Breaking News
Trending Tags

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya: FGD Sudah Klimaks

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 12 Jul 2022
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Suasana cukup hangat dan interaktif kala Focus Grup Discussion (FGD), mengenai boleh tidaknya memungut sumbangan dari orangtua siswa yang diusung oleh Lembaga Bantuan Pemantau Pendidikan (LBP2) Jawa Barat (Jabar), berlangsung di Ballroom Hotel Preanger, Kota Bandung, Selasa (12/7/2022).

Hal tersebut tidak lain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, yakni perbuatan melanggar hukum atau pungutan liar (pungli) oleh satuan pendidikan maupun Dinas Pendidikan (Disdik).

Di samping itu juga untuk melindungi kepala sekolah agar tidak menjadi korban atau sebaliknya, apabila ada orangtua siswa di satuan pendidikan, menitipkan uang sumbangan kepada pihak sekolah dalam upaya memajukan dan meningkatkan kualitas sekolah tidak termasuk ke dalam pungli.

Menghadirkan pemateri dari sesepuh dan tokoh Jabar, akademisi, praktisi pendidikan dan aparat penegak hukum. Mereka adalah Tjetje Hidayat Padmadinata (sesepuh dan tokoh Jabar), Prof Cecep Darmawan, Abdul Hadi Mijaya (Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar), Dede Amar (Ketua PGRI Jabar), Dan Satriana (Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jabar), Iwan Hermawan (Ketua Umum FAGI), Riyono ( Asisten Pidana Khusus Aspidsus Kejaksaan Tinggi Jabar), AKP Supriatna (Polda Jabar) dan Asep Tapip (Ketua Umum AKSI).

Dedi Supandi, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jabar di daulat menjadi pembicara utama

Usai kegiatan kepada awak media Dedi Supandi mengatakan, bahwa hal tersebut merupakan bagian dari uji publik mengenai sumbangan orangtua siswa.

“Beberapa hal yang sudah kita bahas menjadi bahan masukan, Pergubnya (peraturan gubernur) masih dalam bentuk draf,” kata Dedi di tempat kegiatan.

Nanti rancangannya digabungkan, terpisah atau apa nanti menjadi bagian yang akan kita sampaikan hasil dari uji publik hari ini,” imbuhnya.

Saat ditanya apakah nantinya sekolah melalui komite sekolah boleh menerima sumbangan orangtua siswa terlebih tahun ajaran baru 2022/2023 sudah di depan mata, menurutnya setelah Pergubnya ada, boleh melakukan itu. “Kita berharap seperti itu,” kata Dedi.

Sedangkan Abdul Hadi Mijaya, Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar dari Fraksi PKS, yang menjadi pemateri mengatakan bahwa dari FGD sudah mau klimaks ke kesimpulan yang bagus, namun di ujung diskusi ada sedikit kontroversi.

“Kami bisik-bisik di atas panggung akan berkumpul membuat suatu forum kecil, akan rumuskan, matangkan dan ajukan ke gubernur sehingga baku,” kata Gus Ahad, biasa disapa.

“Harusnya Pemprov menjadi leading sektor di sini. Bisa menyelasaikan masalah ini,” imbuhnya.

Dirinya juga menduga kalau seperti ini akan berkepanjangan. Karena adanya ketidak selarasan.

“Bahkan dari penegak hukum yakni Saber Pungli pun berbeda pandangan dengan guru, kepala sekolah dan lainnya,” kata Gus Ahad.

Makanya setelah kegiatan itu dia akan membuat forum kecil yang paham untuk merumuskannya.

“Saya akan melaporkan ke komisi untuk memfasilitasi ini, agar ujung-ujungnya ada sebuah kesimpulan yang pertengahan, lurus dan bisa disepakati dan akan dibakukan lewat Pergub atau Perda akan dibuat disepakati sama-sama,” kata Gus Ahad.

Saat ditanya mengenai bantuan pemerintah pusat dan pemerintah daerah belum bisa mencukupi untuk pembiayaan investasi di satuan pendidikan, kata Gus Ahad maka harus secepatnya mengkomunikasikan hal ini (sumbangan orangtua siswa).

Sementara itu Asep Tapip Ketua Umum AKSI, yang juga Kepala SMKN 13 Kota Bandung, memaparkan mengenai pembiayaan pendidikan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat dan Biaya Opersional Pendidikan Daerah (BOPD) dari Pemprov Jabar, selama ini belum bisa mencukupi standar pendidikan minimal.

Diketahui untuk BOS, per-siswa per-tahun sekitar Rp 1,6 juta, BOPD (sudah berjalan dua tahun) sekitar Rp 160 ribu per-siswa per-bulan. “Kalau angka itu tidak bisa memenuhi semua kebutuhan sekolah.

Termasuk mengejar standar yang ada karena sarana prasarana tidak terpenuhi. Contohnya standar WC perempuan 1 WC untuk 40 orang begitu juga untuk WC pria, kalau siswanya dikali seribu perlu WC berapa?” kata Asep.

Lanjutnya dana bantuan dari pemerintah, selama ini dikelola dan disiasati agar bisa mencukupi biaya operasional dan kegiatan sekolah.

“Contohnya Kalau ada kegiatan lomba-lomba kita pilih yang peluangnya bisa menjadi juara. Kalau dulu saat ada iuran orangtua siswa ada lomba apapun diikuti. Tapi untuk pembelian alat bahan praktek, bisa tercukupi dari dana yang ada,” kata Asep.

Asep juga menjelaskan selama ini para kepala sekolah juga memegang teguh komitmen tidak mencederai mengenai sekolah gratis program Pemerintah Jabar, selalu patuh terhadap aturan yang ada. Makanya selama ini para kepala sekolah tidak pernah melakukan inisiatif memungut kepada orangtua.

Sedangkan Prof Cecep Darmawan, Guru Besar UPI mengatakan bahwa biaya pendidikan dalam undang-undang tidak melarang pungutan, termasuk di sekolah.

“Yang dilarang itu pungutan liar. Di perguruan tinggi ada juga pungutan, itu tidak dilarang,” kata Cecep.

“PP 48 tahun 2008, berujung soal pungutuan sesuai perundang-undangan,” kata Cecep.
Pungutan bisa dilakukan apabila sesuai perundang-undangan.***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yana Berharap Pemimpin Kota Di Indonesia Intens Diskusikan Smart City

    Yana Berharap Pemimpin Kota Di Indonesia Intens Diskusikan Smart City

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap para pemimpin pemerintah kota di Indonesia bisa intens bertukar pikiran. Khususnya terkait penerapan smart city di kota masing-masing. Hal itu diungkapkan Yana saat menghadiri Indo Smart City Forum and Expo (ISCFE) yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Kegiatan tersebut dihelat selama 3 […]

  • Polresta Bandung Gelar Vaksinasi, Yuk Ikut Vaksin Ada Doorprize Menunggu

    Polresta Bandung Gelar Vaksinasi, Yuk Ikut Vaksin Ada Doorprize Menunggu

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MBINews.id – Vaksinasi Berhadiah di Gelar Polresta Bandung sebagai doorprize bagi warga yang mengikuti vaksinasi COVID-19. Di Siapkan 27 unit sepeda motor untuk di undi berdasarkan Nomor kupon,dimana kupon bisa didapat di Polsek terdekat saat pendaftaran. “Silahkan nanti ambil kupon di polsek terdekat, untuk pelaksanaan vaksinnya bisa di puskesmas atau TNI atau Presisi Polri,” kata […]

  • Meski Kasus Covid-19 Terkendali, Yana Ajak SOKSI Sosialisasikan Vaksinasi

    Meski Kasus Covid-19 Terkendali, Yana Ajak SOKSI Sosialisasikan Vaksinasi

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski kasus mulai menandai, pandemi Covid-19 masih belum usai. Pemerintah masih sangat membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Termasuk organisasi sayap partai politik seperti Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kota Bandung. SOKSI merupakan organisasi sayap Partai Golkar. Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat memberikan arahan pada acara […]

  • Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Kota Sukabumi Gelar Donor Darah

    Peringati Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Kota Sukabumi Gelar Donor Darah

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi menggelar bakti sosial donor darah, Kamis, 18 Juli 2024. Giat tersebut digelar di Aula Kantor Kejari Kota Sukabumi, dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ke-24. Kasi Intel Kejari Kota Sukabumi, David Razi menjelaskan donor darah diikuti oleh seluruh unsur pimpinan dan staf, […]

  • KPU Kab. Bandung Gelar Sosialisasi Pencalonan Jalur Perseorangan Cabup/Cawabup

    KPU Kab. Bandung Gelar Sosialisasi Pencalonan Jalur Perseorangan Cabup/Cawabup

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung menggelar acara sosialisasi pencalonan untuk jalur perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung – di bale Pinter KPU, Sabtu (4/5/24). Hal itu diungkapkan Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Jami’at kepada wartawan disela acara sosialisasi tersebut. Berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua […]

  • Janjikan Bonus Peraih Medali, Jokowi Jagokan Cabang Sepakbola Di Asia Games 2019

    Janjikan Bonus Peraih Medali, Jokowi Jagokan Cabang Sepakbola Di Asia Games 2019

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Presiden Jokowi menerima bendera kontingen RI di Sea Games 2019 dari Ketua National Olympic Committe (NOC) Indonesia Sapta Oktohari, dan selanjutnya diserahkan kepada Chef de Mission (CdM) Harry Warganegara, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Rabu (27/11) sore. Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Indonesia akan bisa menduduki peringkat 2 (dua) pada Pesta Olahraga […]

expand_less