas Padjadjaran, serta Telkom University.

“Pemeriksaan antemortem dilakukan mulai hari ini hingga H-1 Iduladha, kemudian dilanjutkan pemeriksaan postmortem sejak hari penyembelihan sampai hari tasyrik,” jelas Gin Gin.

Selain pengawasan kesehatan hewan, Pemkot Bandung juga telah memberikan pelatihan juru sembelih halal kepada 400 perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di seluruh kecamatan. Program yang telah berjalan hampir satu dekade tersebut bertujuan memastikan proses penyembelihan berlangsung sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar kesehatan dan higienitas.

Pemkot Bandung juga menyiapkan fasilitas rumah potong hewan sebagai alternatif lokasi penyembelihan guna mendukung proses pemotongan yang lebih tertib dan terkontrol.

Menariknya, tahun ini Kota Bandung kembali dipercaya menjadi lokasi pengadaan sapi bantuan Presiden Republik Indonesia. Dua ekor sapi dengan bobot masing-masing sekitar 1,25 ton telah dipesan untuk disalurkan kepada masyarakat Kota Bandung.

Sebagai bentuk inovasi pelayanan, setiap hewan yang telah dinyatakan sehat dan layak akan dipasangi penanda berupa “Kalung Sehat dan Layak” yang terintegrasi dengan aplikasi e-Selamat.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memeriksa identitas, foto, serta status kesehatan hewan kurban secara digital sehingga memberikan jaminan transparansi dan keamanan pangan asal hewan.

“Aplikasi e-Selamat telah kami kembangkan selama hampir lima tahun. Ini menjadi salah satu inovasi untuk memastikan masyarakat mendapatkan hewan kurban yang sehat, aman, dan layak dikonsumsi,” tutur Gin Gin.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klarifikasi Pos Indonesia Terkait Beredar  Informasi Hoaks Tentang Program Hadiah

    Klarifikasi Pos Indonesia Terkait Beredar Informasi Hoaks Tentang Program Hadiah

    • calendar_month Selasa, 22 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Beberapa waktu terakhir beredar link atau tautan melalui aplikasi pesan dan media sosial berisi informasi yang mengatasnamakan PT Pos Indonesia (Persero) mengenai program hadiah senilai Rp2.000.000,-. Berikut beberapa contoh tautan yang beredar pada aplikasi pesan dan media sosial : Pada perkembangannya banyak link kloningan selain link tersebut diatas yang juga menginformasikan hal […]

  • DPRD Provinsi Jawa Barat Menerima Kunjungan Kerja dari Komisi II Bidang Perekonomian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten.

    DPRD Provinsi Jawa Barat Menerima Kunjungan Kerja dari Komisi II Bidang Perekonomian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Banten.

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id – Kota Bandung – Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Komisi II Bidang Perekonomian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten. Kunjungan kerja tersebut terkait koordinasi dan pendalaman tugas dan fungsi Komisi II dalam peningkatan perekonomian pelaku usaha UMKM. Selain itu, DPRD Provinsi Banten pun melakukan studi tiru pembentukan […]

  • Bima Arya : Ini Bukan Tentang Pembentukan Provinsi Bogor Raya

    Bima Arya : Ini Bukan Tentang Pembentukan Provinsi Bogor Raya

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Terkait Pembentukan Provinsi Bogor Raya, Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi narasumber dalam diskusi bertajuk “Provinsi baru penyangga Jakarta di Gedung Graha Pena Jawa Pos, Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (29/8/2019). Di kesempatan itu, Bima Arya meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat dan berbagai media terkait pembentukan Provinsi Bogor Raya. “Ini bukan tentang […]

  • Pemkot Sukabumi Sabet Penghargaan “Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2019 Nilai Predikat BB”

    Pemkot Sukabumi Sabet Penghargaan “Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2019 Nilai Predikat BB”

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemkot Sukabumi di tahun 2019 alami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu. Di tahun 2019 sendiri Pemkot mampu di nilai 76.07, sedangkan ditahun 2018 berada di 74.83. Dengan peningkatan tersebut, Pemkot Sukabumi berhasil mendapatkan penghargaan dari Pemerintah pusat atas akuntabilitas kinerja instansi pemerintah tahun […]

  • Pusdiklat Tekfunghan Kemhan Cocok untuk Kebutuhan Pendidikan Kedisiplinan ASN

    Pusdiklat Tekfunghan Kemhan Cocok untuk Kebutuhan Pendidikan Kedisiplinan ASN

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., melakukan kunjungan ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Pertahanan Badan Pendidikan Pelatihan Kementerian Pertahanan RI, di Jakarta, Jumat, 17 Mei 2024. Edwin Senjaya disambut hangat Kapusdiklat Tekfunghan Dr. Endang Purwaningsih, Kabid Opsdiklat Kolonel Kav I Dewa Made Gede, S.Sos., Kabid […]

  • Inflasi Kota Sukabumi Sebesar 0,19 Persen di Bulan Maret 2021

    Inflasi Kota Sukabumi Sebesar 0,19 Persen di Bulan Maret 2021

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Akibat adanya kenaikan dibeberapa kelompok pengeluaran. Kota Sukabumi alami inflasi di bulan Maret 2021, sebesar 0,19 persen.”Di bulan Maret secara umum alami kenaikan harga. Misalkan bahan pokok penting (Bapokting). Diantaranya, cabai rawit, dan cabai merah. Atau terjadi kenaikan IHK dari 105,99 pada Februari 2021, menjadi 106,19 di Maret 2021,”ujar Asisten Daerah II, Bidang Pembangunan […]

expand_less