Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Relaksasi Diperluas, Pengendalian Tetap Ketat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berhati-hati memberikan relaksasi meski kasus Covid-19 terus melandai. Hal itu berkaitan dengan pengendalian dan penanganan Covid-19 yang tak mengendur.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan pelonggaran lebih luas akan diberikan pada sektor pariwisata. Pihaknya juga akan mencoba membuka museum-museum yang ada di Kota Bandung.

Meski begitu, Oded memastikan, protokol kesehatan terkait prosedur pelaksanaan operasional harus ketat. Sebab, dia enggan kecolongan kasus positif aktif kembali meningkat akibat pengawasan yang kurang ketat di sektor pariwisata.

“Ada beberapa hal kita berikan relaksasi. Barang kali uji coba perluasan tempat wisata. Insyaallah dengan prinsip kehati-hatian dan memperketat prokes,” ucap Oded usai menggelar rapat terbatas evaluasi penanganan Covid-19 di Balai Kota Bandung, Jumat, 1 Oktober 2021.

Oded menuturkan, sejumlah pembatasan tetap diberlakukan yang disesuaikan antara Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dengan kondisi Kota Bandung. Seperti pelaksanaan ‘meetings, incentives, conferences, and exhibitions’ (MICE), lalu pernikahan yang hanya boleh dihadiri 20 orang per sesi.

“Pernikahan juga harus ada rekomendasi dari satgas, karena ini demi kehati-hatian. Museum juga akan beri relaksasi. Kemudian kapasitas MICE tetap dibatasi,” ujarnya.

Menurut Oded, kebijakan pengaturan lalu lintas juga akan tetap diberlakukan di Kota Bandung. Sebab, dari hasil laporan dari kepolisian, penerapan ganjil genap cukup mampu menekan volume kendaraan yang masuk ke Kota Bandung.

Untuk pelaksanaan konser secara terbuka di Kota Bandung, Oded menyatakan, hal itu masih riskan. Sebab, hasil kajian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menunjukan konser tetap berpotensi besar menjadi sumber klaster penyebaran Covid-19.

“Konser ruang terbuka sesuai usulan dari Disbudpar masih belum disepkati. Kalau kelanjutan ganjil genap ini diputuskan, dalam dua pekan ke depan tetap dilaksanakan. Karena kita tidak mau euforia dan menjaga kehati-hatian,” jelasnya.

Perihal evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PMT), Oded menyebutkan, sejauh ini berjalan cukup lancar. Di samping protokol kesehatan, salah satu syarat yang harus menjadi perhatian utama yakni izin orang tua.

“Evaluasi PTM terbatas, hasil pantauan di lapangan masih ada pro kontra dari orang tua. Karena ada pro kontra ini tetap kita berikan keleluasaan kepada orang tua murid. Ketika tidak ada izin orang tua, maka tidak boleh,” bebernya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, dalam waktu dekat ini akan dilakukan tes acak di lingkungan sekolah. Hal ini untuk melihat kondisi terkini setelah dijalankan PTMT.

“Jadi itu 10 persen dari sekolah yang sudah diizinkan PTMT. Nanti dari hasil random kalau di bawah 1 persen di-tracing (dilacak) kontak erat. Kalau 1-5 persen itu satu rombongan belajar dilacak, tapi kalau di atas 5 persen itu sekolahnya ditutup,” ungkap Yana.

kemudian terkait relaksasi tempat wisata dan museum, Yana menyatakan tempat-tempat yang mulai diberi kelonggaran beraktivitas akan dilengkapi dengan aplikasi PeduliLindungi untuk memudahkan pengendalian pengunjung.

“Di semua yang akan diberi relaksasi, PeduliLindungi harus digunakan. Karena bisa diketahui status pengunjung, termasuk jumlahnya,” tutur Yana.

Yana menambahkan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi sangat memungkinkan dilakukan di Kota Bandung yang saat ini cakupan pemberian vaksinnya sudah cukup luas. Terhitung tanggal 30 September 2021, pemberian dosis pertama mencapai 85,02 persen dan dosis kedua 57,42 persen.

“Kita percaya diri menerapkan itu karena proses vaksinasi Kota Bandung sudah luar biasa. Itu juga diharapkan mendorong orang yang tadinya tidak mau divaksin untuk mau divaksin,” ucapnya. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waduh! Sopir dan Oknum DPRD Tangerang  Keroyok Korban Sampai Berdarah Dirumahnya

    Waduh! Sopir dan Oknum DPRD Tangerang Keroyok Korban Sampai Berdarah Dirumahnya

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID,  TANGERANG –  Lagi-lagi intimidasi terjadi terhadap Korban pengeroyokan dirumah salah satu korbang bernisial (J), Intimidasi dilakukan oknum seseorang yang mengaku wakil rakyat Dikutip dari Fokussatu.id, (25/9/2021)Peristiwa pengeroyokan terjadi di rumahnya sendiri,  Korban mengatakan telah dianiaya hingga mengalami pendarahan hebat. Uniknya setelah itu, terduga pengeroyok sempat  memaksa korban tandatangani perdamaian bermaterai oleh oknum terduga yang […]

  • Jabar Jadi Pengguna Terbanyak “Koinworks”

    Jabar Jadi Pengguna Terbanyak “Koinworks”

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagai salah satu perusahaan melek fintech, Jawa barat menjadi pengguna salah satu daerah terbanyak dengan koinworks terbanyak Koinworks sendiri yang telah resmi berizin dan diawasi oleh otoritas jasa keuangan OJK pada Desember 2019 lalu, Koinworks hadir lebih dekat dengan pengguna pelayanan aflikasi virtual Koinworks yang berlokasi di Conclave jalan Ahmad Yani, kota […]

  • MPLS SDN 016, Erwin Ajak Anak Jadi Generasi Tangguh dan Cinta Ilmu

    MPLS SDN 016, Erwin Ajak Anak Jadi Generasi Tangguh dan Cinta Ilmu

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut, sekolag adalah ruang bermain, belajar, dan tumbuh menjadi pribadi unggul dan bukanlah tempat yang menakutkan. Oleh karenanya, siswa harus bersemangat untuk ke sekolah. “Sekolah ini tempat bermain, tempat belajar, bukan tempat yang menakutkan. Kalian harus bahagia dan semangat datang ke sekolah,” ucap Erwin Erwin melontarkan itu […]

  • Hakordia 2024, Bupati Bandung: Melawan Korupsi Tanggung Jawab Bersama

    Hakordia 2024, Bupati Bandung: Melawan Korupsi Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Pemkab Bandung melalui Inspektorat melaksanakan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tingkat Kabupaten Bandung 2024 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Rabu (11/12/2024). Peringatan Hakordia ini mengangkat tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju”, yang dihadiri langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna. Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, serta para kepala dinas di lingkungan Pemkab […]

  • Kick Off Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Sukabumi

    Kick Off Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi mulai melakukan pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, Rabu (22/12/2021). Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, meninjau langsung proses gelaran vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, yang di gelar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Kota Sukabumi Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Wali Kota […]

  • Uu Ruzhanul Ulum :  Saya berterima kasih kepada UPI

    Uu Ruzhanul Ulum : Saya berterima kasih kepada UPI

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG – MBInews.id – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum hadir dalam Wisuda Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. gubernur meminta  meminta para lulusan UPI  untuk bisa mengembangkan  kemampuannya di daerah masing-masing.  “Saya berterima kasih kepada UPI sudah membangun perguruan tinggi di daerah. Karena kalau tidak disebar ke daerah nanti akan terkumpul di kota besar. […]

expand_less