Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 110
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Maraknya pendirian minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terutama jika berdampak pada keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Ayep Zaki mengungkapkan, lonjakan jumlah minimarket modern saat ini tidak terlepas dari kebijakan pencabutan moratorium perizinan yang dilakukan pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi. Sejak saat itu, proses perizinan berjalan tanpa jeda hingga kini tercatat 53 gerai minimarket modern baru berdiri di wilayah kota.

“Moratorium itu dicabut pada masa Pj Wali Kota, lalu perizinannya terus berjalan sampai sekarang. Dampaknya, jumlah minimarket modern di Kota Sukabumi menjadi sangat banyak,” ujar Ayep Zaki saat ditemui di kawasan Jl. R. Syamsudin SH.

Menurut Ayep, Pemerintah Kota Sukabumi tidak menolak kehadiran investasi. Namun, ia menegaskan bahwa investasi tidak boleh mengorbankan keseimbangan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha besar tidak menekan ruang hidup UMKM yang selama ini menopang ekonomi masyarakat bawah.

“Semua boleh berusaha di Kota Sukabumi. Tapi investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan UMKM. Kalau regulasi tidak dipatuhi, pemerintah tentu tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Ayep Zaki menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Evaluasi tersebut akan difokuskan pada efektivitas aturan dalam mengendalikan sebaran minimarket serta dampaknya terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Perwal tersebut sejatinya mengatur berbagai aspek teknis, mulai dari ketentuan lokasi, kepadatan penduduk, akses jalan, hingga kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, Ayep menilai bahwa penerapan aturan di lapangan masih perlu dikaji ulang agar tidak hanya menguntungkan pelaku ritel modern.

“Kita akan kaji Perwal ini secara objektif. Kalau memang perlu diperketat, ya akan kita perketat. Bahkan opsi moratorium kembali sangat mungkin dilakukan,” katanya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Ayep Zaki menegaskan bahwa kebijakan ke depan tidak akan ditentukan secara sepihak. Pemerintah Kota Sukabumi berencana melibatkan langsung pelaku UMKM dalam proses evaluasi, guna memastikan bahwa setiap keputusan benar-benar berpihak pada kepentingan ekonomi rakyat.

“Kita akan dengarkan aspirasi UMKM. Mereka yang paling merasakan dampaknya. Pemerintah tidak boleh abai terhadap suara mereka,” ujarnya.

Ayep mengakui, kekhawatiran terhadap dominasi ritel modern merupakan sinyal peringatan yang harus segera ditindaklanjuti. Menurutnya, UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi ekonomi daerah yang harus dijaga keberlanjutannya.

Pemerintah Kota Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk menata ulang arah kebijakan investasi, dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan usaha sebagai prinsip utama. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajian Lingkungan Hidup Jadi Penopang Utama RPJMD Kota Bandung

    Kajian Lingkungan Hidup Jadi Penopang Utama RPJMD Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Agus Hermawan, S.A.P., menghadiri acara konsultasi publik terkait Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung, yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, di Grand Tebu Hotel Bandung, Rabu, 16 Oktober 2024. Acara ini bertujuan untuk membentuk rekomendasi berupa rancangan […]

  • Yana Mulyana Banjir Dukungan Dan Optimisme Jelang Pelantikan

    Yana Mulyana Banjir Dukungan Dan Optimisme Jelang Pelantikan

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Yana Mulyana dilantik menjadi Wali Kota Bandung sisa masa bakti 2018-2023 di Gedung Sate, Senin 18 April 2022. Jelang hari pelantikan, dukungan dari berbagai pihak mengalir agar Yana bisa melanjutkan pemerintahan dan mewujudkan Bandung sebagai kota yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan. […]

  • Kedatangan Jemaah Haji Disambut Langsung Walikota dan Forkopimda Kota Sukabumi

    Kedatangan Jemaah Haji Disambut Langsung Walikota dan Forkopimda Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ratusan jemaah asal pemberangkatan Kota Sukabumi, tiba di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. 125 jemaah haji Kloter 30 asal Kota Sukabumi, disambut langsung oleh Wali Kota Sukabumi beserta unsur jajaran Forum Pimpinan Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi lainnya, Minggu (07/08). Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menyampaikan rasa syukurnya atas kedatangan para […]

  • Amanat Walikota Sukabumi Pada Peringatan Hari Amal Bhakti ke-77

    Amanat Walikota Sukabumi Pada Peringatan Hari Amal Bhakti ke-77

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-77 Tahun 2022 tingkat kota Sukabumi, digelar di Lapang Merdeka Sukabumi. Walikota Sukabumi Ahmad Fahmi bertindak langsung sebagai inspektur upacara, Selasa (03/01). Dalam upacara tersebut Fahmi mengajak langsung seluruh peserta upacara, agar bersama-sama menjaga kerukunan beragama yang ada saat ini. “Intinya pesan bapak Menteri Agama […]

  • Angka Pengangguran Makin Bertambah, Pemkot Bandung Buka Virtual Job Fair Di BCC

    Angka Pengangguran Makin Bertambah, Pemkot Bandung Buka Virtual Job Fair Di BCC

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dampak dari pandemi Covid-19 begitu terasa, terutama bagi sektor ekonomi. Hal ini menyebabkan angka pengangguran semakin bertambah, tak terkecuali di Kota Bandung. Guna menekan angka pengangguran, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Satgas Pemulihan Ekonomi bekerja sama dengan Ekrutes dalam menyelenggarakan Ekrutes Virtual Job […]

  • Pj Walikota Sukabumi Meninjau Kegiatan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor

    Pj Walikota Sukabumi Meninjau Kegiatan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews,id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji meninjau langsung kegiatan pemeriksaan pajak kendaraan bermotor, yang dilakukan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi, Jumat (24/11). Dalam tinjauannya tersebut, kang Tutus sapaan akrab Pj Walikota Sukabumi melihat langsung proses pemeriksaan pajak kendaraan bermotor, yang dilakukan secara gabungan bersama aparat kepolisian Polres Sukabumi Kota. […]

expand_less