Breaking News
Trending Tags

Program Padat Karya Prioritaskan Warga Miskin

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Pemerintah Kota Bandung memperkuat upaya menekan angka pengangguran melalui program padat karya tematik yang ditargetkan mampu menyerap 8.592 tenaga kerja sepanjang tahun 2026. Program ini difokuskan bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, terutama kelompok rentan dan berpenghasilan rendah yang terdampak tekanan ekonomi.

Program tersebut menjadi salah satu strategi Pemkot Bandung dalam menghadapi tingginya tingkat pengangguran terbuka yang saat ini masih berada di angka 7,44 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan program padat karya dirancang sebagai penyediaan lapangan pekerjaan sementara yang dapat memberikan penghasilan langsung kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial ekonomi di tingkat kewilayahan.

“Program ini bertujuan mengurangi tekanan ekonomi pada kelompok rentan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Yayan saat peluncuran program padat karya tematik dan pelatihan berbasis kompetensi di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, target penyerapan 8.592 tenaga kerja tersebut berasal dari berbagai sumber usulan pembangunan dan aspirasi masyarakat. Sebanyak 6.210 tenaga kerja merupakan hasil usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), 1.950 tenaga kerja berasal dari hasil reses anggota DPRD, dan 432 tenaga kerja berasal dari program reguler Dinas Ketenagakerjaan.

“Seluruhnya dirancang agar manfaat program bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” katanya.

Pada tahap awal pelaksanaan, Pemkot Bandung menggelar 15 paket kegiatan padat karya yang melibatkan 794 peserta. Kegiatan tersebut tersebar di 15 kelurahan pada tujuh kecamatan di Kota Bandung.

Setiap paket padat karya melibatkan sekitar 50 peserta yang didampingi sejumlah tenaga pendamping lapangan. Mereka akan melaksanakan berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan, penataan kawasan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Program padat karya tahap pertama berlangsung selama 10 hari, mulai 13 hingga 23 April 2026, dengan jam kerja dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB setiap harinya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan peserta, Pemkot Bandung memberikan upah harian sebesar Rp175.061. Selain itu, peserta juga mendapatkan fasilitas makan, perlengkapan kerja, serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Yayan menegaskan seluruh peserta program telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga memperoleh perlindungan apabila terjadi risiko kecelakaan kerja selama mengikuti kegiatan.

“Seluruh peserta didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan sehingga terlindungi jika terjadi risiko kerja di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, , menegaskan bahwa program padat karya tahun ini difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan pekerjaan.

Peserta diprioritaskan berasal dari kelompok desil 1 hingga desil 5, yakni kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan rentan secara ekonomi. Selain itu, peserta harus berusia maksimal 65 tahun dan melakukan pendaftaran melalui kelurahan masing-masing.

“Program ini kita fokuskan untuk warga yang benar-benar membutuhkan dan belum memiliki pekerjaan,” tegas Farhan.

Menurutnya, program padat karya bukan hanya berfungsi sebagai bantuan ekonomi sementara, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi keluarga di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.

Farhan berharap program tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap pengurangan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bandung.

Selain menciptakan kesempatan kerja, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan melalui berbagai pekerjaan yang dilakukan peserta di wilayah masing-masing.

“Yang terpenting, masyarakat mendapatkan penghasilan, lingkungan menjadi lebih baik, dan roda ekonomi di tingkat bawah bisa terus bergerak,” ujarnya.

Melalui program padat karya tematik yang diperluas pada tahun 2026 ini, Pemkot Bandung menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan solusi cepat dalam mengatasi pengangguran sekaligus memastikan kelompok masyarakat rentan tetap mendapatkan akses terhadap peluang kerja dan perlindungan sosial yang memadai.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jurnalis Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan 5M

    Jurnalis Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan 5M

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Profesi sebagai wartawan, menuntut Ikbal Zaelani (29) berada di lapangan dan berinteraksi dengan banyak orang, yang membuat dirinya beresiko besar terpapar Covid-19. Benar saja, beberapa waktu lalu, dirinya positif terpapar Covid-19. Pada tanggal 14 Juni 2021 lalu, Ikbal bersama rekan wartawan lainnya di Kota Sukabumi, terpaksa harus di isolasi mandiri karena positif […]

  • USB Kerja Sama Strategis dengan KONI Kota Bandung Meningkatkan Kualitas SD

    USB Kerja Sama Strategis dengan KONI Kota Bandung Meningkatkan Kualitas SD

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Universitas Sangga Buana (USB) Bandung dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung resmi menandatangani kerja sama strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan riset dan inovasi di bidang olahraga, serta dukungan bagi pembinaan atlet berprestasi di Kota Bandung. Kerja sama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perguruan […]

  • Wakil Ketua  DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari : Sektor Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Vaksin Covid-1

    Wakil Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari : Sektor Pendidikan Tinggi Jadi Prioritas Vaksin Covid-1

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari pantau pelaksanaan vaksinasi massal yang diselangggarakan pada kampus-kampus. Salah satu kampus yang bekerjasama ialah Institut Teknologi Nasional (Itenas). Khususnya kampus tersebut bekerja sama dengan puskesmas dan kecamatan setempat dengan menyelenggarakan vaksinasi massal sebagai bentuk upaya dukungan terhadap program pemerintah […]

  • Pelanggaran Prokes Menurun, Pengawasan Terus Berjalan

    Pelanggaran Prokes Menurun, Pengawasan Terus Berjalan

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menilai masyarakat sudah dapat berdaptasi dengan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari tingkat pelanggaran yang semakin menurun. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Idris Kuswandi pada Program […]

  • Oded Kembali Buka-Bukaan Terkait Yana Dan Ema

    Oded Kembali Buka-Bukaan Terkait Yana Dan Ema

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial lagi-lagi angkat suara terkait strategi rahasianya dalam memimpin pemerintahan. Dia buka-bukaan terkait sepak terjang wakilnya, Yana Mulyana dan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang dianggap kasak-kusuk mengincar panggung politik. Menanggapi hal itu Oded justru hanya tersenyum. Secara terang-terangan dia mengungkapkan, gerak dan langkah Yana beserta […]

  • Mahasiswa untuk Terus Mengawal Pembangunan Kota Bandung

    Mahasiswa untuk Terus Mengawal Pembangunan Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung Andri Gunawan menerima kunjungan kuliah dari mahasiswa DPM KEMA FEB dan DPM KEMA FKS Universitas Telkom, di Ruang Auditorium DPRD Kota Bandung, Rabu, 17 Oktober 2024. Sebanyak 60 mahasiswa berkunjung ke DPRD Kota Bandung ingin mengetahui bagaimana mekanisme kerja DPRD Kota Bandung serta sejarah gedung DPRD Kota Bandung. […]

expand_less