Breaking News
Trending Tags

Puskesmas menjadi Garda Terdepan, Yuk Cuci Tangan, Physical Distancing, Gunakan Masker Dan tetap #Dirumahaja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2020
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah salah satu layanan kesehatan dasar terdekat dengan warga di Kota Bandung. Di saat Covid-19 menjadi pandemi, Puskesmas menjadi garda terdepan mengdeukasi warga tentang pencegahan Covid-19.

Rajin mencuci tangan, physical distancing, #dirumahsaja, dan menjaga asupan gizi seimbang menjadi kampanye sehari-hari Puskesmas.

“Awali dengan kebersihan, mulai dari diri sendiri dan lingkungan nya, kemudian Makan makanan bergizi seimbang, hindari kotak dengan hewan, memakai masker jika keluar dari rumah, dan keluar rumah jika perlu saja. Itu semua mencegah penyebaran virus corona,” Ujar Perawat UPT Puskesmas Babakan Sari, Neni Rohmayati Satuhu, Senin (6/04/20).

Neni mengungkapkan, physical distancing yaitu jarak yang dianjurkan antar manusia yaitu dengan jarak 1- 2 meter. Hal itu guna mencegah adanya droplet (percikan) yang keluar dari mulut baik itu batuk, pilek ataupun saat mengobrol. 

“Physical distancing itu menjaga jarak secara fisik ntuk mencegah terjadinya penyebaran suatu penyakit menular. Hindari kerumunan, berkumpul dan yang paling aman ialah menggunakan masker dan berdiam diri di rumah,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu pencegahan virus masuk ke dalam tubuh ialah rajin mencuci tangan. Sesering mencuci tangan dengan sabun, maka turut mencegah penyebaran virus corona. 

“Mencuci tangan harus dilakukan sesering mungkin, yaitu setiap pergi dari rumah dan pulang menuju rumah, sebelum dan setelah makan, sebelum bersentuhan dengan bayi, dan setelah Buang Air Kecil (BAK) dan sesudah Buang Air Besar (BAB)”, imbaunya.

Kondisi saat ini, kata Neni, warga yang hendak keluar rumah sangat dianjurkan menggunakan masker. Untuk warga yang sehat, dianjurkan menggunakan masker kain

“Penggunaan masker diwajibkan, karena 99 % mencegah droplet dapat tertahan oleh masker, sehingga tidak terpecik ke orang lain. Jadi apabila kita pilek atau batuk akan tertahan oleh masker. Maka dari itu sesuai arahan pemerintah wajib menggunakan masker, walaupun itu masker kain,” tuturnya.

“Jika pulang dari luar rumah, sebelum masuk segera  mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun dengan air mengalir. Tidak bersentuhan dengan anggota rumah, wajib membuka baju dilanjutkan mandi, mengganti pakaian baru, baru kita bisa kontak dengan keluarga,” tambahnya. (Hms/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung Buka Pintu Lebar-lebar Jalin Kolaborasi

    Kota Bandung Buka Pintu Lebar-lebar Jalin Kolaborasi

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung membuka pintu lebar-lebar bagi daerah lain untuk berkolaborasi. Hal tersebut penting agar pembangunnan di Indonesia semakin berkembang.  “Sebagai kepala daerah, kita harus mampu berpacu dan juga berkolaborasi agar pembangunan berkembang dan merata,” ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai menghadiri Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang […]

  • Pemkot Bandung tertibkan 598 Reklame ilegal

    Pemkot Bandung tertibkan 598 Reklame ilegal

    • calendar_month Rabu, 10 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews,        Pelaksana Harian Wali Kota Bandung, Ema Sumarna mengintruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung untuk segera menertibkan reklame ilegal. kini terdapat  reklame ilegal mencapai 598 titik di 34 Ruas jalan di Kota Bandung. Reklame ilegal tersebut  segara ditertibkan dan dibongkar . Kita konsisten dengan aturan,  kata Ema di […]

  • Isu Wakaf dan TKPP Menggantung, DPRD Pertanyakan Komitmen Wali Kota Sukabumi

    Isu Wakaf dan TKPP Menggantung, DPRD Pertanyakan Komitmen Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap dan respons Wali Kota Sukabumi yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD. Sorotan tajam tersebut terutama diarahkan pada kebijakan wakaf dan keberadaan Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP) yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan arah kebijakan. Wawan menegaskan, […]

  • Ketua KONI Kota Sukabumi Resmi Nyaleg, Dana Hibah Berpotensi Tidak Bisa Dicairkan

    Ketua KONI Kota Sukabumi Resmi Nyaleg, Dana Hibah Berpotensi Tidak Bisa Dicairkan

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menyikapi kabar Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sukabumi yang mencalonan anggota legislatif, Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji secara tegas mengatakan bahwa kemungkinan hibah tidak dicairkan kembali bisa saja terjadi. “Ya jika sudah masuk kedalam daftar calon tetap (DCT) peserta pemilu legislatif tahun 2024 mendatang, hibah kita (Pemerintah Kota Sukabumi) […]

  • Ketua Komisi 1: Hasil Survei Kepuasan Publik Jadi Tolok Ukur Perencanaan Kebijakan

    Ketua Komisi 1: Hasil Survei Kepuasan Publik Jadi Tolok Ukur Perencanaan Kebijakan

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Survei Kepuasan Masyarakat Semester I Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung yang digelar Organisasi dan Pemberdayaan Aparatur Daerah (Orpad) Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Bandung berupaya untuk mendorong partisipasi masyarakat untuk menilai kualitas pelayanan publik. Hasil survei ini akan mengukur kualitas layanan pemerintah, dan jadi tolok ukur perbaikan bagi pemerintah untuk […]

  • Empat Instruksi Presiden Untuk Maksimalkan Upaya Penanganan Bencana di NTT dan NTB

    Empat Instruksi Presiden Untuk Maksimalkan Upaya Penanganan Bencana di NTT dan NTB

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Dampak dari cuaca ekstrem akibat siklon tropis Seroja berdampak pada berbagai daerah di Indonesia. Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat mengalami dampak paling berat dengan bencana banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan menimbulkan korban jiwa serta kerugian materi. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo pada Selasa, 6 April 2021, […]

expand_less