Breaking News
Trending Tags

Isu Wakaf dan TKPP Menggantung, DPRD Pertanyakan Komitmen Wali Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap dan respons Wali Kota Sukabumi yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD.

Sorotan tajam tersebut terutama diarahkan pada kebijakan wakaf dan keberadaan Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP) yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan arah kebijakan.

Wawan menegaskan, DPRD menghargai setiap bentuk komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Namun, ia menilai respons yang diberikan Wali Kota Sukabumi sejauh ini masih sebatas surat balasan normatif.

Wawan juga meninilai, jawaban tersebut tanpa disertai keputusan strategis maupun tindakan nyata yang menyentuh substansi persoalan. Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya komitmen eksekutif dalam merespons fungsi pengawasan legislatif.

“Saya menghargai setiap bentuk komunikasi dari pemerintah daerah. Namun perlu saya tegaskan, persoalan rekomendasi DPRD terkait kebijakan wakaf dan TKPP tidak cukup disikapi dengan surat balasan yang bersifat normatif,” ujar Wawan Juanda, Kamis (08/01/2026).

Ia menekankan bahwa rekomendasi DPRD merupakan produk resmi lembaga legislatif yang lahir dari fungsi pengawasan konstitusional. Karena itu, rekomendasi tersebut seharusnya ditindaklanjuti dengan langkah konkret, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah langkah substantif, keputusan nyata, dan arah kebijakan yang jelas,” tegasnya.

Wawan mengungkapkan, rekomendasi DPRD telah disampaikan secara resmi kepada Wali Kota Sukabumi sejak 24 Desember 2025. Namun, dalam kurun waktu sekitar 21 hari, DPRD belum melihat adanya progres signifikan.

Menurutnya, jeda waktu tersebut seharusnya cukup bagi pemerintah daerah untuk setidaknya menunjukkan peta jalan kebijakan yang akan diambil.

Meski memahami bahwa setiap kebijakan memerlukan proses dan kehati-hatian, Wawan menilai lambannya respons ini berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah publik.

Ia mengingatkan bahwa isu wakaf dan TKPP bukan sekadar persoalan teknis pemerintahan, melainkan menyangkut kepercayaan publik, tata kelola yang bersih, serta amanah keumatan.

“Respons yang bersifat administratif semata jelas belum memadai. Yang kami harapkan adalah keputusan dan tindakan nyata yang menjawab substansi persoalan,” jelas Wawan.

Ia menilai, pembiaran terhadap isu strategis semacam ini justru berisiko memperlemah legitimasi kebijakan pemerintah daerah di mata masyarakat.

Lebih jauh, Wawan menyatakan bahwa DPRD tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan instrumen pengawasan lanjutan apabila tidak ada perkembangan berarti ke depan.

Salah satu langkah yang secara konstitusional dapat ditempuh adalah hak interpelasi, sebagai mekanisme politik yang sah dan bertanggung jawab untuk meminta keterangan resmi dari kepala daerah.

Meski bernada tegas dan kritis, Wawan menegaskan bahwa sikap DPRD tersebut tetap disampaikan dalam kerangka kemitraan yang sehat antara legislatif dan eksekutif.

Tujuannya bukan untuk memperkeruh suasana politik, melainkan mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat Kota Sukabumi. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengadaan Lahan Tanah Jalan Tol Getaci Dimulai, Ema Pastikan Di Kota Bandung Tak Ada Sengketa

    Pengadaan Lahan Tanah Jalan Tol Getaci Dimulai, Ema Pastikan Di Kota Bandung Tak Ada Sengketa

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan lahan yang akan digunakan pembangunan jalan tol Gedebage Tasikmalaya Cilacap (Getaci) tak bersengketa. “Lahan di kota Bandung tidak dalam posisi sedang bersengketa, kita berkeyakinan yang di Bandung, ‘clear’,” kata Ema pada acara Ekspose Pengadaan Tanah untuk Ruas Jalan Tol Getaci di Kantor ATR/BPN Kanwil […]

  • Diharapkan Pemilu Kondusif di Kota Bandung Kembali Diwujudkan di Pilkada 2024

    Diharapkan Pemilu Kondusif di Kota Bandung Kembali Diwujudkan di Pilkada 2024

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung dalam menghadirkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang baik dan kondusif. Hal tersebut di sampaikan pada Rapat Pleno KPU Kota Bandung tentang penetapan perolehan kursi partai politik untuk Anggota DPRD Kota Bandung dan Penetapan Calon […]

  • Ketua Fraksi Gerindra DPRD DPRD Kota Bandung Serap Aspirasi Masyarakat

    Ketua Fraksi Gerindra DPRD DPRD Kota Bandung Serap Aspirasi Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung, Drs. H. Edi Haryadi M.Si ,temui Mayarakat untuk menyerap aspirasi warga di wilayah Kecamatan Antapani , tepatnya di RW 08 Kelurahan Antapani Kidul Kota Bandung, Rabu (30/8/2023). Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Drs.H. Edi Haryadi M.Si menemui warga untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat ini […]

  • Bank bjb Dan Pemkot Banjar Kolaborasi Hadirkan E-Retribusi di Pasar Tradisional

    Bank bjb Dan Pemkot Banjar Kolaborasi Hadirkan E-Retribusi di Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANJAR, MBInews.id – bank bjb bekerja sama dengan Pemerintah Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat menghadirkan terobosan untuk mempermudah pelayanan pajak kepada para pedagang pasar tradisional di Kota Banjar. Terobosan di sektor perpajakan tersebut hadir dalam bentuk E-Retribusi alias penarikan pajak secara elektronik dan terpadu. Sinergi dalam menghadirkan terobosan ini diikat melalui perjanjian kerja sama layanan […]

  • Birokrat Harus Konsisten dan Komitmen Pada Program yang Telah Direncanakan

    Birokrat Harus Konsisten dan Komitmen Pada Program yang Telah Direncanakan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A. Koswara menegaskan konsistensi dan komitmen para birokrat terhadap program yang telah direncanakan menjadi kunci dan krusial, terlepas dari siapa pun kepala daerahnya. Birokrasi harus menjadi tulang punggung pelaksanaan program pembangunan yang dirancang berdasarkan proses panjang dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Hal pertama yang harus dilakukan adalah […]

  • Para Pelaku  IKM Di Kota Sukabumi  Keluhkan Pemasaran

    Para Pelaku IKM Di Kota Sukabumi Keluhkan Pemasaran

    • calendar_month Sabtu, 12 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUM, MBInews.id – Permasalahan para pelaku Indutri Kecil Menengah (IKM) di Kota Sukabumi bukan hanya terbentur kepada permodalan saja. Melainkan, pemasaran yang saat ini menjadi masalah besar bagi IKM. Tak heran jika dari ribuan IKM yang ada, hanya ratusan saja bisa bertahan sampai  sekarang.”Masalahnya sih bukan hanya modal saja. Tapi, yang dikeluhkan saat ini masalah […]

expand_less