Breaking News
Trending Tags

Bangun Karakter SDM, Ponpes Dzikir Al-Fath Sukabumi Terapkan 7 Habits For Islamic Character Building

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Membangun karakter Sumber Daya Manusia yang memiliki sifat dan kepribadian yang mencintai dan taat kepada agama islam dan negara Indonesia adalah sesuatu yang amat peting di Era Globalisasi. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al-Fath Sukabumi, menemukan sebuah metode atau formula untuk membentuk Sumber Daya Manusi (SDM) Berakhlak Mulia. Salah satunya dengan meenggunakan program 7 (seven) habits for islamic character building.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, Prof. DR. KH.Muhammad Fajar Laksana, mengungkapkan, 7 habits for islamic character building, dengan formula model 1D2T4S. Yakni, Dzikir, Tadarus, Tafakur, Sholat, Shaum, Sholawat, dan Shadaqoh. Ketujuh kebiasaan atau Seven Habits tersebut, telah dipraktekan pada sistem dan model pendidikan yang ada di Ponpes Dzikir Al-Fath, serta memiliki 24 cabang Majlis Dzikir Aurod Sholawat Al-Fath, yang telah menyatu dalam kehidupan sosial dan budaya di lingkungan pendidikan Pesantren Dzikir Al-Fath. sehingga dapat membangun model lingkungan Qoryah Thoyyibah Mubarokah.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, Prof. DR. KH.Muhammad Fajar Laksana

Sebenarnya, seven habits ini sudah dilaksanakan sejak 15 tahun lalu, bahkan pernah diterapkan juga saat membantu korban bencana alam di Cianjur beberapa Tahun lalu.

“Delapan bulan Ponpes memberikan pembinaan kepada masyarakat yang terkena bencana. Bagai mana menghilangkan trauma, membuat sekolah alam, membangun masjid dan membina warga dengan menggunakan dzikir berjemaah, tadarus Alquran, kajian tafakur, salat berjemaah, salat sunah, saum sunah, sedekah baju makanan dan memperbanyak solawat itu sudah kita seterapkan,”ujar Fajar usai menggelar Seminar 7 habits for islamic character building, di Aula Ponpes Modern Dzikir Al-Fath, Jalan Merbabu Perum Gading Kencana Asri, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi. Rabu, (15/5/2024).

Program yang digagasnya tersebut, bakal diterapkan di birokrasi, dan ini menunjukan visi misi Jawa Barat (Jabar) bisa terwujudkan, salah satunya membangun peribadatan yang menjadi pusat peradaban.

“Pusat peradaban itu, artinya bisa digunakan membantu di pemerintahan dalam mendiklat warga binaan untuk bisa melakukan perubahan khususnya mental spiritualnya,”terangnya.

Penerapan di kalangan birokrasi pemerintah, maksud Fajar, bisa dilakukan saat pemerintah menggelar diklat di bidang Pendidikan dan keterampilan. Di bidang ahlaknya yang beragama Islam, menggunan metode seven habits tersebut.

Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, Prof. DR. KH.Muhammad Fajar Laksana (kiri) Bersama Ketua Pembina 7 habits for Sslamic character building Ponpes Al-Fath Sukabumi, Tegus Hasbudi, Saat Meluncurkan Buku Metode 7 Habits For Islamic Character Building

“Di pemerintah suka ada diklatpim, nah sebagai salah satu pembinaan mental spritualnya kita terapkan program sevan habits ini,”papar Fajar.

Fajar berharap, melalui program seperti ini ponpes dapat terus berkontribusi dalam membangun karakter Islami di kalangan masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak untuk mendukung dan ikut serta dalam memperkuat ajaran Islam di tengah masyarakat agar terciptanya kehidupan yang lebih baik dan harmonis,”katanya.

Sementara itu, Ketua Pembina 7 habits for Sslamic character building Ponpes Al-Fath Sukabumi, Tegus Hasbudi, mengungkapkan, dengan metoder seven habits tersebut, pernah diterapkan sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Griya Binakarya Dinsos Provinsi Jawa Barat, dalam pembinaan mental spiritual atau spiritual pada kegiatan bimbingan social, fisik, mental, dan keterampilan Warga Binaan Sosial (WBS), tahun 2023 lalu.

“Alhamdulillah, dengan diterapkan metode seven habits tersebut, sekitar 50 jiwa binaan saya, berhasil membentuk sumber daya manusia yang berkarakter. Misalkan, dari tidak bisa mengaji menjadi bisa mengaji, sampai mereka bisa bersodaqoh,”singkatnya.ardan/wan/mbi.

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Datangi Rumah Warga Untuk Vaksinasi

    Polisi Datangi Rumah Warga Untuk Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Gerai Vaksin Presisi Keliling Polres Sukabumi Kota lakukan vaksinasi secara door to door terhadap sejumlah warga masyarakat yang tinggal di kawasan Gg. Mesjid Kelurahan Warudoyong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Sabtu (21/8/2021) pagi. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Zainal Abidin bersama-sama dengan tim Urkes Polres Sukabumi Kota sambangi warga masyarakat untuk memberikan pelayanan vaksinasi […]

  • Nina Fitriana Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah

    Nina Fitriana Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS  – Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana, mengajak masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup sederhana dan ramah lingkungan sebagaimana yang dilakukan masyarakat terdahulu dalam mengelola sampah rumah tangga. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi penanganan sampah di Taman Film Bandung, Jumat (5/6/2026). Menurut Nina, praktik pengelolaan sampah pada masa lalu terbukti lebih […]

  • Polres Terjunkan Ratusan Personil Amankan Pelantikan Anggota DPRD Kota Sukabumi

    Polres Terjunkan Ratusan Personil Amankan Pelantikan Anggota DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Dalam rangka pengamanan prosesi pelantikan Anggota DPRD Kota Sukabumi periode 2019-2025 yang berlangsung di Gedung Anton Sujarwo Scapa Polri Gunung Puyuh Kota Sukabumi (02/09/19) pagi kepolisian Polres Suiabuki Kota terjunkan ratusan personil dibantu Satpol PP dan Dishubkominfo Kota Sukabumi. Kabag Ops. Polres Sukabumi Kota Kompol Suryo Wirawan mengatakan bahwa pihaknya menurunkan hampir […]

  • Lewat FPD, Walikota Sukabumi Ingatkan Dinkes

    Lewat FPD, Walikota Sukabumi Ingatkan Dinkes

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, dan RSUD Syamsudin harus menjawab tantangan. Seperti pandemi Covid-19, salah satunya ekonomi pascapandemi yakni perawatan kesehatan. “Keluarga besar Dinkes dan organisasi profesi kesehatan harus mengingat, bahwa Kota Sukabumi sebagai pusat pelayanan berkualitas di bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan,”ujar Fahmi saat membuka Forum Perangkat Daerah […]

  • Kebut Target Vaksin, Polres Sukabumi Kota Gelar Vakisnasi di Wilayah

    Kebut Target Vaksin, Polres Sukabumi Kota Gelar Vakisnasi di Wilayah

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Polres Sukabumi Kota terus kebut target vaksinasi bagi warga masyarakat, termasuk bagi kalangan warga lanjut usia (lansia).kali ini, Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, melakuakn peninjauan kegiatan vaksinasi masal, yang dilakukan di halaman Mako Polsek Gunungguruh. “Hari ini, kami dari unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi termasuk unsur Forkopimcam Gunungguruh melaksanakan kegiatan […]

  • Zona Merah,  Kota Bandung Kembali Berlakukan PSBB Proporsional

    Zona Merah, Kota Bandung Kembali Berlakukan PSBB Proporsional

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kota Bandung kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional selama 14 hari ke depan. Langkah ini diambil sebagai respon atas stastus zona merah Kota Bandung. Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan pembatasan dilakukan demi menjaga sektor kesehatan agar tak terus merosot. Namun juga berupaya juga agar […]

expand_less