Breaking News
Trending Tags

Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Maraknya pendirian minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terutama jika berdampak pada keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Ayep Zaki mengungkapkan, lonjakan jumlah minimarket modern saat ini tidak terlepas dari kebijakan pencabutan moratorium perizinan yang dilakukan pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi. Sejak saat itu, proses perizinan berjalan tanpa jeda hingga kini tercatat 53 gerai minimarket modern baru berdiri di wilayah kota.

“Moratorium itu dicabut pada masa Pj Wali Kota, lalu perizinannya terus berjalan sampai sekarang. Dampaknya, jumlah minimarket modern di Kota Sukabumi menjadi sangat banyak,” ujar Ayep Zaki saat ditemui di kawasan Jl. R. Syamsudin SH.

Menurut Ayep, Pemerintah Kota Sukabumi tidak menolak kehadiran investasi. Namun, ia menegaskan bahwa investasi tidak boleh mengorbankan keseimbangan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha besar tidak menekan ruang hidup UMKM yang selama ini menopang ekonomi masyarakat bawah.

“Semua boleh berusaha di Kota Sukabumi. Tapi investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan UMKM. Kalau regulasi tidak dipatuhi, pemerintah tentu tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Ayep Zaki menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Evaluasi tersebut akan difokuskan pada efektivitas aturan dalam mengendalikan sebaran minimarket serta dampaknya terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Perwal tersebut sejatinya mengatur berbagai aspek teknis, mulai dari ketentuan lokasi, kepadatan penduduk, akses jalan, hingga kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, Ayep menilai bahwa penerapan aturan di lapangan masih perlu dikaji ulang agar tidak hanya menguntungkan pelaku ritel modern.

“Kita akan kaji Perwal ini secara objektif. Kalau memang perlu diperketat, ya akan kita perketat. Bahkan opsi moratorium kembali sangat mungkin dilakukan,” katanya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Ayep Zaki menegaskan bahwa kebijakan ke depan tidak akan ditentukan secara sepihak. Pemerintah Kota Sukabumi berencana melibatkan langsung pelaku UMKM dalam proses evaluasi, guna memastikan bahwa setiap keputusan benar-benar berpihak pada kepentingan ekonomi rakyat.

“Kita akan dengarkan aspirasi UMKM. Mereka yang paling merasakan dampaknya. Pemerintah tidak boleh abai terhadap suara mereka,” ujarnya.

Ayep mengakui, kekhawatiran terhadap dominasi ritel modern merupakan sinyal peringatan yang harus segera ditindaklanjuti. Menurutnya, UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi ekonomi daerah yang harus dijaga keberlanjutannya.

Pemerintah Kota Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk menata ulang arah kebijakan investasi, dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan usaha sebagai prinsip utama. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Clay iPhone Mockup

    Clay iPhone Mockup

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Wabah Covid-19 Kota Bandung Sudah Terkendali, Pedoman “New Normal” Masih Dikaji

    Wabah Covid-19 Kota Bandung Sudah Terkendali, Pedoman “New Normal” Masih Dikaji

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna memastikan masih mengaji pelaksanaan “new normal”. Sehingga belum ada keputusan apa pun terkait new normal yang diikuti dengan pelonggaran di sejumlah sektor. Ema mengakui, wabah Covid-19 di Kota Bandung sudah mulai terkendali. Sehingga membuka peluang adanya relaksasi di sejumlah sektor. Namun saat ini […]

  • Ratusan Paket Bantuan Disalurkan

    Ratusan Paket Bantuan Disalurkan

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinws.id – Masih dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-72 tingkat Kota Sukabumi, wahana hiburan masyarakat Perdana Ria Jakarta, menggelar kegiatan bakti sosial berupa santunan anak yatim, Kamis (13/10). Kegiatan bakti sosial tersebut, berlangsung di wahana hiburan pasar malam Perdana Ria Jakarta, tepatnya di Terminal Tipe C Kota Sukabumi. Dalam kegiatan tersebut, Camat Baros, […]

  • Yana: TNI Dukung Pemulihan Ekonomi Hingga Antisipasi Radikalisme

    Yana: TNI Dukung Pemulihan Ekonomi Hingga Antisipasi Radikalisme

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menilai, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti TNI mampu berkontribusi dalam proses pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Tak hanya itu, Yana menyebut TNI berperan besar mencegah radikalisme. “Keluarga besar TNI itu bisa membantu proses pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 lewat optimalisasi UMKM,” katanya pada kegiatan Komsos (komunikasi […]

  • Bangun Karakter SDM, Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi Terapkan 7 Habits For Islamic Character Building

    Bangun Karakter SDM, Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi Terapkan 7 Habits For Islamic Character Building

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Membangun karakter Sumber Daya Manusia yang memiliki sifat dan kepribadian yang mencintai dan taat kepada agama islam dan negara Indonesia adalah sesuatu yang amat peting di Era Globalisasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath Sukabumi, menemukan sebuah metode atau formula untuk membentuk Sumber Daya Manusi (SDM) Berakhlak Mulia. Salah satunya dengan […]

  • Gebrak Masker, TP-PKK Bagikan 15 Ribu Masker Kepada Warga Se-Kota Bandung

    Gebrak Masker, TP-PKK Bagikan 15 Ribu Masker Kepada Warga Se-Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung akan membagikan 15 ribu masker kepada warga. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan oleh TP PKK seluruh kecamatan dan kelurahan se-Kota Bandung. Aksi ini merupakan bagian dari kegiatan “Gebrak Masker” yang digagas oleh Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian. Kegiatan tersebut diresmikan langsung […]

expand_less