Breaking News
Trending Tags

Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Maraknya pendirian minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terutama jika berdampak pada keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Ayep Zaki mengungkapkan, lonjakan jumlah minimarket modern saat ini tidak terlepas dari kebijakan pencabutan moratorium perizinan yang dilakukan pada masa kepemimpinan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi. Sejak saat itu, proses perizinan berjalan tanpa jeda hingga kini tercatat 53 gerai minimarket modern baru berdiri di wilayah kota.

“Moratorium itu dicabut pada masa Pj Wali Kota, lalu perizinannya terus berjalan sampai sekarang. Dampaknya, jumlah minimarket modern di Kota Sukabumi menjadi sangat banyak,” ujar Ayep Zaki saat ditemui di kawasan Jl. R. Syamsudin SH.

Menurut Ayep, Pemerintah Kota Sukabumi tidak menolak kehadiran investasi. Namun, ia menegaskan bahwa investasi tidak boleh mengorbankan keseimbangan ekonomi daerah. Pemerintah, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha besar tidak menekan ruang hidup UMKM yang selama ini menopang ekonomi masyarakat bawah.

“Semua boleh berusaha di Kota Sukabumi. Tapi investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan UMKM. Kalau regulasi tidak dipatuhi, pemerintah tentu tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Ayep Zaki menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Evaluasi tersebut akan difokuskan pada efektivitas aturan dalam mengendalikan sebaran minimarket serta dampaknya terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

Perwal tersebut sejatinya mengatur berbagai aspek teknis, mulai dari ketentuan lokasi, kepadatan penduduk, akses jalan, hingga kewajiban tanggung jawab sosial perusahaan. Namun, Ayep menilai bahwa penerapan aturan di lapangan masih perlu dikaji ulang agar tidak hanya menguntungkan pelaku ritel modern.

“Kita akan kaji Perwal ini secara objektif. Kalau memang perlu diperketat, ya akan kita perketat. Bahkan opsi moratorium kembali sangat mungkin dilakukan,” katanya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Ayep Zaki menegaskan bahwa kebijakan ke depan tidak akan ditentukan secara sepihak. Pemerintah Kota Sukabumi berencana melibatkan langsung pelaku UMKM dalam proses evaluasi, guna memastikan bahwa setiap keputusan benar-benar berpihak pada kepentingan ekonomi rakyat.

“Kita akan dengarkan aspirasi UMKM. Mereka yang paling merasakan dampaknya. Pemerintah tidak boleh abai terhadap suara mereka,” ujarnya.

Ayep mengakui, kekhawatiran terhadap dominasi ritel modern merupakan sinyal peringatan yang harus segera ditindaklanjuti. Menurutnya, UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi ekonomi daerah yang harus dijaga keberlanjutannya.

Pemerintah Kota Sukabumi pun menegaskan komitmennya untuk menata ulang arah kebijakan investasi, dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan usaha sebagai prinsip utama. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi PWI Kota Bandung, Bakal Diaktifkan Kembali

    Koperasi PWI Kota Bandung, Bakal Diaktifkan Kembali

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemahaman anggota PWI Kota Bandung akan keberadaan Koperasi, masih terbatas. Sehingga Koperasi PWI Kota Bandung belum bisa berjalan maksimal sesuai keinginan dan harapan. Hal itu diungkapkan Ketua Koperasi PWI Kota Bandung, Maman Suherman, dalam acara pemaparan dan pembekalan tentang koperasi oleh Kepala Seksi Organisasi Tata Laksana, Perlindungan dan Penyuluhan Koperasi pada Dinas […]

  • Apresiasi Wakil Ketua Apdesi Kab Bandung dalam Pelantikan 22 Kades

    Apresiasi Wakil Ketua Apdesi Kab Bandung dalam Pelantikan 22 Kades

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id –  Pelantikan Kepala Desa dari hasil Pilkades serentak Kab Bandung tahun 2023 berlangsung di gedung Toha Komplek Pemkab Bandung Jumat (13/ 10 /2023). Dalam Pelantikan Kades yang digelar Pemkab Bandung mendapat apresiasi Wakil Ketua Apdesi Kab Bandung yang juga Kepala Desa Arjasari, Rosiman biasa disapa Wa Ros . Dengan dipercepat pelantikan dari […]

  • Bank bjb Tetap Eksis Program.        “PESAT” Tetap Hadir Bantu UMKM Selama Pademi Covid-19

    Bank bjb Tetap Eksis Program. “PESAT” Tetap Hadir Bantu UMKM Selama Pademi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Telah menjadi rahasia umum bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Catatan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM), jumlah UMKM mencapai 99% dari total populasi unit usaha Indonesia dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 97%.Signifikansi peran UMKM bagi perekonomian masyarakat ini harus terus didorong […]

  • Mencegah Penambahan Reklame di Tempat Terlarang, Diberlakukan Moratorium Reklame

    Mencegah Penambahan Reklame di Tempat Terlarang, Diberlakukan Moratorium Reklame

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews —  Panitia Khusus (Pansus) 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung saat ini tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Reklame terkait pembahasan pemberlakuan moratorium reklame. Anggota Pansus 3 DPRD Kota Bandung Dr. Uung Tanuwidjaja, SE., MM dalam kesempatannya menyampaikan, Raperda reklame tengah dibahas Pansus 3 DPRD Kota Bandung pemberlakukan  moratorium reklame. “Jadi […]

  • Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

    Pasir Salawe, ODTW Ungguan Desa Wisata Kertawangun

    • calendar_month Sabtu, 24 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Provinsi Jawa Barat telah menetapkan 251 desa sebagai desa wisata. Secara keseluruhan Jabar memiliki lebih dari 5.300 desa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Seluruh desa wisata tersebut akan dikembangkan secara bertahap. Sejatinya, pengembangan desa wisata haruslah dilakukan untuk memberdayakan masyarakat sebagai langkah pemulihan ekonomi di bidang industri pariwisata. Desa wisata juga ditetapkan […]

  • Komisi IV : DPRD Mendukung Percepatan Relokasi dan Penguatan Layanan RSKGM Kota Bandung

    Komisi IV : DPRD Mendukung Percepatan Relokasi dan Penguatan Layanan RSKGM Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung melakukan monitoring lapangan ke Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung, Rabu, 3 Desember 2025. Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., didampingi Wakil Ketua Komisi IV, H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dan Sekretaris Komisi […]

expand_less