Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Program Padat Karya Prioritaskan Warga Miskin

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Pemerintah Kota Bandung memperkuat upaya menekan angka pengangguran melalui program padat karya tematik yang ditargetkan mampu menyerap 8.592 tenaga kerja sepanjang tahun 2026. Program ini difokuskan bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, terutama kelompok rentan dan berpenghasilan rendah yang terdampak tekanan ekonomi.

Program tersebut menjadi salah satu strategi Pemkot Bandung dalam menghadapi tingginya tingkat pengangguran terbuka yang saat ini masih berada di angka 7,44 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan program padat karya dirancang sebagai penyediaan lapangan pekerjaan sementara yang dapat memberikan penghasilan langsung kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial ekonomi di tingkat kewilayahan.

“Program ini bertujuan mengurangi tekanan ekonomi pada kelompok rentan sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat,” ujar Yayan saat peluncuran program padat karya tematik dan pelatihan berbasis kompetensi di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, Senin (13/4/2026).

Menurutnya, target penyerapan 8.592 tenaga kerja tersebut berasal dari berbagai sumber usulan pembangunan dan aspirasi masyarakat. Sebanyak 6.210 tenaga kerja merupakan hasil usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), 1.950 tenaga kerja berasal dari hasil reses anggota DPRD, dan 432 tenaga kerja berasal dari program reguler Dinas Ketenagakerjaan.

“Seluruhnya dirancang agar manfaat program bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” katanya.

Pada tahap awal pelaksanaan, Pemkot Bandung menggelar 15 paket kegiatan padat karya yang melibatkan 794 peserta. Kegiatan tersebut tersebar di 15 kelurahan pada tujuh kecamatan di Kota Bandung.

Setiap paket padat karya melibatkan sekitar 50 peserta yang didampingi sejumlah tenaga pendamping lapangan. Mereka akan melaksanakan berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan, penataan kawasan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Program padat karya tahap pertama berlangsung selama 10 hari, mulai 13 hingga 23 April 2026, dengan jam kerja dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB setiap harinya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan peserta, Pemkot Bandung memberikan upah harian sebesar Rp175.061. Selain itu, peserta juga mendapatkan fasilitas makan, perlengkapan kerja, serta perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Yayan menegaskan seluruh peserta program telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga memperoleh perlindungan apabila terjadi risiko kecelakaan kerja selama mengikuti kegiatan.

“Seluruh peserta didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan sehingga terlindungi jika terjadi risiko kerja di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, , menegaskan bahwa program padat karya tahun ini difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan pekerjaan.

Peserta diprioritaskan berasal dari kelompok desil 1 hingga desil 5, yakni kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan rentan secara ekonomi. Selain itu, peserta harus berusia maksimal 65 tahun dan melakukan pendaftaran melalui kelurahan masing-masing.

“Program ini kita fokuskan untuk warga yang benar-benar membutuhkan dan belum memiliki pekerjaan,” tegas Farhan.

Menurutnya, program padat karya bukan hanya berfungsi sebagai bantuan ekonomi sementara, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi keluarga di tengah tantangan ekonomi yang masih berlangsung.

Farhan berharap program tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap pengurangan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bandung.

Selain menciptakan kesempatan kerja, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan melalui berbagai pekerjaan yang dilakukan peserta di wilayah masing-masing.

“Yang terpenting, masyarakat mendapatkan penghasilan, lingkungan menjadi lebih baik, dan roda ekonomi di tingkat bawah bisa terus bergerak,” ujarnya.

Melalui program padat karya tematik yang diperluas pada tahun 2026 ini, Pemkot Bandung menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan solusi cepat dalam mengatasi pengangguran sekaligus memastikan kelompok masyarakat rentan tetap mendapatkan akses terhadap peluang kerja dan perlindungan sosial yang memadai.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Ayep Zaki Janji Bangunkan Rumah Warga Dayeuhluhur Tahun 2026

    Lewat Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Ayep Zaki Janji Bangunkan Rumah Warga Dayeuhluhur Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, kembali menyalurkan manfaat program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah kepada lima keluarga penerima manfaat di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Minggu (19/10/2025). Penyerahan bantuan sosial tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Een Rukmini, Camat Citamiang, dan Lurah Dayeuhluhur. […]

  • DPRD Umumkan Perubahan Komposisi Alat Kelengkapan Dewan

    DPRD Umumkan Perubahan Komposisi Alat Kelengkapan Dewan

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – DPRD Kota Bandung menggelar rapat paripurna dengan agenda perubahan komposisi pimpinan dan anggota Alat Kelengkapan Dewan, di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (6/10/2022). Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., didampingi Wakil Ketua DPRD Achmad Nugraha, D.H., S.H., serta dihadiri Anggota DPRD baik secara langsung maupun teleconference. […]

  • DPC GMNI Bandung Rayakan Dies Natalis Ke-67 Dan Rapimcab

    DPC GMNI Bandung Rayakan Dies Natalis Ke-67 Dan Rapimcab

    • calendar_month Selasa, 23 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – DPC GMNI Bandung merayakan Dies Natalis GMNI Ke 67 dan RAPIMCAB GMNI Bandung 2021 di Hotel Gran Preanger, Bandung. Agenda Dies Natalis tersebut dihadiri Oleh Bapak Dr. H. Dudi Sudrajat Abdurachim, MT selaku Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Barat, Bapak Moch Lukmanul Hakim sebagai Kabag materi & Komunikasi Pimpinan Provinsi Jawa Barat, […]

  • Kala Para Kepala Dinas Jadi Model Dadakan Di Galeri Patrakomala Bandung

    Kala Para Kepala Dinas Jadi Model Dadakan Di Galeri Patrakomala Bandung

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Siapa sangka, para pemangku kebijakan yang sehari-harinya berada di balik meja dan dikenal sebagai sosok serius, tiba-tiba menjadi model dadakan. Pemandangan ini terjadi saat Grand Launching Galeri Patrakomala Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung pada Sabtu, 26 Maret 2022. Sebagian besar peragawan dan peragawatinya merupakan kepala dinas dari berbagai instansi di […]

  • Bulan Oktober Mendatang,  35 Anggota Dewan Sudah Menerima Haknya

    Bulan Oktober Mendatang, 35 Anggota Dewan Sudah Menerima Haknya

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id –Sekretaris DPRD Kota Suakbumi Asep L Sukmana mengatakan, sebanyak 35 anggota dewan yang baru dilantik akan menerima hak keuanganya di bulan Oktober mendatang.”Jadi para wakil rakyat yang baru dilantik kemarin itu, hak keuanganya di bulan depan,”ujar Asep, Selasa, (03/09/2019). Asep menambahkan, hak-hak keuangan yang akan diperoleh para anggota dewan tersebut diantaranya, gaji pokok atau […]

  • Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi  Tinjau Lokasi Bencana Banjir Dan Tanah Longsor

    Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Tinjau Lokasi Bencana Banjir Dan Tanah Longsor

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah, meninjau langsung lokasi bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada beberapa titik di Kota Sukabumi pada Kamis (17/02/2022) kemarin. Berdasarkan hasil pantauannya, politikus Partai Golkar tersebut, mendorong Pemerintah Kota Sukabumi untuk segera mengambil langkah khusus, dalam menangani permasalahan tersebut. “Saya mendorong Pemerintah Kota […]

expand_less